Featured Post

Piknik Lagi di RRREC Fest In The Valley 2017 - Hari Pertama

  Piknik Lagi di RRREC Fest In The Valley 2017 - Hari Pertama

Minggu, 08 Oktober 2017

Universal Studio Singapore vs Imbiah Lookout

Universal Studio Singapore vs Imbiah Lookout

Selesai makan di Bagus Food Court, kami berjalan kaki menuju VivoCity yang memang connecting dengan HarbourFront. Etapi tapi sebetulnya HarbourFront sama VivoCity sebetulnya satu mall gak, sih? Saya beneran gak tau 😁 Ada yang bilang itu 2 mall berbeda tapi saling connecting. Tapi ada juga yang bilang sama aja. Entahlah, pokoknya emang beneran connecting. Dari food court kami tinggal naik ke lantai atas menggunakan eskalator trus jalan kaki sedikit sampai ketemu area outdoor yang lumayan luas.

[Silakan baca: Mencari Kuliner Halal di Singapore? Ke Bagus Food Court Aja]

Universal Studio Singapore vs Imbiah Lookout
Mungkin ini rasanya seperti main banjir-banjiran 😂

Pastinya saya merasa VivoCity ini mall yang ramah anak. Dari depan mall aja udah ada  tempat bermain air. Saat keluar dari mall, saya melihat beberapa keluarga sedang mengajak anak-anaknya bermain air di sana. Di lantai atas juga tempat bermain air. Tapi saat kami ke sana hanya ada segelintir anak yang sedang bermain. Mungkin karena saat itu sedang hujan, jadi gak banyak anak yang bermain. Di area outdoor tersebut juga terlihat pemandangan pelabuhan Singapore yang cakep. Katanya sih kalau cuma main air aja sih gratis. Lumayan kan tuh nyenengin anak dengan biaya yang murah meriah.
Tip 1: Di VivoCity ada beberapa tempat bermain anak yang seru dan menyenangkan. Sebaiknya kalau memang mau ajak anak-anak ke sini, bawa baju ganti. Apalagi kalau sampai main air.
VivoCity juga menjadi tempat bagi Sahabat KeNai yang ingin ke atau dari Batam menggunakan kapal. Di sini juga menjadi akses bagi Sahabat KeNai yang ingin ke pulau Sentosa menggunakan monorail. Sekarang ke Sentosa mah enak karena ada beberapa pilihan. Bahkan jalan kaki pun bisa. Dulu pilihannya cuma naik kapal *eyaaampuuunn berarti saya udah lama banget baru ke Singapore lagi, ya 😂

Universal Studio Singapore vs Imbiah Lookout

Sepertinya kami nyaris gagal jalan-jalan ke Sentosa. Kata Adhi ticketing kiosk di sana mengalami kerusakan. Kalau saya gak salah dengar, mesin itu untuk cetak e-ticketnya. Beberapa wisatawan lain pun terlihat kebingungan seperti kami karena tidak ada satupun info yang tertulis selain pemberitahuan kalau mesinnya rusak. Mau tuker di loket, antreannya luar biasa panjang. Kapan kami bisa dapat giliran kalau sepanjang itu antreannya?
Tip 2: Untuk menghindari antrean yang (mungkin) bisa sangat panjang memang ada baiknya beli tiket dulu sebelum ke sana secara online.
Adhi pun pergi untuk mencari informasi. Setelah agak lama, dia pun datang dan mengatakan kalau kami semua bisa masuk ke Sentosa naik monorail menggunakan kartu NETS FlashPay. Nanti urusan tiket ke USS bisa diberesin di sana katanya.

Universal Studio Singapore vs Imbiah Lookout

Mamah sempat gak bisa masuk karena kartu NETS FlashPay nya dianggap kurang saldo. Untung aja bisa pakai salah satu kartu kami sehingga mamah bisa ikutan. Kalau enggak, 'bye Mamah, kami jalan-jalan dulu, ya!' *Trus dikeplak 😂
Tip 3: Pastikan saldo di kartu cukup agar bisa naik monorail menuju Sentosa. Sempat bertanya, katanya di dekat sana gak ada tempat buat top up.
Universal Studio Singapore vs Imbiah Lookout
View pelabuhan dari monorail yang membawa kami menuju Sentosa

Kok bisa saldo mamah kurang sementara yang lain enggak? Padahal kan semua dapat kartu dengan jumlah saldo yang sama. Setelah diingat-ingat lagi, kayaknya penyebabnya pada saat turun dari bis, mamah nge-tap kartunya 2x. Sempet ditanya juga sama papah kenapa sampai 2x ditap. Alasan mamah karena gak yakin yang pertama udah ditap. Jadi kayaknya gara-gara itu mamah kena charge double.

