Featured Post

Piknik Asik di RRREC Fest In The Valley 2016

  Salah satu acara di RRREC Fest In The Valley 2016 adalah pertunjukkan musik. Tidak ada kelas 1, VIP, dan lainnya ketika menonton musik...

Minggu, 17 September 2017

Tergoda Kelezatan Tomyam Kelapa

Tergoda Kelezatan Tomyam Kelapa  

Kalau gak salah ingat, pertama kali saya tau tentang Tomyam Kelapa adalah saat salah satu komunitas Blogger, yaitu Warung Blogger mengadakan kopdar di sana. Mas Baha, pemilik Tomyam Kelapa (House of Tomyam) juga merupakan salah seorang admin dari komunitas tersebut. Saya gak ikut acaranya. Lupa karena apa karena sudah cukup lama. Tapi yang pasti, saya tertarik ingin mencoba Tomyam Kelapa.

Saya ini penggemar Tomyam. Kalau lagi makan di salah satu restoran dan menawaran menu Tomyam, biasanya saya pilih. Beberapa kali juga bikin sendiri. Alhamdulillah sekeluarga juga suka Tomyam buatan saya *muji masakan sendiri 😂

Makanya saya pengen cobain Tomyam Kelapa. Dan yang bikin saya tertarik banget tuh karena disajikan di dalam batok kelapa. Dengan daging kepala dan menggunakan air kelapa juga. Saya belum pernah mencicipi tomyam seperti itu. Makanya penasaran.

Tapi ya gitu, deh. Beberapa kali rencana mau ke sana gagal. Saya coba order pakai Go Food, eh di luar jangkauan. Kejauhan jaraknya kalau dikirim ke rumah hehehe. Sampai kemudian, saya dapat kabar kalau tante yang tinggal di daerah Serpong sudah beberapa hari sakit.

Khawatir dengan keadaan tante, saya sekeluarga pun berniat menjenguk. Trus saya pikir, sekalian aja mampir dulu ke House of Tomyam sebelum ke rumah tante. Mumpung lokasinya gak terlalu jauh.

Tergoda Kelezatan Tomyam Kelapa

Suami: "Siang-siang gini makan Tomyam? Emang enak?"
Saya: "Ya abis kapan lagi ke sana. Bunda penasaran banget sama rasa tomyam kelapa. Ayolah mumpung kita mau ke daerah sana juga. Sekalian aja."

Siang itu memang sangat terik. Emang sih enaknya makan es teler kalau udara lagi cuaca lagi panas 😁 Di House of Tomyam tersedia juga menu lainnya. Suami sempat melirik menu lain tapi akhirnya kami semua pesan tomyam meskipun tidak semuanya menggunakan batok kelapa.

Tergoda Kelezatan Tomyam Kelapa  
Es teh leci di hari yang terik gini rasanya langsung nyesss

Di sini memang gak semua tomyam disajikan dalam batok kelapa. Ada juga yang di mangkok. Isiannya pun bervariasi. Bisa pilih seafood, daging, ayam, atau bakso. Gimana permintaan aja. Kalau saya sih yang namanya tomyam paling suka kalau isiannya seafood.

Tomyam panas pun segera disajikan. Sangat menggugah selera. Rasanya seperti tomyam pada umumnya, yaitu asam dan pedas. Tapi tidak terlalu asam juga, sih. Dan ada rasa manisnya. Ya  air kelapa kan memang rasanya manis. Uniknya lagi ada daging kelapa muda yang ternyata enak juga kalau disantap dengan kuah tomyam *Selama ini kan saya menyantap daging kelapa muda bila dijadikan minuman atau dessert.

Tergoda Kelezatan Tomyam Kelapa

Segar juga, siang-siang makan tomyam. Kalau suatu saat saya order lagi paling cuma pesan jangan pakai daun ketumbar. Sama halnya seperti seledri, saya gak suka daun ketumbar. Tapi kalau biji ketumbar sih suka dan sering saya pakai untuk beragam masakan. Selebihnya sih untuk rasa tomyam-nya udah cocok, lah. Tinggal berharap aja semoga ada House of Tomyam dekat rumah. Jadi kalau mau order gak kejauhan hehehe.

