Featured Post

Universal Studio Singapore vs Imbiah Lookout

Universal Studio Singapore vs Imbiah Lookout

Selasa, 15 November 2016

Menikmati Signature Dish Negev : Gastronomy & Art

Menikmati Signature Dish Negev : Gastronomy & Art

Pagi itu (Rabu, 9 November 2016), saya mendapat WhatsApp dari mr. James de Rave mengundang media dan blogger untuk bersantap siang di Negev Gastronomy & Art. Pertama kali mengenal James adalah di salah satu kompetisi high tea untuk cafe dan resto. Setelah sekitar setahunan tidak bertemu, akhirnya ketemuan lagi. Reuniiii hehehe.

[Silakan baca: Dilmah Real High Tea Challenge Cafe & Resto]

Sesampainya di Negev Gastronomy & Art, tidak berapa lama kemudian James menyapa kami. Seperti biasa, tidak pernah terasa formal bila ngobrol dengan James. Selalu ramai dan seru, ngobrol ngalor-ngidul. Terkaget-kaget ketika mendengar ceritanya tentang Oasis Heritage Restaurant yang sudah tutup. Ngomongin pilpres, kartu nama, dan segala topik obrolan lainnya. Ramai lah pokoknya.

[Silakan baca: Menjadi Indonesia di Oasis Restaurant]

Menikmati Signature Dish Negev : Gastronomy & Art 
Soup in a Bottle, IDR70K
Healthy cream of vegetable soup. Served with cheese cigar, garlic butter crouton, avocado aioli dressing, and french mustard aioli dressing

Menikmati Signature Dish Negev : Gastronomy & Art

Saatnya makan siang. Sebuah meja panjang tertata dengan sangat cantik untuk kami para blogger dan media. Tidak berapa lama kemudian menu appetizer pun datang. Soup in a Bottle, sesuai dengan namanya cream soup ini disajikan di dalam botol. Ada 4 pilihan untuk Soup in a bottle, yaitu Creamy Broccoli, Creamy Asparagus, Creamy Sweet Corn, dan Creamy Italian Tomato.

Saya mendapatkan Creamy Asparagus. Warnanya yang putih jadi mirip susu di dalam botol. Awalnya, saya sempat ragu menyantapnya karena pernah cobain asparagus tapi gak suka. Pelan-pelan saya coba merasakan supnya. Hmmm ... ternyata enak juga sup asparagusnya. Creamnya juga berasa tapi gak berat.

Usai menyantap makanan pembuka, hadir mr. Kamila Liyanage dari The Harvest untuk santap siang bersama. Suasana pun semakin akrab. Kami semua banyak membahas tentang makanan. Masakan Indonesia hingga Srilanka. Kamila sempat berkata kalau perempuan hanya diam pada saat makan. Ya, karena pada saat itu kami semua memang hanya terdiam pada saat bersantap. Setelah itu rame lagi hahaha.

Menikmati Signature Dish Negev : Gastronomy & Art 
Kiri: Chili Seafood Rice, IDR120K
Fragrant coconut rice top with spicy medley of mussel, prawn, squid, dory, salmon, and baby tomato. Mouthwatering tomato sambal in the side 

Kanan: Chipotle Roast Chicken with Mexican Rice, IDR135K
Baby chicken gently glazed with aromatic herbs and spices. Then slowly roasted served with traditional Mexican rice, pickles, fried chili, and prawn crackers

Menikmati Signature Dish Negev : Gastronomy & Art

Untuk main course, masing-masing mendapatkan 2 menu yang disajikan dalam 1 piring. Kalau sahabat Jalan-Jalan KeNai mencicipi main course ini tentu saja tidak dihidangkan 2 menu dalam 1 piring. Main course yang disajikan yaitu Chipotle Roast Chicken with Mexican Rice dan Chili Seafood Rice.

