Jalan-Jalan KeNai

Blog family traveling tentang adventure, kuliner, hotel, dan tips perjalanan

Table Service di McDonald's Bukit Bintang, Malaysia

table service, mcdonald's bukit bintang, malaysia

Table Service di McDonald's Bukit Bintang, Malaysia


Bulan Oktober 2018 lalu, saya dan keluarga besar ke Malaysia. Tujuan utamanya bukan untuk berlibur. Tetapi, untuk hadir di acara ngunduh mantu. Setelah 2 minggu sebelumnya, Om dan tante saya menikahkan putrinya di BSD.

Tadinya, saya mau menceritakan perjalanan ke Malaysia ini secara berurutan. Termasuk cerita 1 keluarga yang pasportnya kerendem. Jadinya batal ikutan ke Malaysia. Drama banget deh pokoknya hehehe. Tapi, cerita tentang makan di McDonald's Bukit Bintang dulu aja, deh.

McDonald's atau KFC?


self ordering kiosk

Ghea: "KFC atau McD?"
Saya: "Katanya paling enak KFC?"
Ghea: "Kalau kata Ghea, enakan McD, Teh."
Saya: "Oh, gitu. Ya Teteh juga kata beberapa orang yang bilang KFC di Malaysia lebih enak dari McD."
Ghea: "Kalau dulu, Ghea juga lebih suka KFC. Tapi, gak tau kenapa, kayaknya sekarang enakan McD."
Saya: "Ya, Teteh terserah aja. Belum pernah nyobain keduanya kalau di sini."

Kira-kira seperti itulah obrolan saya dengan sepupu. Tentu aja gak pakai debat. Lagipula yang namanya selera memang gak bisa didebat. Kata kita enak, belum tentu bagi yang lain. Begitupun sebaliknya.

Tetapi, saat saya dan sepupu lagi menentukan mendingan makan di KFC atau McD, saya tau persis ada satu orang yang kelihatan gak bersemangat. Yup! Papah saya tentunya hehehe.

Papah saya gak suka makan fast food kalau gak terpaksa. Sehari sebelumnya, kami sekeluarga sudah makan di KFC. Sengaja cari tempat makan cepat saji karena kami harus mengejar kereta terakhir. Kali ini, dengan alasan waktu terbatas pun papah kembali harus pasrah dengan keputusan makan di resto cepat saji lagi 😁

Table Service di Restoran Cepat Saji


bukit bintang
Foto dari lantai 2 McDonald's

Akhirnya keputusan jatuh ke McDonald's. Selain menurut sepupu saya rasanya lebih enak, resto ini juga paling dekat dengan hotel tempat kami menginap. McD bukit bintang ada di seberang Isetan dan stasiun MRT. Lokasinya di hook dan berada di pusat keramaian, tidak sulit menemukan resto ini.

Restonya lumayan luas, tetapi tetap aja antreannya panjang. Kecuali, di self ordering kiosk yaitu semacam layar sentuh berukuran lebar di mana kita bisa order secara mandiri. Begitupun dengan pembayarannya. Kita tinggal menggesekkan kartu ke mesin EDC.

Gak tau kenapa, semua self ordering kiosk gak ada antrean sama sekali. Mungkin karena mesin ini baru beroperasi tanggal 1 September 2018. Berarti belum sampai 2 bulan saat kami ke sana. Bisa jadi belum pada terbiasa order secara mandiri.

Papah pun bertanya ke sepupu saya, apa bisa pesan lewat mesin ini. Sepupu saya bilang bisa, asalkan bayar pakai kartu. Ya sudah, daripada antre panjang begitu, mending pesen mandiri aja. Sebetulnya kalau lihat keterangan di layar, bisa bayar pakai cash. Tetapi, kami gak tau apakah harus uang pas atau bisa kembalian. Biar praktis, mending pakaikartu aja, deh.

