Featured Post

Universal Studio Singapore vs Imbiah Lookout

Universal Studio Singapore vs Imbiah Lookout

Jumat, 20 Oktober 2017

Bermain di Gardens by The Bay dan Mencari Oleh-Oleh di Mustafa Centre

gardens by the bay

Keesokan harinya, kami check out sekitar pukul 9 pagi. Sebetulnya agak kesiangan dari rencana. Saya sekeluarga memutuskan untuk sarapan dulu di hotel. Sedangkan orang tua, Adhi, dan Femy memilih sarapan roti yang sudah dibeli malam sebelumnya di Sevel. Makanya jadi agak kesiangan *abis makanannya enak, sih* Sama mager pula di kamar. Pengennya nyantai lebih lama apalagi setelah seharian berjalan kaki.

Meskipun check out pagi, tapi tas kami titip di hotel. Itulah kenapa Adhi akhirnya batal mencari penginapan di Airbnb. Katanya gak ada yang bisa dititipin tas setelah check out. Akhirnya dia pun memilih untuk booking di hotel.

[Silakan baca: Serba Lavender di Premier Inn, Singapore]

Gardens by The Bay

gardens by the bay
Panas ajah kalau menjelang siang di sini. Seger kayaknya lihat tukan jualan minuman lewat 😂

Rencana di hari kedua adalah ke Gardens by The Bay. Rencananya di sana kami akan ke Cloud Forest dan Flower Dome. Gardens by The Bay adalah sebuah taman di tengah kota. Memiliki luas sekitar 101 hektar, memang bisa bikin Sahabat KeNai seharian berada di sana untuk menikmatinya. Masuk ke Gardens by The Bay0nya gratis tetapi ada beberapa tempat di sana yang berbayar. Dua diantaranya adalah Cloud Forest dan Flower Dome.
Tip 1: Sangat disarankan memakai topi atau payung kalau mau ke sana siang hari. Panaaaass 😅 Tapi kalau sorean sih kelihatannya enak buat jalan-jalan atau olahraga di sana
gardens by the bay

Cuaca terasa mulai panas saat kami berada di sana. Nai agak sedikit cemberut karena panasnya cuaca. Senyumnya kembali mengembang ketika kami masuk ke Cloud Forest. Yup! Udara dari AC ditambah lagi dengan adanya air terjun buatan langsung berasa dingin. Beda banget sama udara di luar.
Cloud Forest ini ibaratnya seperti gunung. Kami naik ke lantai paling atas kemudian berjalan mengelilingi 'gunung'. Sepanjang perjalanan ada berbagai macam tanaman tropis yang ada di gunung.
gardens by the bay
Pokoknya ini tinggi banget
gardens by the bay

Senyum Nai yang sempat mengembang kembali menciut. Tadinya dia malah menolak untuk ikut naik ke atas. Saya gak tau apakah Nai ini termasuk yang takut ketinggian atau bukan. Tetapi ketakutan dia sata berada di tempat tinggi hanya kalau lantainya transparan.

Di salah satu mall Jakarta, yaitu Fx, ada satu area yang pakai lantai kaca. Sehingga Sahabat KeNai bisa lihat ke bawah, begitupun yang di bawah bisa lihat ke atas. Nai gak pernah mau lewat lantai itu. Begitupun saat kami di Cloud Forest, Nai takut karena lantai tracknya kan bisa transparan. Kalau ke tempat lain yang juga tinggi tapi gak transparan, Nai santai aja.

gardens by the bay
Di Cloud Forest kami berjalan dari lantai atas hingga bawah dengan jalur ini. Kelihatan kan lantai di kiri kanannya bolong-bolong jadi bisa lihat ke bawah? Makanya Nai ketakutan

Setelah dibujukin, Nai akhirnya mau ikutan naik. Itupun selama berkeliling, tangan bundanya dipegang erat. Badannya pun menempel ke bunda. Padahal Keke dan Fabian malah berlarian, tapi Nai gak mau ikutan karena takut. Setelah sampai bawah, baru deh senyumnya mengembang lagi. Selanjutnya kami menuju Flower Dome.