Untuk Chili Seafood Rice, nasinya seperti nasi uduk hanya saja lauk pauknya seafood. Dikasih sambal juga yang rasanya pedas. Tapi, kalau saya lebih suka Chipotle Roast Chicken with Mexican Rice. Rasa nasinya lebih enak begitu juga dengan ayamnya. Bumbunya lebih terasa komplit aja di lidah. Manis, pedas, dan gurih, semuanya bisa menyatu dengan baik.

Menikmati Signature Dish Negev : Gastronomy & Art 
Kiri: Art of Patron Tequila Cake, IDR70K
Moist white lava cake enhanched with patron XO Cafe Incendio. An incredible blend of silver tequila with criollo chocolate and mexican arbol chile. Served hot & fresh from the oven. Decorated with mini meringue

Kanan: Art of Expression, IDR60K
Indulge yourself in a creative combination of vanilla ice cream, chocolate flexi, marshmallow, mini macaron,chocolate fudge ball, fresh fruit, Oreo crumble, red velvet crumble, almond crumble, caramel snap, pine nuts, and almonds

Menikmati Signature Dish Negev : Gastronomy & Art 
Bagian dalam Art of Patron Tequila Cake

Untuk dessert, Negev memiliki 3 signature dessert yaitu Art of Patron Tequila Cake, Art of Expression, dan Pisang Goreng. Art of Patron Tequila Cake, kuenya terlihat moist. Saya hanya menghabiskan meringue saja. Sedangkan, untuk Art of Expression, saya habiskan semua. Enak lho ini. Tapi memang sebaiknya dimakan berbarengan. Tadinya kan saya coba mencicipi chocolate fudge ball lebih dulu dan rasanya lumayan pekat coklatnya. Makanya harus dibarengin dengan item lainnya. Jadinya terasa lezat.

Seluruh menu yang kami santap hari itu adalah Signature Dish dari Negev Gastronomy & Art. Setiap saat selalu ada signature dish. Asik ya, jadi gak akan bosan karena ada menu baru terus. Dan, semua signature dish yang disajikan hari itu di desain oleh Chef Dody Jie. Selain signature dish, Negev juga menyediakan signature cocktails

Menikmati Signature Dish Negev : Gastronomy & Art 
Lukisan yang dipajang itu juga bisa Sahabat Jalan-Jalan KeNai beli :) 

Menikmati Signature Dish Negev : Gastronomy & Art

Menikmati Signature Dish Negev : Gastronomy & Art

Menikmati Signature Dish Negev : Gastronomy & Art

Menikmati Signature Dish Negev : Gastronomy & Art

Untuk tempatnya terasa cozy. Jangan terburu-buru deh ya kalau makan di sini. Karena di sini tempatnya nyaman untuk ngobrol dengan pasangan, teman, bahkan rekan bisnis. Mata Sahabat Jalan-Jalan KeNai juga akan dimanjakan dengan banyak benda seni di sekitarnya. Ada juga deretan buku yang bisa Sahabat Jalan-Jalan KeNai. Iya, bukunya gak hanya untuk dipajang. James menyarankan untuk datang ke Negev pada malam hari karena lightingnya bakal kece.  Bikin penasaran aja, nih. Malam hari juga ada live music. Sahabat Jalan-Jalan KeNai penggemar music jazz? Ngefans dengan Kgomotso? Wajib datang ke Negev, lah. Kalau ingin merayakan hari spesial bersama pasangan juga pas di Negev. Coba deh ngobrol juga ma mr. James tentang persiapan hari spesial. Bakalan cakep dan spesial, deh.

