Sabtu, 14 Februari 2015

Niche Blogging vs General Blogging

 Yuk, blogwalking ke blog saya di www.kekenaima.com dan www.jalanjalankenai.com

Niche blogging vs general blogging. Sahabat jalan-jalan KeNai, pilih mana?

Suami: "Bukannya blog yang utama udah ada label jalan-jalan? Ngapain bikin blog lagi?"

Pertanyaan suami saya beberapa minggu lalu ketika saya meminta izinnya supaya blog jalan-jalan KeNai ini menjadi [dot]com. Memang benar apa yang suami saya bilang kalau blog saya yang www.kekenaima.com itu sudah ada label jalan-jalannya.

Trus, kenapa saya bikin blog khusus jalan-jalan lagi karena merasa sekarang lagi masanya nyaman untuk jalan-jalan bersama keluarga. Dalam artian, anak-anak udah semakin bisa diajak berdiskusi mau jalan kemana. Udah lebih banyak pilihan destinasi, gak cuma ke playground melulu. Udah bisa dan mau bawa barang masing-masing. Pokoknya udah gak serempong kayak waktu mereka masih balita hehe.

Nah, blog ini nantinya akan menceritakan tempat yang kami kunjungi, bagaimana kesananya, keseruan yang dialami, dan lain-lain. Kalau di blog yang satunya, tetap akan ada label jalan-jalan tapi lebih membahas sisi parenting yang kami dapat setelah berjalan-jalan.

Niche Blogging vs General Blogging

Seringkali, saya mendengar pertanyaan dari sahabat-sahabat blogger yang blognya masih 'gado-gado', "Perlukah blog itu ber-niche?"

Pertanyaan itu memang gak selalu ditujukan ke saya. Seringkali juga, saya hanya mendengar. Tapi untuk saya, jawabannya itu kembali ke masing-masing. Kebutuhan kita apa? Nyamannya gimana? Seringkali untuk mendapatkan jawabannya butuh proses.

Sejak awal ngeblog (sekitar tahun 2007), niat saya memang ingin menulis tentang cerita sehari-hari anak-anak saya. Tapi tetep aja diawal ngeblog, tulisan saya banyak campur-campur. Gak melulu tentang anak. Pelan-pelan, semakin sering meulis, saya mulai fokus ke cerita tentang anak-anak saya. Untuk hal-hal di luar anak-anak, saya mulai menulis di blog lain. Berbeda, dengan cerita yang blog parenting. Kalau blog ini dari awal memang khusus untuk jalan-jalan. Sudah dibuat sejak Juli 2013, tapi baru aktif beberapa bulan terakhir ini :D


Untuk saat ini, blog ber-niche memang jadi pilihan saya. Kalau mau nulis tentang jalan-jalan di blog ini, blog menulis parenting di blog itu, menulis resep di blog lainnya. Di blog general juga sebetulnya bisa. Karena setiap palform blog kan mempunyai widget label. Kita bisa membuat label untuk setiap tulisan. Tapi, saya merasa menulis di blog berniche membuat saya lebih fokus menulisnya.

Suka duka ketika ngeblog jelas ada, lah. Dukanya itu kalau udah lama gak nulis (biasanya abis jalan-jalan atau sakit) untuk membangkitkan semangat menulis itu yang rada susah. Kalau untuk ide sih, alhamdulillah sejauh ini, saya belum pernah mentok ide kalau untuk menulis di blog. Sukanya tentu lebih banyak. Punya tempat untuk menyimpan kenangan, menambah teman, bahkan dari kegiatan ngeblog sudah mulai bisa nambah-nambah uang jajan hehe.Apalagi kalau dapet hadiah dari berbagai lomba besar maupun GA, saya suka mendadak 'norak-norak' bergembira *langsung pengen koprol*. Tapi, kalah dari sebuah lomba atau GA juga mengajarkan saya untuk berbesar hati dan tetap menjaga semangat :D