Sentuh aja gambar makanan dan minuman yang akan diorder dan ketik jumlahnya

cashless, self ordering kiosk mcd
Pembayaran pun dilakukan secara mandiri

Cara pesannya mudah banget, kok. Kita tinggal sentuh apa aja makanan dan minuman yang ada di layar yang mau dipesan. Setelah cek dan ricek, kemudian lakukan pembayaran. Caranya dengan menggesek kartu yang ada di mesin EDC. Saya gak tau apakah bisa pakai kartu debit. Kalau papah saya membayarnya dengan kartu kredit. Jangan lupa ambil nomor antrean yang juga ada di samping mesin.

Setelah melakukan pembayaran, ambil nomor antrean

Setelah proses pembayaran selesai, kami pun antre. Saat sedang antre, seorang manager McD mendatangi kami. Katanya, kalau order lewat self ordering kiosk, kami gak harus antre. Tinggal cari tempat duduk, nanti makanan akan diantar. Wah, baru kali ini saya tau ada table service di resto cepat saji.

Karena tidak tahu, kami sempat antre di sini untuk mengambil makanan dan minuman yang sudah dipesan

Kami langsung naik ke atas. Di sana areanya luas dan cukup senyap. Kami memilih area yang agak ke pojok supaya bisa berkumpul dengan nyaman. Sebetulnya enak juga makan di dekat kaca besar. Jadi bisa melihat keramaian Bukit Bintang. Tetapi, karena di dekat kaca hanya meja yang berjajar panjang dan menghadap searah memang kurang nyaman kalau makan bareng keluarga. Berasa jadi kayak masing-masing.

Gak pakai menunggu lama, makanan yang order pun diantar ke meja. Yup! Di sinilah letak perbedaannya. Kami tidak self service untuk urusan membawa makanan.

Kalau untuk menu, gak jauh beda lah sama McD Indonesia. Pastinya ada nasi! Iyeeess, ini lebih menyenangkan daripada di McD Singapore. Orang Indonesia kayaknya masih hutuh makan nasi hehehe. Tetapi, ada juga menu yang gak ada di Indonesia yaitu salad dan teh tarik. Kata sepupu saya, teh tarik di McD termasuk yang enak. Saya gak sempat mencoba teh tariknya. Padahal Nai dan sepupu saya juga order minuman ini.

[Silakan baca: Bermain di Gardens by The Bay dan Mencari Oleh-Oleh di Mustafa Centre]

Bagaimana dengan McDonald's Indonesia?



Self ordering kiosk juga udah ada kok di beberapa gerai McD Indonesia. Setidaknya saya pernah melihat di McD Sarinah Thamrin. Cara order dan pembayarannya sama persis. Bisa pakai debit card.

Tetapi, perbedaannya dengan yang di Malaysia adalah Sahabat KeNai masih harus antre lagi untuk mengambil makanan dan minuman yang dipesan. Ya, saya sudah sudah bertanya terlebih dahulu ke salah satu kasir di sana. Akhirnya saya memutuskan untuk antre di kasir aja karena kebetulan sedang tidak ramai.

Saya gak tau apakah hanya di McD Sarinah Thamrin yang seperti itu atau di seluruh gerai di Indonesia. Tapi, mau itu table service atau tetap self service, bagi saya lebih baik biasakan untuk selalu membereskan sampah dan tray. Kemudian diletakkan di tempat yang sudah disediakan.

Kenapa McDonald's Indonesia gak ada salaaaaadd? Kan, ini rasanya enaaaak 😋

McDonald's Menu, Reviews, Photos, Location and Info - Zomato

McDonald's Bukit Bintang, Malaysia 


120-120A, Bukit Bintang Street
55100 Kuala Lumpur, Malaysia

Open hours: 24 hours

93 komentar:

  1. ku jadi ikut penasaran sama cerita paspor kerendem, nanti diposting juga kan ceritanya?
    Cara belanja kay agini lagi tren skr & banyak dikembangkan juga di Indonesia kebetulan suamiku juga lagi buat semacam ini namanya kl gak salah Internet of Things (IoT).

