Selasa, 09 Desember 2014

Jalan Jalan KeNai Di Menara Syahbandar

jalan-jalan, menara syahbandar
Melihat pelabuhan dan suasana Kota Tua dari atas menara Syahbandar

Selesai dari melihat pelabuhan Sunda Kelapa, kami pun mengunjungi menara Syahbandar
Menara Syahbandar dibangun pada tahun 1839 guna mendukung aktifitas Pelabuhan Batavia yang direklamasi tahun 1836. Fungsi menara Syahbandar sebagai pemantau/pengawas aktivitas di pelabuhan Batavia (kini bernama Pelabuhan Sunda Kelapa).
Pada masa Gementee Batavia (1905), menara Syahbandar menjadi titik 0 Batavia. Posisinya yang agak miring ke selatan sering disebut dengan Menara Pisa Jakarta.
Kalau sudah berada di menara Syahbandar, rasanya kurang afdol kalau gak menaiki menaranya. Menara dengan tinggi kurang lebih 18 meter itu pun kami naiki. Sesampainya di atas, anak-anak pun mulai bertanya-tanya.

Terlihat dari salah satu sisi menara, jembatan kota intan. Dan, di sisi lain adalah deretan perahu di pelabuhan sunda kelapa. Terlihat juga galangan VOC (yang sekarang menjadi cafe).

Imajinasi saya pun mulai bermain... Seolah-olah terlempar ke masa lampau...

Membayangkan berbagai perahu mengangkut rempah-rempah atau warga Belanda mondar-mandir di kali besar. Kali yang sekarang airnya sudah berwarna hitam pekat dan penuh dengan sampah. Seperti apa ya ramainya suasana pada saat itu?

Suasana di bagian puncak menara saat itu hanya ada kami sekeluarga. Enak, gak crowded. Berada di atas menara juga terasa adem. Sesekali angin masuk. Walopun begitu, kami tidak berniat untuk berlama-lama. Kalau pas naik kami semua gagah, pas turun saya mendadak gemeteran. Gak berani turun hahaha. Jadi aja diketawain sama suami dan anak-anak. Udah gitu mereka ninggalin pula. Saya dibiarin ngesot sendirian buat turun. Mereka nungguin di bagian tengah menara dan puas banget ngeledekin saya :D

Tepat diseberang menara Syahbandar, ada museum bahari. Gak perlu beli tiket lagi kalau mau ke sana karena yang kami beli di menara Syahbandar juga untuk mengunjungi museum Bahari. Sayangnya, anak-anak sudah tidak terlalu tertarik untuk mampir ke museum lagi hari itu. Keke sudah pengen cepat-cepat main sepeda onthel. Nai sudah cukup lelah dan kepanasan. Lagipula kami belum makan siang. Padahal jam makan siang udah semakin lewat. Lain kali aja ke museum Bahari.


HTM
  • Anak Rp2.000,00
  • Mahasiswa Rp3.000,00 
  • Umum Rp5.000,00
Untuk rombongan (minimal 30 orang, harganya lebih murah lagi)

Jam operasional :
  • Selasa - Minggu pukul 09.00 - 15.00 wib
  • Hari Senin dan hari libur besar tutup
Menara Syahbandar dan Museum Bahari

Jalan Pasar Ikan No. 1 Jakarta Utara
Telp: 021-6693406
Fax: 021-6690518
Web: www.museumbahari.org
Email: info@museumbahari.org

Baca juga:
  1. Jalan-Jalan KeNai Di Kota Tua
  2. Jalan-Jalan KeNai Batal Naik Commuter Line
  3. Jalan-Jalan KeNai Naik Sepeda Onthel
  4. Jalan-Jalan KeNai Di Pelabuhan Sunda Kelapa
  5. Jalan-Jalan KeNai Di Museum Bank Mandiri
  6. Jalan-Jalan KeNai Di Jembatan Kota Intan
  7. 6 Tips Jalan-Jalan KeNai Ke Kota Tua
 

    Tidak ada komentar:

    Poskan Komentar

    Terima kasih untuk kunjungannya. Saya akan usahakan melakukan kunjungan balik. DILARANG menaruh link hidup di kolom komentar. Apabila dilakukan, akan LANGSUNG saya delete. Terima kasih :)

    Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...