Dari beberapa banyak pengalaman ngeblog, salah satu yang paling berkesan adalah ketika Keke di wawancara tabloid Nakita. Saat itu Chi baru setahun ngeblog. Taunya itu cuma menulis dan sesekali blogwalkin. Sama sekali gak tau kalau blog ada komunitasnya. Apalagi yang namanya SEO *mungkin dulu saya akan berpikir, makanan apa itu? hihihi* Makanya gak nyangka banget ketika dari tabloid Nakita nelpon, katanya baca salah satu postingan Chi, dan tertarik ingin mewawancarai Keke.

Tip yang bisa Chi kasih dari pengalaman itu adalah ngeblog memang butuh proses. Tapi, walopun kita blogger pemula sekalipun, sebaiknya content harus diperhatikan. Usahakan menulis content yang berkualitas. Paling gak jangan menulis yang menyinggung SARA, berbahasa kasar, ngalay, atau mengharu-biru terus menerus. Kita gak pernah tau suatu saat tulisan kita akan dibaca sama siapapun termasuk dari media atau brand besar :)

Ada, sih, keinginan untuk merambah ke area lain tapi tetap di dunia tulis-menulis, misalnya menulis di media bahkan kalau perlu menulis buku. Ini merupakan tantangan terbesar saya. Setiap kali ingin menulis untuk media lain, mendadak saya seperti gak tau ingin menulis apa. Kalaupun akhirnya tau, saya (lagi-lagi) lebih suka menuangkannya di blog. Sudah terlalu nyaman di blog. Rasanya sesekali saya perlu keluar dari zona nyaman dengan menulis di media lain.

Pernah bikin buku antologi bersama teman-teman Warung Blogger. Semoga setelah ini, akan banyak karya saya di media lain selain di blog, ya :)

Jadi, niche blogging vs general blogging, lebih baik mana? Kalau kata saya, sih, kembali ke niat penulisnya. Dimana nyamannya? Nyaman dari segalanya, ya. Termasuk dari segi waktu. Karena blog, kan, juga perlu diurus hehe.

Walopun ada juga yang berpendapat kalau niche blogging itu lebih mudah buat personal branding. Tapi, buat saya yang penting itu bagaimana kita rutin menulis dulu. Gak perlu setiap hari menulis, yang penting konsisten. Kalau udah konsisten, nanti akan tau sendiri mau pilih yang mana. Pokoknya jangan kebanyakan mikir, langsung praktekan aja. Dan, bisa jadi dari mulai ngeblog adalah awal langkah untuk menulis buku. Semangat! :)

71 komentar:

  1. Aku juga pingin banget tuh Mbak Chi, bikin niche blog
    Tapi kembali ke diri sendiri
    Akunya ngerasa belum mampu
    Sekarang fokus ke general blog dulu
    Bisa posting sehari satu artikel udah bagus banget buatku
    Makasih sharingnya yaaa Mbak Chi

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, Mak. Kembali ke diri sendiri dulu aja. Mending punya satu yang campur2. Daripada banyak tapi keteter :)

      Hapus
  2. ahhh aku banyak blog tapi nggak berniche semua hikz

    BalasHapus
    Balasan
    1. gak apa-apa, asal rajin diisi aja :)

      Hapus
  3. Blog punyaku msh gado2... Rencana kedepan mmg ingin punya blig satu lagi yg bet-niche seputar tema jalan2.. Met ngontes smga sukses..