    Di MCD Indonesia makanannya bener diambil berdasarkan nomor yg tertera di layar ya, KFC juga.

    BalasHapus
  2. Aku pernah makan diMcd Sarinah emang self service, bayar olangan, trus ku suka rajin jiwa dan naluri pembokatnya selalu muncul kalo pas makan dimana-mana. Hahhahhaaa....
    Suka beresin sendiri..

    BalasHapus
  3. Belum pernah ke Malaysia jadi pengen plesiran ke sana. Btw soal McD pelayan sendiri blm pernah nemu di Indonesia tapi kalau soal rasa lebih suka makan di McD dari pada fast food lainnya sejenis :)

    BalasHapus
  4. Wah praktis juga ya, semoga di Indonesia juga cepat tersedia table service macam McD itu, biar gak antri lagi.

    Oia mom, itu gimana ceritanya passport bisa kerendem?

    BalasHapus
  5. Saya jadi keinget sewaktu kerja di luar negeri. Di sana restoran cepat saji sudah self service semuanya. Waktu makan bareng karena belum tahu saya yang pembantu malah suka dibantu bos hahaha...

    Kalau di tanah air belum merata semuanya ya. Mau nya diladenin saja hehehe

    BalasHapus
  6. Wah asik ya coba pelayanannya lebih canggih daripada yang di Indonesia. Itu saladnya menggoda banget mba. Salam kenal, ya 😊

    BalasHapus
  7. Di McD Kelapa Gading ada nih, termasuk McCafenya. Jadi udah sering juga beli pake mesin. Tapi emang masih harus antri buat ambil pesanannya. Seru buat Dudu yang emang udah generasinya touch screen.

    BalasHapus
  8. wahhh mantap nih, jadi pengunjung (yang kebanyakan udah lapar) nggak perlu antre lagi yaa :)

    BalasHapus
  9. belum pernah makan di McD, soalnya di kotaku belum ada gerainya, hiks :(

    BalasHapus
  10. Semoga makin banyak yg kaya gini. Tinggal klik-klik lalu duduk manis, orderan datang. Pas lagi cape kan tinggal duduk2 manis. Kalau di desa sih baru ada KFC

    BalasHapus
  11. Wessss bener-bener kekinian ya teh. Pesen makanan sekarang tinggal gesek kartu. Masya Allah kerennn. Aku baru tahu soalnya hihihi. Di rumah makan padang udh ada belum ya hahahaha. Soalnya aku lebih suka masakan padang dripda fast food gtu. Satu selera ama papa teteh hihihi

    BalasHapus
  12. Order dan bayar sendiri atau secara mandiri? Wah praktis banget ya, mbak. Saya baru tahu ada mesin secanggih itu, maklum tinggalnya di kota kecil yg Mcd dan KFCnya saja nggak ada. Hehe.

    BalasHapus
  13. keren sekali service Mcd Di buki bintdang. kenapa sih di Indonesia nggak bikin begitu juga ya. anti ribet club dan makannya harus lebih banyak variannya. ngiler sama saladnya nih aku.

    BalasHapus
  14. Aihhh mau ngincipi saladnya McDonalds juga mba Chi. Ntar pas ke Kl, kalo gak lupa mampir kesana cuma buat beli saladnya, hihiii

    Penasaran juga napa paspor bisa kerendam, dikantongi gitu trus lupa kecuci ya?

    BalasHapus
  15. McD sama kfc, kalau di Indonesia menurutku juga enak McD hihi...tapi balik lagi masalah selera sih ya...brw tq untuk sharingnya...jd tahu beda McD Indonesia dg Malaysia...