Tomyam Kelapa (House of Tomyam)



32 komentar:

  1. Whaaaaa....
    Tomyamnya bener2 menggoda.
    Jadi pengen nih, Chi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Cobain ke sana, Mbak. Nikat deh siang-siang menyantap Tomyam :)

      Hapus
  2. kyknya tomyam kelapanya enak banget tuh..
    isinya juga rame, pasti seger dan lazisss :-)

    BalasHapus
  3. Penasaran sama tomyam. Saya baru tahu dari tulisan ini. Hehehe
    Kepo banget, itu makanan apa es ya. Hehehehe
    Kok tampilannya kayak ada udang+udangnya trs ada saus tiramnya. Hikshikshiks

    BalasHapus
  4. Postingan yang bikin ngences! Dari dulu penasaran banget kayak apa rasanya. Segernya itu loh, udah gitu pasti harumnya menggugah selera karena berpadu sama aroma kelapa. Aku penggemar berat tom yum soalnya, Mba ;).

    BalasHapus
    Balasan
    1. Itulah kenapa saya juga suka tomyam. Selain lezat, harumnya menggugah selera makan :)

      Hapus
  5. Wadduh, penampakan kuahnya kok menjanjikan begituuuu?
    #lap_iler

    BalasHapus
  6. Trus trus.. Kelapanya itu untuk hiasan aja atau dimakan bareng tomyam?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yang pasti sih batoknya gak dimakan ya, Mbak. Kalau daging dan airnya jelas disantap. Kan, udah saya tulis juga di postingan ini :D

      Hapus
  7. masih penasaran dan belum kesampaian mencobanya

    BalasHapus
  8. Aku termasuk yang penasaran sama tomyam yang disajikan di batok kelapa

    BalasHapus
  9. Baru liat tampilannya aja udah bikin ngiler gini, ya. Jadi pengeeen...

    BalasHapus
  10. baru lihat, menarik ini. moga2 ntar ada yang buka juga menu sejenis di daerah jakpus atau bandar lampung.

    atau pas tugas ke daerah bintaro lagi
    :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semoga ownernya baca artikel ini ya. Trus buka cabang di manapun. Aamiin :)

      Hapus
  11. Aku juga suka banget tom yam mba...udah belajar buat sendiri masih kacau rasanya 😂😂😂 bikin penadaran ya makan tomyam pake batok kelapa

    BalasHapus
    Balasan
    1. Coba terus sampai berhasil, Mbak hehehe

      Hapus
  12. Biasa bikin tom yam pake bumbu jadi hihihi..lha ini pake air kelapa plus dangingnya dan batok untuk tempatnya...Wah, unik!

    BalasHapus
  13. waahaa di Bondowoso adanya Bakso dalam Kelapa muda seperti ini mbak, tapi susah makannya hi hi hi.. aku juga penggemar tomyam, rasanya asem-asem seger.. tapi harus ke Surabaya untuk bisa menikmati kuliner Thailand ini ..hiks

    BalasHapus
  14. wah jadi penasaran banget mbak...makanan langka nih. dari namanya saja udah aneh,,,hehe

    BalasHapus
  15. Pernah juga saya liat Mbak Shinta Ries ulas ttg tomyam ini, Mbak. Emang enak yah ternyata :)

    BalasHapus
  16. waa aku suka tomyam! Seger banget dan unik disajikan di dalam kelapa

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya gak pernah bosen makan tomyam :)

      Hapus

Terima kasih untuk kunjungannya. Saya akan usahakan melakukan kunjungan balik. DILARANG menaruh link hidup di kolom komentar. Apabila dilakukan, akan LANGSUNG saya delete. Terima kasih :)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...