Universal Studio Singapore (USS)

Universal Studio Singapore vs Imbiah Lookout
Akhirnya sampai Sentosa

Hujan masih saja terus turun. Gak deras, tapi bisa bikin basah kuyup juga kalau gak pakai jas hujan atau payung. Untung di pulau Sentosa jalur jalannya ditutupi kanopi yang lumayan besar. Kami gak khawatir akan kebasahan meskipun berjalan berkeliling.

Universal Studio Singapore vs Imbiah Lookout

Sebelum ke USS, kami menyempatkan untuk berfoto di depan globe raksasa USS. Ini semacam kewajiban kalau main ke Sentosa gak, sih? Pokoknya mau ke USS atau enggak, foto di depan globe-nya wajib 😜

Banyak wisatawan yang berfoto di sana sehingga harus sabar bergantian. Saat kami sedang welfie, tau-tau ada crew USS yang dengan ramahnya menawarkan bantuan untuk fotoin kami. Alhamdulillah 😊

Universal Studio Singapore vs Imbiah Lookout

Setelah berfoto, kami semua kecuali saya dan suami, masuk ke USS. Tentang e-ticket yang belum ditukar, katanya tinggal tunjukin aja ke petugas di pintu masuk. Prosesnya pun cepat karena tidak terjadi antrean panjang.

Saya: "Emang puas main di USS dengan waktu terbatas, Dhi?"
Adhi: "Puas, lah. Lagian Adhi sebetulnya ke USS utamanya pengen lihat parade."
Saya: "Parade apaan?"
Adhi: "Ya parade gitu. Bagus deh pokoknya. Anak-anak pasti bakal seneng karena memang bagus paradenya. Nah paradenya ini cuma ada di weekend."

Itu obrolan beberapa hari sebelum kami ke Singapore. Kalau buat saya sih ke USS buat nonton parade doang bakal berasa mahalnya *emak-emak emang ngirit 😂* Tetapi adik saya ini bener-bener pengen nyenengin para keponakannya di USS meskipun cuma lihat parade. Ya udah lah terserah dia aja. Kan dia juga yang bayarin *penting 😆*

Universal Studio Singapore vs Imbiah Lookout

Saya gak bisa cerita banyak gimana keseruan di USS karena gak ikutan masuk. Cuma denger cerita aja yang katanya mamah dan papah cuma menunggu selama di sana. Gak main wahana apapun.

Begitu masuk USS, Fabian mengantuk. Dia cuma sekali aja masuk wahana setelah itu tidur. Sehingga mamah dan papah cuma nungguin cucunya yang nyenyak tidur. Baru bangun menjelang keluar dari USS hehehehe.

Hanya Adhi, Femy, Keke, dan Nai yang main beberapa wahana di sana. Gak banyak sih kayaknya hanya sekitar 4 atau 5 wahana yang mereka ikuti. Buat Keke dan Nai yang paling seru tuh wahana Transformer. Untuk parade mereka gak jadi nonton. Gak tau kenapa, hari itu gak ada parade.

Di USS juga sempat belanja. Seperti biasa, Keke dan Nai selalu menolak kalau ditawarin beli apapun. Yang kayak gini selalu bikin kakek dan neneknya gregetan. Abis Keke dan Nai selalu menolak kalau ditawarin beli ini itu.

Kalau untuk Keke dan Nai mending langsung dibeliin aja. Mereka biasanya cuma minta ini itu sama orang tuanya aja. Kalau ditawarin ma yang lain meskipun itu kakek neneknya, seringnya ditolak ma mereka. 😃

Imbiah Lookout


Universal Studio Singapore vs Imbiah Lookout

Setelah seluruh keluarga masuk ke USS, saya dan suami ngopi sejenak di Sevel *Duh! Jadi inget lagi kalau Sevel di Indonesia udah gak ada. Kan saya kangen sama Slurpee dan Big Bite-nya 😢* Setelah itu, kami berdua jalan gak tentu arah yang penting berdua *cieeee 😘

Sempat istirahat lagi buat makan gelato di Stick House. Ada berbagai rasa buah untuk gelato nya. Trus kita bisa pilih mau dikasih coklat dan toping atau polos aja. Suami pilih gelato mangga polos aja. Sedangkan saya memilih gelato 2 rasa (strawberry dan mangga) yang dicelup coklat dan dikasih butiran permen. Tapi akhirnya menyesal dengan gelato yang saya pilih.