    BalasHapus
  16. Baru tahu kalau McD ada kayak gituannya. Hihihi (gituan). Yang di Jakarta aku pun belum pernah liat, udah jarang juga ke McD sekarang. :D
    Oh ya kalau urusan ayam, aku biasanya pilih KFC, tapi kalau burger ya ke McD lah! Itu aja patokannya. Yang mau dimakan apa dulu, baru bisa nentuin mau ke mananya. :))

    BalasHapus
  17. Wahh klo ke KL gak pernah banget ke fastfood pasti nyari makanan lokal karena memang udah banyak banget dan dijamin halal beda dengan SG, apalagi teh tariknya itu nagih banget pengen ngerasaain terus....

    BalasHapus
  18. Saladnya dlm cup gelas ya mbak? Memng restoran cepat saji dimana pun rada beda menu, saosnya juga kadang agak beda rasanya.

    BalasHapus
  19. Iya kenapa ya menu suka beda-beda.. Pingin salad itu juga mbaa.. haha.. :D Udah lama juga gak ke McD Sarinah, belum pernah nyobain aku self order di McD.. Enak juga jadi ada pilihan lain selain di kasir, jadi bisa ngurangin antrian, ya, mba.. Tapi sama aja kalo abis itu disuruh ngantri lagi ambil makanan, deng.. hehe.. Cerita pasport kerendemnya dong Mba Myra.. Kepo akuuu..

    BalasHapus
  20. OOo jd pesen di layar tapi makanan diantar ke meja ya mbak? Lbh gak capek ketimbang nunggu antri ya haha.
    Hehe ayam emang paling enak dimakan sama nasi, Malaysia dan Indonesia sesama penggemar nasi soalnya ya :D

    BalasHapus
  21. Selain restoran aku pernah lihat juga di semacam mart mba, self ordering gtu, membudayakan mandiri pd diri customer yah 😂

    BalasHapus
  22. Itu gimana taunya ya si pelayan kalau kita yg pesan lewat kiosk? Kan mejanya baru kita pilih setelah memesan di mesin kiosk.

    Di mc d sarinah emang ada sih ya. Blm pernah coba. Kapan2 jajal yg di sarinah dulu ah, jadi pas di malaysia ketemu mesin ini ga kagok.. hahaha

    BalasHapus
  23. Kenapa aku kepo banget sama 1 keluarga yang paspornya kerendem, ya. sedihnyaaa. Btw, budaya antre udah tergantikan dengan teknologi euy. Ini keren kalau diterapkan di brand kuliner lainnya. Hemat tenaga.

    BalasHapus
  24. Halo, salam kenal mbak :)
    Wah, waktu terakhir saya ke McD Bukit Bintang, mesin seperti itu belum ada. Masih ikutan antri di keramaian :(
    Kalimat terakhir aku setuju banget mbak. Memang harus dibiasakan membereskan sendiri sampah & tray setelah makan...

    BalasHapus
  25. Belum pernah ke Malaysia. Jarang ke tempat McD atau KFC kebiasaan suka pesan Mamang Go-Jek

    BalasHapus
  26. wah, kalau saya agamanya KFC bukan McD. ahahahah

    Tapi seru juga ya bisa diantar begitu. Jaman sekarang itu memang lebih enak cashless. Selain gak ada kembalian, kita juga jadi gak ribet karena cuma perlu menggunakan 1 kartu aja untuk bertransaksi

    BalasHapus
  27. Wah sepertinya tahun2 mndatang uang akan punah digantikan dg kartu wkwk

    BalasHapus
  28. Waah praktis ya bisa order lewat self ordering kiosk. Tinggal pencet-pencet makanan datang tanpa antri. Meskipun di Indonesia ada, tapi juga belum pernah ngerasain juga.

    BalasHapus
  29. Mcd atau Kfc?
    Kalo saya suka dua2 nya sih. Tapi lbh suka cicipin makanan lokal klo lagi pergi jalan2

    BalasHapus
  30. Waktu di Malaysia, Ujame nyobainnya KFC bund, dan ada saladnya juga segeeeer!
    tapi kalo di Indo burger lebih suka MCD, ayam lebih suka KFC hehehe

    BalasHapus
  31. Beda yah cara pesen makanan di Malay sama Indonesia. Kebanyakan yg self service ya. Disini aku blm ketemu yg kek gitu. Eh apa krn aaku jarang bangeeet makan di Sarinah ya? Terakhir kesana gak kek gitu dehh perasaan..