Menikmati Signature Dish Negev : Gastronomy & Art

Santap siang di hari itu ditutup dengan secangkir teh hangat. Saya pun pamit lebih dahulu karena harus menjemput Nai di sekolah. Terima kasih banyak untuk undangan makan siangnya, James. Semoga suatu saat saya bisa kembali ke Negev lagi *bujukin suami supaya mau makan malam romantis di sana 😀

Menikmati Signature Dish Negev : Gastronomy & Art 
Makan siang dengan suasana yang sangat akrab. Kami yang hadir siang itu yaitu James Edward de Rave - Corporate Brand & Business Development Manager Negev Gastronomy & Art, Kamila Liyanage - Chief Marketing Officer The Harvest, Blogger (saya, Yulia, dan Dita), serta media *Maaf untuk yang media saya lupa siapa aja namanya, cuma inget ada Silvita dari Kompas.com. Media lain yang hadir saat itu yang saya tau adalah dari Femina*
 Photo milik James de Rave

Negev : Gastronomy & Art

Wisma Mulia City Plaza Building
Jalan Gatot Subroto No. 42
Jakarta Selatan

www.negevgastro.com

(021) 52971333

Open hours: 11.00 am - 11.00 pm

21 komentar:

  1. makanannya menarik banget.. restorannya juga cakep ya...

    BalasHapus
  2. Gastronomy itu bikin makanan pake science dan art gitu tapi efeknya porsinya jadi minimalis ya mbak :D

    BalasHapus
  3. Gatronomy art gini bikin kantong saya langsung bolong dan sulit ditambal lagi. Hahahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. ya, jangan sering-sering lah, Mbak. Sesekali aja hehehe

      Hapus
  4. sup dalam botol kalau di resto unik dan bagus ya...bikabitaeun coba bikin di rumah pasti dibilang aneh dan gau mau makan heuheu

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalau di rumah, langsung ditaro di mangkok aja :D

      Hapus
  5. Bentuk sajian nya lucu2 yaaa tapi porsi nya kurang manja #AkuLapar

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalau lapar, lanjut ke tempat lain hihihi

      Hapus
  6. waaah romantis banget restonya! interiornya bagussss..
    terus makanannya juga cara garnishnya cakeppp bangeeeet! >.<
    pengen coba ah kesitu....

    BalasHapus
  7. Ruangannya cantik dan romantis
    Tapi makanannya seperti bukan sesuai dengan perut saya, tak bikin kenyang. #perut ndeso

    BalasHapus
  8. Hidangannya mewah & menggiurkan...

    BalasHapus
  9. emm emmm makanannya porsi kecil2 bikin kita penasaran dan gak kehilangan enaknya

    BalasHapus
  10. Iyaa... bentuknya lucu... Ini kalo makan butuh berapa porsi ya biar kenyang?

    BalasHapus
  11. Wooow, membaca art, pasti terlintas banyak hasil seni yang akan menghiasi tatanan meja, menu sampai hiasan dindingnya. Aku kepingin coba nasi seafoodnya,

    BalasHapus
  12. Aku paling suka kalau ikutan gastronomy experience! Makanannya cute2 hahaha dan pengalaman makannya beda sama makan biasa. Pernah nyobain 1 set makanan dengan 10 varian yg kecil-kecil, lucu2 bangeeet hihihihi. Jadi pengen nyobain juga disini :D

    BalasHapus
  13. Wah... nyam nyam sekali menunya... pingin icip-icip. Dan sebelum ke situ harus sudah makan dulu dari rumah hehehe...

    BalasHapus
  14. Wah...tempatnya asik banget, nyaman. Kalo aku dateng ke situ trus duduk di sofanya, bisa-bisa ketiduran sangking nyamannya. Hahahha :D Tequila kayak nama minuman beralkohol. Itu maksudnya dimasak pake tequila yak? Kan ada beberapa makanan yang dimasak dengan campuran wine, whiskey, tequila sebagai penguat rasa katanya. Waktu itu pernah ngobrol ama chef hotel. katanya sih gitu..

    BalasHapus
  15. Wuih tempatnya cakep pisan.
    Makanannya oke banget.

    BalasHapus
  16. Keren, ya? Harganya juga keren kayanya :'D

    BalasHapus

Terima kasih untuk kunjungannya. Saya akan usahakan melakukan kunjungan balik. DILARANG menaruh link hidup di kolom komentar. Apabila dilakukan, akan LANGSUNG saya delete. Terima kasih :)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...