Universal Studio Singapore vs Imbiah Lookout
Demi Instagramable, ternyataaa ...

Strawberry dan coklat masih menyatu di mulut. Tetapi mangga dan coklat ternyata gak asik perpaduannya. Butiran permennya terlalu manis. Akhirnya saya gak menghabiskan gelatonya karena gak kuat sama rasa manisnya. Yah begini deh kalau memilih es dengan alasan instagramable. Padahal enakan polosan kayak pilihan suami. Rasanya gelato pilihan suami lebih segar. 😋

Universal Studio Singapore vs Imbiah Lookout

Setelah berjalan kaki, kami sampai di daerah Imbiah Lookout. Melihat papan peta yang di sana, kami tertarik pengen ke Siloso Beach. Sempat nge-googling sebentar kayaknya asik juga. Kami pun mulai mengikuti papan petunjuk jalan menuju pantai.

Universal Studio Singapore vs Imbiah Lookout
Sepi kan jalannya? 

Tapi kok sepi banget jalannya, ya? Cuma ada kami berdua dan suasananya kayak trekking di hutan gitu. Walaupun seperti jalan di hutan tapi tracknya termasuk ramah. Gak ada jalan menanjak atau lewat jalan tanah yang bikin becek dan kotor sepatu.
Tips 4: Bawa air minum yang cukup. Gak ada yang jual makanan dan minuman di area ini. Bawa juga payung atau jas hujan untuk berjaga-jaga.
Nah ke jalur ke Siloso ini agak lebih gelap trus di tengah jalan gak ada petunjuk jalan lagi. Kalau nyasar gimana? Saya sih gak terlalu khawatir selama bersama suami. Tapi seberapa jauh sampai pantainya. Kalau lihat peta sih kayak yang dekat tapi kenyataannya gak tau. Mana waktu kami di Sentosa kan gak banyak.

Universal Studio Singapore vs Imbiah Lookout
Di Imbiah Lookout, pohonnya asli tapi kalau binatang hanya berupa replika seperti ini.

Universal Studio Singapore vs Imbiah Lookout
Banyak papan informasi tentang flora dan fauna di sini

Universal Studio Singapore vs Imbiah Lookout

Gak mau cari perkara, kami memilih jalur lain saja. Masih tetap sepi karena hanya kami berdua yang ada di sana tapi agak terang dan banyak petunjuk jalan. Tempat yang kami datangi tuh sebetulnya hutan buatan tapi saya kagum karena rasanya seperti berada di hutan beneran. Sepanjang jalan banyak terdapat informasi di tentang aneka ragam flora dan fauna yang ada di sana. Bagus buat ajak anak-anak mengenal beraneka flora dan fauna di hutan.

Universal Studio Singapore vs Imbiah Lookout

Universal Studio Singapore vs Imbiah Lookout
Saya penasaran pengen jalan menyusuri jembatan ini. Tapi (lagi-lagi) karena waktu yang terbatas, memilih untuk balik ke USS

Setelah berjalan kami cukup lama, kami sampai di Megazip adventure park. Beberapa crew di sana langsung menyapa kami dengan ramah. Pengen banget sih coba bermain tapi waktunya sempit. Kami hanya melihat-lihat saja dan memilih untuk jalan balik ke USS. Ada beberapa paket yang ditawarkan untuk bermain di sini. Smeoga suatu saat saya bisa mencobanya.

Di Megazip banyak pohon kapuk yang lagi matang buahnya. Trus pada keluar gitu kapuknya. Banyak juga kapuk yang jatuh ke  jalan. Jadi inget zaman dulu pakai kasur, bantal, dan guling dari kapuk hehehe.

Untuk menuju Megazip gak harus trekking dulu seperti kami, kok. Ada jalan lain (beraspal) yang gak jauh dari jalan besar. Kami juga baru tau setelah sampai di sana. Tapi memang seru aja kalau trekking dulu. 

Candylicious

Setelah ngumpul lagi, Keke dan Nai pengen belanja dulu di Candylicious. Kami berempat (saya, Keke, Nai, dan Fabian) pun belanja sedangkan yang lain menunggu di depan USS. Suasana di Candylicious ramai banget. Kami sempat heboh karena Fabian mendadak hilang. Saya panik banget karena belum pernah mengalami kejadian anak hilang.

Universal Studio Singapore vs Imbiah Lookout
Sahabat baik Naima, Kinder Joy 😂

Setelah mencari di Candylicious gak ketemu, dengan perasaan takut saya menelpon orang tua. Gimana gak takut, kan serem aja kalau sampai beneran ilang. Naudzubillah.