    Kebiasaan org makan juga beda. Kalo disana habis makn buang sampahnya sendiri. Kalo di Indo, miNta dibuangin LOL.

    BalasHapus
  32. Aku suka saladnya McD tapi di sini mungkin ngga laku kali mba.. makanya ngg ada yaaa

    BalasHapus
  33. Wah ide bagus tuh soal salad. Jadi tambah sehat gitu menunya gak cuma ayam doang. Udah gitu self service keren, bikin gak capek antri ya mba. Ah, di Jogja kapan ya ada kek gini hehe.. thnks ceritanya mba, bikin aku mupeng bin ngilerrr

    BalasHapus
  34. Saya udah nyobain self ordering itu di resto Korea, maaf lupa namanya. Kalo di McD belum pernah, karena memang belum pernah lihat sih.. Moga aja segera terpasang di McD-McD di Yogya.

    BalasHapus
  35. Eh..gimana ceritanya ada paspor kerendem?? Hihi..maaf salfok.. BTW asyik juga pesan mandiri tanpa antri ya..dan aku pun ingin nyicip salad itu deh..

    BalasHapus
  36. Kok daku jadi penasaran yah sama saladnya, wkwkkw, penampakannya bikin laper. karena memang bener belum jumpa di sini ada saladnya.

    BalasHapus
  37. Waduh jadi kangen tempat kerjaku dulu..empat tahun di management team McD Bali&Indonesia Timur dan memang ada perbedaan menu dan penyajian yang disesuaikan dengan budaya masing-masing negara. Kayak pas aku masih kerja pernah ada apple pie..ternyata enggak laku karena masyarakat Indonesia belum kenal dessert itu. Tapi kini ada lagi karena orang sudah tahu enaknya.:)

    BalasHapus
  38. Bagian paling ribet dari makan resto cepat saji itu ya pas bawa-bawa baki penuh makanan dan minuman, kesenggol orang lewat tumplek semua deh.. jadi kalau ada layanan table service gitu enak banget yaa.. lebih praktis, asal sesudah makan tetap kita beresin sndiri ke tempat sampah :)

    BalasHapus
  39. Aku kok malah penasaran sm cerita paspor kerendemnya. Kok bisa gitu? Kalau soal makan di McD atau KFC aku malah udah lama banget ga makan di sana. Ada sekitar 3 tahunan kali ya. Dan jd penasaran sm salad dan teh tariknya. Kalau nanti udah ada di McD Indonesia mau coba ah..

    BalasHapus
  40. Wow..ngga pake ribet ya. Semuanya self service. Nah kalau ada Mcd yg seperti ini di Indonesia kan enak tuh, pesan sendiri dan habis makan kita pun clean up sendiri.

    BalasHapus
  41. Saladnya menggiurkan bangeeeett
    Orang Indonesia makin ke sini kan juga demen makanan sehat
    Plis plis McD bring salad menu ke sini dooong
    Kindly visit my blog: bukanbocahbiasa(dot)com

    BalasHapus
  42. Kawasan Bukit Bintang itu kawasan favorit turis. Jadi rame terus. Aku kalo ke KL nginepnya di hotel kawasan Bukit Bintang ini. Dan kmrn cuman lewat aja Mcd-nya.

    BalasHapus
  43. Kalau di daerah ku di Bintaro KFC sama McD udah pakai itu mba jadi bisa pesan sendiri tinggal antri pesanan kita jadi aja. Emang lebih praktis sih dari mulai pesan sampai bayar.

    BalasHapus
  44. Wah iya yah kenapa gak ada menu saladnya di Mcd Indo, pdhl enak loh dan sehat juga hihi. Btw canggih bgt yah jaman now, mw mkn pun tgl. Klik klik aja 😁

    BalasHapus
  45. Belum pernah ngalamin ada yang self service pas beli kyk gini hihii.. kayaknya asyik juga ya Chi kalau diterapkan di Indonesia. Tapi masih banyak yang ga punya kartu kredit ya, jadi kudu disiasati untuk pembayarannya, dimix dengan cash gitu.