    BalasHapus
    Balasan
    1. semoga kesampaian. Atau malah udah kesampaian? :)

      Hapus
  4. Blog niche malahan lebih bagus tuh
    Saya juga punya kok, Blogger sebaiknya punya lebih dari satu blog, yang satu campur2 dan yang satu lagi niche dengan topik khusus-sempit.
    Salam hangat dari Surabaya

    BalasHapus
    Balasan
    1. lebih fokus, ya, Pakde, Tapi, yang belum berniche pun yang penting konsisten, ya kan? :)

      Hapus
  5. Saya masih suka gado-gado mba :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. gado-gado juga enak. Apalagi kalau pedas :p

      Hapus
  6. kalo saya kepikiran lama mo buat blog yg nich mba..idenya dah banyak di kepala mau fokus yg mana..cuma itu pas action heheh energinya kadang dah ga ada, kesedot aktivitas lain..Jadi sekarang fokus satu blog dulu, trus diaktfifin. Bener kata mba, ga perlu tiap hari nulis, yg penting konsisten :). Makasih ya mba sharingnya

    BalasHapus
  7. Terdaftar! Terima kasih sudah berpartisipasi ^^

    Wah.. niche itu masih jadi PR besar buat saya. Namun meski blog-ku general, selalu ada hal yang jadi dominan. Semoga itu udah bisa membranding personal diri saya. :)

    BalasHapus
  8. iya, sama, kepenginnya fokus, tapi ngerasa kurang waktu, masih banyak yang harus diurusin ini dan itu.
    Blognya mba Myra keren

    BalasHapus
  9. Jika sudah ada label memang mendingan optimasikan di satu blog itu aja Mba, bener kata suamimu hehehe.....
    Tapi kalau waktu longgar, bisa bikin Blog niche.
    Sama2 Oke.... :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. di blg utama yang parenting udah saya optimasikan. Cuma memang dengan beberapa alasan, saya butuh blog baru lagi. Semoga semuanya bisa konsisten :)

      Hapus
  10. sampai saat ini belum menemukan niche blog hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. gpp, Mbak. Yang penting konsisten :)

      Hapus
  11. pingin punya niche blog, tapi khawatir kurang ide menulis :(

    Semoga sukses Mak, kontesnya :)

    BalasHapus
  12. Saya itu ya Mak, punya satu nulis konsisten sudah bersyukur hehehe, tp kalo byk wktu luang mgkn ya merambah ke mana-mana. Punya ternak blog mgkn hehehe

    BalasHapus
  13. iya mak kembai ke diri masing2 nyamannya gimana

    BalasHapus
  14. aku sekarang udah punya blog lain baru myr :) isisnya review fim yang aku tonton sama buku. tapi yang buku nih belum ada isinya :)

    BalasHapus
  15. Chi, keren euy, Bunda sampe sekarang belum ngerti tuh apa artinya niche.(mau googling ah!) trus tentang kontent yang gado-gado emang sekarang jadi bikin bingung. Pengen cari doku, blognya gado-gado, menurut Bunda gak ada yang bisa menarik pihak lain tuh, hehe... Jadi sekarang kudu belajar deh lebih keras dan ulet. Nice posting, Chi.

    BalasHapus
    Balasan
    1. kan ada label di setiap blog. Kalau masih gado-gado optimalkan labelnya, Bunda

      Hapus
  16. Saya juga punya blog gado-gado, di persobal blog lebih luas ulasannya. Trus juga lagi fokus membangun blog berniche berita jogja...

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, saya suka baca blognya yang tentang Jogja :)

      Hapus
  17. sy juga masih 1 blog...mau beranak pinak n fokus...lah ini saja susah diurus....sukses mak untuk niche blognya

    BalasHapus
  18. Aku juga Ci..makin kesini makin ngerasa bahwa passionku nulis blog lebih ke arah ttg keluargaku

    BalasHapus
  19. Sama mak Chi, aku juga sekarang akhirnya mikir-mikir buat bikin blog lain untuk craft. Karena memang gak bisa digabungin. Secara untuk craft, itu jg jd portofolioku juga ..

