Selasa, 25 November 2014

Jalan Jalan KeNai Di Pelabuhan Sunda Kelapa

 Perahu Pinisi akan sangat banyak kita temukan di pelabuhan Sunda Kelapa

Pernah melihat hasil karya fotografer pro maupun amatir di pelabuhan Sunda Kelapa? Umumnya cakep-cakep banget hasilnya, ya. Bahkan beberapa kali saya melihat foto pasangan yang foto pre-wedding di sana.

Aslinya, pelabuhan Sunda Kelapa itu panas terik, berdebu, dan sangat gersang. Fiuuuhh... Dan, jangan harap kita bisa menemukan tukang jualan termasuk yang jualan es kelapa muda disana. Seperti umumnya pantai yang suka banyak penjual es kelapa muda dengan banyak pohon kelapa. Di pelabuhan Sunda Kelapa gak ada pemandangan kayak gitu.

Lha, trus apa nikmatnya mengunjungi pelabuhan Sunda Kelapa kalau yang dirasakan cuma panas dan terik? Eits! Tunggu dulu... Tetep ada yang dinikmatin, kok

Bakal punya stok foto keren


Hari gini masih ada yang gak suka foto-fotoan? Ih, ngapain ajaaahh :p

Seperti yang saya tulis di awal, pelabuhan Sunda Kelapa itu termasuk salah satu tempat hunting para fotografer. Mulai dari yang amatir sampe profesional. Coba aja lihat di google. Baklan banyak nemuin foto di pelabuhan Sunda Kelapa yang cakep-cakep banget.

Melihat langsung aktivitas di pelabuhan


Buat Jalan-jalan KeNai, melihat langsung aktivitas di pelabuhan itu sesuatu yang baru. Apalagi buat anak-anak. Mereka bisa melihat sendiri bagaimana aktivitas disana. Saat kapal melakukan bongkar-muat. Saat para ABK melepas lelah ditengah panas yang terik banget. Memperlihat kepada mereka kalau hidup gak selalu indah kayak gemerlapnya mall..


Menikmati pelabuhan dari sebuah perahu kecil


Ketika kami berada di sana, beberapa ABK menawarkan kami masuk ke kapalnya. Kami menolak. Selain gak ada niatan untuk naik ke kapal. melihat jembatan seadannya untuk naik ke kapal bikin kami begidik. Semacam uji nyali kayaknya buat kami. Apalagi bawahnya langsung laut. Kapan-kapan,deh, kalau nyali saya dan anak-anak sudah terkumpul. Kalau suami sih pasti berani :D

Ada juga yang menawarkan untuk naik perahu kecil untuk melihat pelabuhan sunda kelapa dari laut. Kalau saya pernah baca di google, sih, katanya mengunjungi perkampungan nelayan. Tapi, waktu itu kami masih agak was-was untuk naik. Kayak kurang aman aja. Apalagi saat itu bawa anak-anak. Lagipula waktunya memang mepet juga, sih. Masih ada beberapa tempat yang ingin kami kunjungi. Sementara matahari mulai tergelincir ke barat :)


Menurut beberapa info yang saya dapat di google, katanya untuk masuk ke pelabuhan Sunda Kelapa dikenakan tarif. Tapi, saya masuk kesana, gak dikenakan tarif apapun. Entah kalau yang pakai kendaraan, ya. Saya juga kurang memperhatikan, sih.

Trus, kalau ngobrol-ngobrol sama abang penyewa sepeda onthel, katanya jam masuk pengunjung antara pukul 09.00 s/d 15.00 wib. Tapi, kalau sewa sepeda, bisa masuk sampai pukul 17.00 wib. Jalan-jalan KeNai sendiri kurang memperhatikan apakah apa peraturan jam kunjungan atau enggak. Berdasarkan ngobrol-ngrobtol aja.

Bener, kan? Walopun panas dan terik, tapi gak ada ruginya jalan-jalan ke pelabuhan Sunda Kelapa.

Baca juga:
  1. Jalan-Jalan KeNai Di Kota Tua
  2. Jalan-Jalan KeNai Batal Naik Commuter Line
  3. Jalan-Jalan KeNai Naik Sepeda Onthel
  4. Jalan-Jalan KeNai Di Museum Bank Mandiri 
  5. Jalan-Jalan KeNai Di Jembatan Kota Intan
  6. Jalan-Jalan KeNai Di Menara Syahbandar
  7. 6 Tips Jalan-Jalan KeNai Ke Kota Tua
 

1 komentar:

  1. Aku belum pernah kemari niih. iiih pengeeen bangeettts :D

    BalasHapus

Terima kasih untuk kunjungannya. Saya akan usahakan melakukan kunjungan balik. DILARANG menaruh link hidup di kolom komentar. Apabila dilakukan, akan LANGSUNG saya delete. Terima kasih :)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...