gardens by the bay
Di Flower Dome seperti taman bunga. Ada berbagai bunga dari seluruh dunia di sini.
Setiap bulannya, flower dome memiliki tema. Saat kami ke sana, temanya adalah bunga sakura. Beraneka bunga sakura  yang mulai mekar ada di sana. Lumayan lah, setidaknya saya jadi tau seperti apa bunga sakura yang ternyata banyak jenis dan warna. Mudah-mudahan suatu saat nanti keluarga KeNai bisa melihat sakura langsung di Jepang. Aamiin.

gardens by the bay

Selain Sakura, banyak sekali bunga cantik yang bermekaran di sana. Sahabat KeNai bisa puas berfoto diantara bunga-bunga. Wangi bunga pun tercium di Flower Dome. Menyenangkan lagi, tidak terlihat satupun pengunjung yang usil metikin bunga.

Kami pun lanjut untuk makan siang setelah dari Flower Dome. Pilih mcDonalds di Gardens by The Bay karena waktunya terbatas. Kami memilih duduk di luar. Saya senang melihat beberapa burung kecil hinggap dan beterbangan di pepohonan yang ada di mcDonalds.

gardens by the bay
Seekor burung yang hinggap di pepohonan di resto mcDonalds

gardens by the bay
Kok, mcDonalds Indonesia gak ada es ini, ya? 😋

Seharusnya setelah makan siang, kami berencana belanja dulu di Orchard kemudian beli oleh-oleh di Mustafa Centre. Setelah itu, balik ke hotel buat ambil tas dan lanjut ke bandara. Tapi mengingat waktu yang yang sudah sangat terbatas, maka ada 2 kemungkinan yang bisa kami lakukan. Tetapi sesuai rencana, hanya saja waktu untuk di Orchard dan Mustafa Centre diperpendek. Atau pilih salah satu tempat saja supaya lebih puas.

Kami memilih opsi kedua. Tetap ke Mustafa Centre dan batal ke Orchard. Sebetulnya saya dan suami bukan tipe yang selalu beli oleh-oleh kalau jalan-jalan ke manapun. Tapi kalau sama rombongan kan harus lebih banyak lagi pertimbangannya. Paling saya jadi agak gak tega ma Keke. Udah bilang ke dia mau cari sepatu di Orchard buat hadiah ulang tahunnya. Tapi harus dibatalkan.

gardens by the bay
Lupa nama jembatannya apa. Pastinya kalau mau naik ke sini harus bayar. Tapi kalau siang hari kayaknya bakal keringetan 😁

Sebetulnya yang membuat waktu kami jadi agak mepet bukan hanya karena agak kesiangan check out dari hotel. Tapi waktu banyak terbuang karena Fabian seringkali ngambek. Anaknya memang mudah ngambek dan tantrum. Negbujukinnya pun suka lama.

Kalau saya dan suami dari dulu tidak pernah membiarkan anak ngambek berlama-lama di tempat umum. Bila anak tidak bisa diajak kompromi, maka akan kami tinggal. Tentu aja bukan ditinggal beneran, ya. Kelihatannya aja ditinggal tapi diam-diam kami mengawasi. Pokoknya gak ada bujukan berlebihan apalagi mengimingi-imingi supaya anak berhenti ngambek. Mungkin karena itu pula Keke dan Nai sejak kecil jarang ngambek kalau lagi jalan-jalan. Apalagi sampai tantrum, belum pernah sekalipun mereka lakukan.

Tapi menangani Fabian kan berbeda. Kalau saya dan suami bisa tega, kakek dan neneknya gak begitu. Ya di manapun, kakek dan nenek memang lebih gak tegaan terhadap cucu. Iya, kan? Kami juga gak punya kuasa apapun karena bukan anak sendiri. Makanya waktu kami di sana lumayan banyak terbuang untuk ngebujukin Fabian.
Tip 2: Jalan-jalan dengan anak yang gampang ngambek bahkan hingga tantrum memang harus tega. Tapi kalau gak tega, sebaiknya bikin jadwal perjalanan yang lebih longgar.
Mustafa Centre

gardens by the bay

Hujan turun dengat sangat deras begitu kami keluar dari stasiun. Sempat menunggu agak lama di stasiun. Meskipun kali ini kami sudah membawa jas hujan dan payung, tapi kalau hujannya deras seperti itu bakal basah juga. Karena gak ada tanda-tanda mereda, kami pun melanjutkan berjalan kaki ke Mustafa Centre.