Ternyata tanpa kami sadari, Fabian berlarian di Candylicious. Saya yang terbiasa dengan Keke dan Nai yang tertib sejak kecil, gak  sadar kalau Fabian berlarian ke sana-sini. Begitu melihat kami gak ada, dia balik sendiri ke tempat kakek dan neneknya menunggu *hufff lega!* Tapi jadinya waktunya lebih lama dihabiskan untuk mencari Fabian daripada belanja 😓

Saya masih belum puas jalan-jalan ke Imbiah Lookout. Begitupun anak-anak belum puas main di USS. Sempat ada obrolan pengen suatu saat balik lagi ke pulau Sentosa. Bila hanya ada waktu sehari penuh, anak-anak pengennya puas-puasin di USS. Sedangkan saya pengen seharian di Imbiah Lookout kalau perlu ke Siloso yang masih jadi misteri buat saya hehehe. Tapi kalau beda pendapat gini gimana mengaturnya, ya? *tunggu anak-anak gedean dulu biar bisa main sendiri 😂

Note: Di Sentosa gak hanya USS dan Imbiah Lookout. Banyak yang bisa dinikmati di sana. Mau gratis atau berbayar, semua banyak pilihannya. Pastinya kalau mau semuanya, sehari mungkin gak akan cukup menikmati Sentosa

41 komentar:

  1. This must have been an awesome experience! Loved your pictures, Myra!

    BalasHapus
  2. selalu lengkap infonya :D Singapore memang nggak pernah ngebosenin ya mba

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, pengen banget bisa ke sana lagi :)

      Hapus
  3. wah Universal Studio Singapore asli bikin ngiler mb wkwkwk...kapan yah giliran sayah hahaha

    BalasHapus
  4. Harus di save nih kalau nanti mau ke Singapore :)

    BalasHapus
  5. Wah iya kalo ke uss cuma buat nonton parade ya sayang banget ya... Mendingan main rides nya...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mungkin pertimbangannya karena bawa orang tua juga. Kayaknya gak mungkin diajak main rides

      Hapus
  6. Hiiii..kirain itu binatangnya beneran. Hahaha. 2 kali ke Singapur belum pernah ke USS ... Wkwkwkwk, ndeso banget sayah. Tadinya saya pikir ah sayang amat kalau cuma maksain biar foto di bola dunia, kalau mau ke sini harus seharian full baru berasa kali yak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Binatangnya bohongan semua hehehe. Kalau mau menikmati seluruh area di Sentosa, kayaknya seharian juga masih kurang :D

      Hapus
  7. Asyik neh mba. Semoga bisa ke Singapore juga ama anak neh

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, udah gitu di sini ramah pedestrian. Jadi bawa anak-anak pun nyaman banget :)

      Hapus
  8. Wah baru tau kalau ada kartu Nets Flash pay. Dua kali nyebrang ke Sentosa gak pakai kartu itu. Kartunya lucu ya gambarnya..hihi..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya. Rasanya pengen dibawa pulang aja hihihi

      Hapus
  9. 3 kali ke Sentosa tapi gk pernah masuk USS, aku gk kejangkau toketnya buat aku. Haha. Miris

    BalasHapus
  10. Kalo uss aku jg ga begitu seneng sbnrnya krn wahana extremenya ga banyak mba :D. Eh jalan ke siloso nya kok lwt hutan gitu yaa.. Prasaan pas aku k siloso beach, naiknya semacam trem, trs sampe deh di pantai.aku malah baru tau ada hutan buatan gitu..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mungkin memang banyak jalan, Mbak. Kayak ke Sentosa aja kan sekarang bisa lewat berbagai jalan. Di Megazip juga gitu. Saya lewat trailnya. Padahal di dekat Megazip ada jalan beraspal :)

      Hapus
  11. USS itu tiketnya memang cukup mahal tapi kalau niatnya mau seharian naik banyak wahanya ya harga segitu udah puas banget sih mbak. Wahannya banyak dan keren-keren. Kalau paradenya aku juga belum pernah lihat, tapi disana setiap berapa waktu tertentu suka ada tokoh disney yang keluar untuk foto bareng pengunjung, fotonyna antri ada petugas yang fotoin.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya kalau main seharian mungkin bakal puas :)

      Hapus
  12. Seru ih ternyata Singapore, saya belum sempat explore sentosanya mbak, perasaan semua sisi keren semua

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sentosa memang menarik banget buat diexplore :)