    BalasHapus
  46. Di beberapa negara maju memang udah mulai pake self service btw salad mcd malaysia memang sesempurna ituuuu akupun suka hehe

    BalasHapus
  47. Mc donal ini restoran favorit aku dari jaman kecil hehehem enak dan lezat. Praktis dan cepat pula. Love.
    Saladnya ak belum pernah nyoba kak

    BalasHapus
  48. Salaaad...
    Porsinya serius yaa...mini banget.
    Hhaha~

    Aku suka salad garis keras.
    Mari kita protes ke Mc D Indonesia yang gak nyediain menu salad.

    BalasHapus
  49. Mcd dan KFC kalo disuruh milih susahhh haha karena keduanya punya kelebihan masing-masing.. dan aku suka beli paket yang anak-anak.. mainannya bagus-bagus soalnya hehe.. semoga di Indo menyusul table service juga ya.. anterean di indo panjang bener apalagi kalo ada promo.. antreenya mengular

    BalasHapus
  50. Membiasakan buang sampah sendiri itu ygmsh dianggap aneh. Eh tapi pernah ke resto fastfood malah gk ada tempat sampahnya, jdnya ya terpaksa tunpuk aja dirapikan di tengah.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Padahal dengan membiasakan buang sampah sendiri melatih kedisiplinan yah kak April

      Hapus
    2. Yaaaa gmn yaaaa. Ini nih kyknya perlu pendidikan dan perubahan mental masyarakat sih mbak,

      Hapus
  51. Nah iya, dukung juga ada saladnya hahaha, rasanya sekarang banyak yang sudah membereskan mejanya ya selesai makan. Tamu berikutnya tinggal duduk deh dengan meja yang udah rapi lagi

    BalasHapus
  52. Enak yah bisa pesan dari layar sentuh. Tinggal klik klik...bayar. Trus tinggal nunggu duduk manis...langsung dianter deh...

    Di Bandung mah lom ada deh kayaknya...

    BalasHapus
  53. Waktu November 2018 kesana, aku juga pesan Mc Donalds dan awalnya bingung tapi dibantu sama pelayan yang ada disebelah layar untuk pesan itu jadi paham. Enak kalau disini sudah mulai kayak di Malaysia ya jadi gak ada lagi tuh emak-emak nyerobot antrian dengan alasan-alasan yang bikin gemas.

    BalasHapus
  54. Ih iyaaa pengen ada salad di mcd! Waktu aku ke Belgia juga beli happy meal, eh ada sayurannya di dalam dalam bentuk baby carrot. Kan jadi lebih sehat kan ya. Ga guilty-guilty amat makan fastfood hihi.

    BalasHapus
  55. kalau pergi kemana-mana pasti selalu ada aja ya bahan cerita yang tak terlupakan, yang sedih dan menyebalkan biasanya gak terlewatkan juga tuh mba chi hihihi,

    BalasHapus
  56. Wah, saladnya kelihatan enaaak.. seru ya mbak ada table service gitu. Jadi gak nunggu lama dan gak perlu antri makanan diantar ke meja.

    Bener nih, malaysia masih punya nasi walau agak beda sama di Indonesia. Pernah makan KFC nasinya nasi lemak. 😂 tapi kalau di singapur, beuh susah banget nyari nasi.

    BalasHapus
  57. AAAKKK, AKU NAKSIR SALADNYA!
    Nanti pas main ke MY, nyobain aahhh. :))

    BalasHapus
  58. Balasan
    1. Silakan baca lagi postingan saya ini, ya. Sudah saya tulis, kok :)

      Hapus
  59. Di McD jakarta udah ada mba? Hohoho aku blm pernah liat. Baru di sarinah ya? Lumayan mangkas antrian nih. Apalagi di gerai-gerai yg lokasinya rame.