Saya: "Gak dikasih mentahannya aja, Dhi."
Adhi: "Enggak, lah hehehe."

Saya menggoda Adhi ketika dia bilang semua keponakannya masing-masing dikasih SGD50 untuk belanja di Mustafa Centre. Ya kali aja, saya beneran dikasih mentahannya 😂😂

gardens by the bay
Yang motret, yang nyebrang, plus kendaraan lalu lalang.

Mustafa Center berada di kawasan Little India. Ya namanya juga little India pastinya banyak orang India di sana *apa, sih? Ya iyalah 😅* Sedikit crowded suasana di sana. Kalau Singapore terkenal dengan lalu lintas dan pejalan kaki yang tertib. Ternyata ada sisi lain yang agak crowded. Jalanannya gak selebar di pusat kotanya dan cukup macet. Mau nyebrang di manapun bisa. Bangunannya banyak yang jadul. Sebagian masih terawat, tetapi ada juga yang kurang terawat.

Toko ini seperti hypermarket. Segala ada dan buka 24 jam. Lorong barang gak luas, malah kadang sempit. Apalagi kalau di satu area lagi banyak yang belanja. Biasanya banyak wisatawan Indonesia yang belanja oleh-oleh di sini.

Keke dan Nai memilih beli coklat aja. Dengan jatah masing-masing SGD50, udah bisa borong coklat dalam jumlah yang banyak. Mereka beli coklat buat dibagiin ke teman-temannya. Buat di rumah pun beli. Itu juga kayaknya gak abis-abis *Makannya diirit-irit 😄

Keluar dari Mustafa Centre, Adhi menyarankan jalan kaki (lagi). Dan ternyata jauuuuuhhh. Kami berjalan kaki dari Mustafa Centre hingga hotel karena gak ada satupun halte atau stasiun yang kami lewati. Mana bawa barang belanjaan yang lumayan berat. Mamah sempat sakit kakinya karena salah pakai sepatu. Untung aja, saya bawa sendal jepit. Jadi bisa dipakai sama mamah.
Tip 3: Bila banyak aktivitas berjalan kaki, sebaiknya pakai alas kaki yang nyaman. Saya sekeluarga lebih suka pakai sepatu kets dengan kualitas bagus. Tapi sediakan juga sandal jepit di tas.

Tip 4: Bila tidak memungkinkan berjalan kaki dan tidak ada transportasi umum, gak apa-apa lah sesekali naik taxi. Memang lebih mahal ongkosnya tapi setidaknya kaki bisa beristirahat sejenak.
Kami gak berlama-lama di hotel. Hanya mengambil tas kemudian lanjut lagi ke stasiun Lavender untuk naik MRT menuju bandara Changi.

gardens by the bay

Di postingan pertama tentang perjalanan ke Singapore ini, saya sempat bersyukur kalau Lion Air delay selama 1 jam. Seandainya gak delay, mungkin kami bisa ketinggalan pesawat. Itu aja kami harus berlari-lari menuju tempat boarding. Sama sekali gak bisa menikmati bandara Changi yang terkenal canggih dan nyaman. Hanya berlari dan berlari kemudian antrea (yang agak lama dan panjang) agar tidak ketidak ketinggalan pesawat.

Alhamdulillah perjalanan lancar. Pesawat mendarat dengan mulus. Makan malam di Hokben bandara dulu baru pulang.

[Silakan baca: Cerita Sebelum Berangkat ke Singapore]

Beberapa hari setelah jalan-jalan ...