      Hapus
  13. Setahu saya Harbourfront dan Vivo City itu 2 tempat berbeda namun saling terhubung, mbak :D

    Wah seru jalan-jalan di Imbiah. Btw yang namanya Imbiah Lookout itu menara yang bisa dinaiki, mbak. Di mana pengunjung bisa melihat (lookout) Sentosa dari ketinggian. Kalo yang mbak jalani itu Imbiah aja atau Imbiah Trail. Salam kenal ya, mbak :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Salam kenal kembali. Terima kasih banyak sudah berkunjung :)

      Setiap tulisan yang saya buat di sini sebetulnya tidak hanya mengandalkan ingatan semata. Sadar diri lah kalau cuma ngandelin ingatan suka gampang lupa. Makanya saya suka lihat semua foto dna mengumpulkan informasi dari berbagai sumber. Kalau untuk tulisan ini, saya lihat kembali foto pribadi, membaca peta yang saya kumpulkan, dan melalui internet.

      Setau saya Imbiah Lookout adalah nama salah satu area di Sentosa. Di mana di Sentosa terbagi dalam 4 area besar. Masing-masing area terbagi ke dalam beberapa wahana.

      Kalau USS ada di area Resort World Sentosa. Sedangkan Sentosa Walking Trail (Imbiah Trail) ada di wilayah Imbiah Lookout. Salah satu penandanya adalah seperti foto yang ada di artikel ini. Dan di dekat tulisan Imbiah Lookout tidak ada menara. Harus jalan kaki lagi sekian meter baru ada menara. Dan menara memang salah satu wahana yang ada di Imbiah Lookout. Tetapi setahu saya namanya Tiger Sky Tower. Memang iya menaranya sangat tinggi.

      Tapi kalau ternyata saya keliru menjelaskan, mungkin harus balik ke sana lagi :)

      Hapus
  14. seruuu bangettt.., jadi pengen ngajak anak2 ke sana juga deh...

    BalasHapus
  15. Aku mau komennnnn.

    Pertama.
    Aku mau bilang sama kakek nenek : "BELIIN AKU AJAAAAA KEK, NEK, aku mauuuuuuuuu boneka Sherknyaaa sama Cats in a Bootsnyaaaa sama gelas - gelas yang unyuk2 mau mau mau" hahahhahaha.

    Kedua.
    Itu papa dan mama sengaja banget mau pergi berduaaaaaaannn yaaaa hahahahhahahahaha.

    BalasHapus
  16. Baca ini jadi pengen ke Singapura, dulu dah mau otw, tapi gagal brangkat, karena ada suatu hal.. Jadi gak jadi..

    Itu di imbiah binatangnya gak asli tapi memang ada di pohon itu, Teh?
    Ko sekilas kayak editan ya..hehe

    BalasHapus
  17. Asyik banget jalan-jalannya. :D Es krimnya kelihatan enak banget lho itu, Mbak.

    BalasHapus
  18. kayaknya yang bingung mamanya aja ya, kalau nai sih kayaknya betah di candylicious, nggak berasa kalau dicariin :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yang hilang kan bukan Nai tapi sepupunya, Fabian. Ya bingung lah karena anaknya suka lari-larian. Kalau sampe ilang kan ngeri juga mana di negara orang :D

      Hapus
  19. Aku ga kr universal studio mak kemaren jadi. Kapan2 ke Singapore harus kesana ah

    BalasHapus
  20. Asik banget mbak jalan-jalan ke Singapura nya...
    Itu yg di Imbiah Lookout memang cuma ada binatang replikanya ya mbak? Kenapa demikan ya mbak, bikin saya penasaran.

    Salam,

    BalasHapus
  21. Saya tadi membayangkan, itu pasti manis sekali, dan ternyata bener, hehe... saya juga tidak begitu suka sama-sama yang manis banget, ya agak manis gitu aja..

    BalasHapus
  22. benar nih sepertinya harus balik lagi ke singapore, soalnya belum sampai explore sentosa islandnya,monorailnya pun belum dicoba

    BalasHapus
  23. Waktu aku ke USS kayaknya wahana yang transformer belum ada deh.. eyaampuunn itu udah jaman kapan wkwkwk...

    BalasHapus
  24. USS, maybe someday.. :(
    Kalo dibandingin di Indonesia, wahana2 disana keunggulannya apa, Mbak?

    BalasHapus

Terima kasih untuk kunjungannya. Saya akan usahakan melakukan kunjungan balik. DILARANG menaruh link hidup di kolom komentar. Apabila dilakukan, akan LANGSUNG saya delete. Terima kasih :)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...