    BalasHapus
  60. Aih seru yaa kalau bisa self service gitu. McD di Lombok kapan? Heuheuheu..

    Btw, boleh juga tuh saladnya. Biar ada yang segar-segarlah di McD, selain es krim.

    BalasHapus
  61. rata2 resto di malaysia udh banyakbyg pake mesin gini ya. kmrn aku transit lama di KLIA, old town white coffee resto nya jg pake mesin. sama persis kayak di mcd ini.

    btw, kalo aku sih suka 2-2 nya antara kfc dan mcd malaysia. apalagi kalo burger prosperity mcd lg ada, waaahhhh lbh enak drpd yg indo. tapiiii kfc nya juga juara. aku paling suka ama menu cheezy wedges nya kfc malaysia. kenapalaaaah di indo itu ga ada :D. sediiih.... mkanya g prnh absen pesen itu kalo sdg di malaysia

    BalasHapus
  62. di McD kelapa gading udah ada juga self ordering. Memang lebih simpel dan praktis tanpa antre, tapi pas saya coba order pake mesin ini malah jadi antre karena saya baru pertama kali pake mesin ini jadi masih meraba-raba cara pakai mesin ini.. haha.

    BalasHapus
  63. McD Sarinah juga udah self service gini kan. Antriannya jadi lebih cepat, ku suka!

    BalasHapus
  64. Kalau ke KL singgah di McD sini ah. Waktu di Melaka, makan di McD masih antri dan manual.

    BalasHapus
  65. Ciri-ciri majunya suatu masyarakat, salah satu tandanya adalah, table service FB yang dilakukan McDonald ini ya mbak. Self service pada akhirnya juga mengurangi tenaga kerja sih

    BalasHapus
  66. selalu kangen lihat postingan Mcd tapi yaah di bengkulu adanya baru KFC

    BalasHapus
  67. Siap-siap menuju dompet elektronik nih, KFC Pamulang suka ngantri nih mudah-mudahan segera ada table service biar gak ngantri

    BalasHapus
  68. Eh kalo makan di resto fast food di Malaysia, aerelah beres makannya harus beres2 sendiri bekas makannya apa diberesin kek di Indonesia?

    BalasHapus
  69. Paling males makan di fast food itu antriannya yg ampunan haduuh. Tapi bagus ya adanya self service begini, semoga akan ada disetiap gerai. Utk di indonesia sendiri saya sih belum pernah ketemu

    BalasHapus
  70. Praktis sih memang service seperti ini. Cuman saya lebih senang interaksi sama manusia. Nyobain yg di Sarinah cepet sih cuman yaitu senang ngobrol sama servernya hahhaa

    BalasHapus
  71. Udah lama nggak ke McD dan baru tahu info ini.

    Duh iya ya, kalo di McD ada Salad, aku kayaknya jadi senang main ke McD lagi deh.

    BalasHapus
  72. nyam.. nyam... saladnya bikin ngiler kak. .. cocok ya kalo lagi pengen yang swger2 sehat...

    BalasHapus
  73. Ih asik banget ada salad di McD. Tapi sayangnya saladnya dominan warna putih ya mbak, aku lebih suka salad yang dominan warna ijo dengan mayones yang minimal. Hehe.

    Btw, sekarang udah mulai bergeser ke ranah self service, termasuk di McD juga. Asik kayaknya ya, bisa pencet makanan pilihan sendiri. Nggak perlu capek lihat ke atas, terus ngomong buat pesen ke mbak/mas yang melayani.
    HAha. Komennya anak visual gini amat yak.