Mamah: "Kapan-kapan mamah pengen jalan-jalan bareng ke Singapore lagi kayak waktu itu. Tapi maunya lebih santai,"

Ya, perjalanan selama 2 hari 1 malam di Singapore terasa menyenangkan bagi kami semua. Tetapi bila membawa orang tua memang sebaiknya cukup ke 1 tujuan aja dalam sehari. Maksimal 2 destinasi, lah. Pertimbangkan lokasi bila lebih dari 1. Kalau bisa jangan yang terlalu banyak jalan.

Begitupun kalau membawa anak yang mudah ngambek dan tantrum. Mendingan ke 1 tempat aja. Atau jangan sebentar main di satu tempat. Karena banyak waktu yang terbuang untuk menangani anak yang tantrum.

Tapi selebihnya seneng bangeeeettt. Makanya teteup aja selalu senang kalau kumpul keluarga kayak gini 😍

Gardens by The Bay






Mustafa Centre


12 komentar:

  1. Saya dah pernah ni ke little india pas ada upacara agama gitu, trus mampur mustafa centre juga teh chi, belanjanya? Mborong frozen food yang bentuknya segitiga gitu aduh aku lupa namanya apa, digoreng dalemnya kacang polong en sayur sayuran, sama roto prata

    BalasHapus
  2. Kangeeen pingin ke Mustafa beli cokelat.. hihi.. Aku belum pernah juga ke Gardens by The Bay mba, bagus ya.. kayaknya mesti direncanakan ke sama sama anak-anak.. Itu menu McD-nya kok bikin ngiler. Sayang ya di sini gak ada.. :D

    BalasHapus
  3. Sukak banget sama gardens by the bay. Kemarin belum eksplorasi smua krn luas banget moha bisa kesana lagi

    BalasHapus
  4. Bagus banget ya. Ada bunga sakuraa..keren

    BalasHapus
  5. kyaknya cocok banget klw ngajak keluarga main k sni ya.... :)

    BalasHapus
  6. Garden by the Bay juga yg belum saya kunjungi. Ntar saya kayak KeNai juga deh, ke taman yg pakai AC aja, haha... ogah gerah. Berarti sore ya enaknya ke sini. Kalau bawa anak2 apalagi bukan anak sendiri yg belum tau modelnya, memang baiknya rute agak longgar. Begitupun bawa ortu yg mungkin gampang lelah, enaknya pagi jalan, siang istirahat di hotel atau di tempat umum yg nyaman, lanjut sorenya jalan lagi. Menyenangkan ya liburannya, KeNai. Apalagi dikasih 50 dollar buat jajan, hahahah... What a kind uncle :D

    BalasHapus
  7. Siang ya, mbak ke Gardens by the Bay nya. Kebayang panasnya...

    BalasHapus
  8. Setuju ttg anak tantrum. Aku tega banget kalo soal begini. G ada ceritanya deh anak2 ngambek saat jalan. Aku bakal pura2 ninggalin juga mba. Makanya fylly jg termasuk yg ga bertingkah kalo sdg jalan. Krn dia tau percuma aja begitu, maminya ga bakal kasian kalo pake acara ngambek :p

    BalasHapus
  9. selalu seneng baca cerita perjalanan kalian deh Mir.. jadi dapet ide dan banyak info kalo mau jalan2 ke sana juga. makasih, yaaaa...

    BalasHapus
  10. Hiks kpn nih daku bs jelong2 ke LN. Kenai aja udh kemana2.
    Doain ya mak chi 😊

    BalasHapus
  11. Aku belom pernah masuk ke dalam Gardens by The Bay. Cuma di luarnya aja, itu pun pas malem hahaha. Pengen ke sana saat masih cerah buat jalan-jalan di tepi danau sama outdoor garden-nya.

    Idealnya ke Gardens by The Bay itu sore ke malam. Jadi dapat suasana terang dan gelapnya, soalnya pas malem ada pertunjukkan Garden Rhapsody.

    BalasHapus
  12. Udah lamaaa banget ngga mampir ke sini hehehe. Mustaga Centwr memang komplit yaaa mbaa

    BalasHapus

Terima kasih untuk kunjungannya. Saya akan usahakan melakukan kunjungan balik. DILARANG menaruh link hidup di kolom komentar. Apabila dilakukan, akan LANGSUNG saya delete. Terima kasih :)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...