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalau memang dirasa perlu, ternak blog pun gak apa-apa, ya, Mak :)

      Hapus
  20. Awalnya aku ngeblog sampai sekarang, isinya general niche yang aku alami sehari-hari. Tapi, sampai suatu saat saya buat 1 niche isinya tentang sulap semua. Hehehe.. Semua ada waktunya untuk membuat niche khusus diblog :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. mas Aldy sekarang memang mulai identik dengan sulap :D

      Hapus
  21. wah, saya cukup sering kayaknya main ke blog coklat gosong.
    tapi baru tau itu blog ada GA nya. goodluck ya :)

    BalasHapus
  22. Seorang blogger sebaiknya memiliki lebih dari satu blog. Ini untuk jaga-jaga jika blognya ngadat. Dengam cara itu maka hobi ngeblog tak terhenti.
    saya juga memiliki lebih dari dua blog, biasanya saling membackup dengan memberikan link.
    Semoga berjaya dalam GA
    Salam hangat dari Surabaya

    BalasHapus
    Balasan
    1. kayak Pakde yang banyak ternak blog :)

      Hapus
  23. saya baru berani bikin blog buku... kepingin juga sih blog lain2, tp nanti yg blog utama isinya apa dong hehe...

    BalasHapus
    Balasan
    1. gak usah banyak-banyak kalau memang gak diperlukan, Mak

      Hapus
  24. Saya nih contoh yg bingung mau ber-niche apa hihihii...blognya gado2 nggak jelas :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. lha, kan Mbak Uniek punya juga blog berniche. Itu yang postcard :)

      Hapus
  25. Pantesan saya cari cari tulisannya engga nemu ternyata ada yang lain to? Blog yg satu dah jadi bookmark di hp saya, begitu saya baca sekilas judul artikel yg chi share di medsos medsos saya tidak langsung klik linknya melainkan langsung buka blog kekenai saya ubek ubek engga nemu ....ha...ha...ha...

    BalasHapus
  26. iya mak, yg penting adalah rutin menulis :)

    BalasHapus
  27. Kadang memang perlu sih fokus ke blog khusus, supaya fokus isinya ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. blog gado-gado pun sebetulnya bisa juga kalau mau fokus

      Hapus
  28. Masih general blogging aku bun :)

    BalasHapus
  29. Benerrr.. Semua kembali lagi pada niat yaa.. Semangat mak ngurus blog2 nyaa ;)

    BalasHapus
  30. aku kalau mikirin s niche terus2n, malah jadi ngga ngeblog2 mak, hehe
    sampai saat ini masih nyaman sama 1 blog campur2.. dan bener sih yg mak chi bilang, yg penting niat :D
    makasih share-nya mak ^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. bener, Mbak. Mendingan jangan terus-menerus mikir mau berniche atau enggak. Jalanin aja. Nanti lama-lama juga tau. Yang penting menulis

      Hapus
  31. Suka kalimatnya Mba, persis dengan yang selalu saya sampaikan di kelas saya, "jangan banyakan mikir, jalania aja dulu. Klo ada apa-apa ntar baru cari jalan keluarnya", bukan begitu mba?. Nice blog nih

    BalasHapus
  32. dari awal aku menulis blog, tujuanku udh bulat cuma menulis ttg traveling dan kuliner mba :) Kuliner aku anggab ga bisa dipisahinkan ama traveling. masa pas traveling ga makan samasekali ;p makanya waktu ada yg minta aku utk menuliskan sesuatu diluar konteks traveling ato kuliner, aku lgs tolak dgn halus. kecuali kalo suatu saat nanti aku bikin blog yg berkisah ttg hal lain, di luar traveling dan kuliner, bolehlah aku trima tawarannya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya juga kalau terlalu jauh dari apa yang biasa saya tulis, selalu menolak, Mak

      Hapus
  33. Kalau saya pengennya punya blog ber niche ria, tetapi ternyata saya belum bisa konsisten dan sesabar Mak Myra :)

    BalasHapus

Terima kasih untuk kunjungannya. Saya akan usahakan melakukan kunjungan balik. DILARANG menaruh link hidup di kolom komentar. Apabila dilakukan, akan LANGSUNG saya delete. Terima kasih :)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...