    BalasHapus
  74. Sepertinya table service seperti ini sudah tersedia di MCD cabang Sunter kalo nggak salah mba :)

    BalasHapus
  75. enak banget klo gini
    kalo antri aku suka putar balik
    soale rstoran cepat saji kan harus cepet
    tapi menurutku Mcd masih lebih baik maslah antre dibandingkan KFC
    table service ini buktinya

    BalasHapus
  76. Pas ke malaysia entah kenapa nggak kepikiran untum makan MCD/KFC ya. Apa mungkin karena sama aja kayak di indo rasanya

    BalasHapus
  77. MCD Malaysia inovatif dan keren

    BalasHapus
  78. Di depan gang rumah ku ada McD tapi masih manual pesen nya, belum ada yang tinggal pencet terus makanan dateng ke meja. Semoga aja next di McD bintara bisa seperti itu.

    BalasHapus
  79. Saya pun penasarana mau pesen pakai mesin pemesanan Mcd, belum kesampaian nih. Tapi tetap ada proses nunggu juga sih. Makanya di Sarinah dikasih senderan buat diri,

    BalasHapus
  80. Kayakna di sarinah mcd jg ada mbak tapi sama gak yaaah jadi kepo

    BalasHapus
  81. Sekarang hampir semua outlet McD di Jakarta ada beginiannya Kak. Seru yaa, pemesanannya self service gitu. Lebih cepat dan leluasa juga milih makanan.

    BalasHapus
  82. Hiks sudah luaama banget nggak makan di Mcd. Teknologinya sdh keren ya. Sudah ada mesin pemesanan.

    BalasHapus
  83. Teknologi digital memudahkan semua pelayanan yaa. Dengan adanya table service di McD, kita gak perlu lama antri lagi di depan kasir. Apalagi kalau pas ada promo.

    Semoga semua resto juga bisa beralih seperti ini. Kalo di Indonesia, aku suka makan di Mujigae Resto yang punya table service ini jadi kita tinggal du2k manis. Walau untuk dapat meja harus rela waiting list :D

    BalasHapus
  84. saya penasarannya kok malah pada pasport yang kerendem ya ... kok bisa?

    BalasHapus
  85. Iya di Sarinah aku pernah lihat, tapi di tempat lain enggak. Kalau tiap tempat ada, makin memudahkan ya mba.

    BalasHapus
  86. Bagus ya, dgn ada nya Service Table dr mc D, bikin transaksi lebih mudah dan praktis, gak perlu antri.Semoga d semua tempat gerai makanan d terapkan sprt ini yaa

    BalasHapus
  87. Wahhh, ada salad di MCD Malaysia? Du du du, coba di Indonesia ada, pasti BukNaj rajin ke sana, hehehehe. Aku baru tahu ternyata menu restoran cepat saji berbeda di beberapa negara. Dulu sekalinya ke Singapura (satu-satnya negara yang sudah kukunjungi) kami selalu makan di tempat makanan biasa. Biasanya sih warung Melayu atau Arab. Pernah juga ke tempat makan Cina yang halal. Hmm, jadi nambah informasi nih. Mungkin aku harus ke luar negeri juga, biar bisa mencoba, hihihi #AlesanPenginPiknik

    BalasHapus
  88. Keren self servicenya McDonald's. Kudet apalagi belum pernah kesana, ga tau juga cara fungsiin semuanya, :-D

    BalasHapus
  89. Saya jg biasain buat beresin meja sendiri kalo makan di resto... eh sy blom pernah liat mesin table service.. menarik buat dicoba

    BalasHapus
  90. Jadi pengen makan salad juga deh setelah baca postingan ini. Btw, di Indonesia aja aku belum pernah ke mcdonalds karena di kotaku belum ada soalnya. Repot deh kalau harus ke Semarang dulu. Soalnya cuma ada di Semarang yang aku tahu.

    BalasHapus

Terima kasih untuk kunjungannya. Saya akan usahakan melakukan kunjungan balik. DILARANG menaruh link hidup di kolom komentar. Apabila dilakukan, akan LANGSUNG saya delete. Terima kasih :)

Saat ini blog Jalan-Jalan KeNai sedang diperbaiki tampilannya. Mohon maaf bila terlihat kurang nyaman selama masa perbaikan.