Ke Bandara Internasional Soekarno Hatta Naik TransJakarta Cuma Rp3.500,00!

 
Bus TransJakarta di jalur 6 Halte Terminal Blok M

Berapa biasanya ongkos transportasi kalau mau ke Bandara International Soekarno Hatta?

Kalau nak taxi online biasanya sekitar Rp200 ribuan hingga lebih dari Rp400 ribu (tergantung naiknya saat jam seibuk atau enggak). Ada berbagai macam moda transportasi menuju bandara. Tapi, kami paling sering naik taxi karena paling murah dan nyaman.

Masalahnya, kami seringkali jalan sekeluarga. Jadi misalnya nih memilih naik bus DAMRI atau kereta bandara ya ongkosnya harus dikali 4. Jadi, totalnya bisa kurang lebih sama atau malah lebih mahal daripada naik taxi. Bawa kendaraan pribadi pun tentu ada biaya bbm sama males cari parkirnya, sih hehehe.


Berawal dari Ide Iseng Naik ke Bandara International Soetta Naik TransJakarta


Area Pintu Masuk Terminal Bus Blok M atau Blok M Hub untuk Naik TransBandara
Blok M Hub


"Yah, gimana kalau kita naik TransJakarta aja pas nanti jemput Nai?"

Suami langsung setuju aja dengan usulan saya. Keke yang paling heboh dengan alasan sehari-hari udah lumayan sering naik TJ. Dia mengusulkan naik Kereta Bandara.

"Bunda udah lama penasaran naik TJ ke bandara dari dulu, tapi selalu mager. Mumpung sekarang ada alasan jemput adek, jadi sekalian aja cobain naik TransJakarta, Ke."

Akhirnya, saya hanya jalan berdua dengan suami. Keke gak jadi ikut karena ada kegiatan di kampus.

Seseorang berjalan turun tangga di area lorong beratap melengkung menuju Terminal Bus Blok M.
Setelah masuk Blok M Hub langsung turun tangga. Setahu saya gak ada lift dan eskalator. Jadi, lumayan ribet ya kalau bawa koper besar atau bawaan yang banyak.


Tadinya, kami berencana naik TransJakarta dari rumah sampai bandara. Memang harus beberapa kali ganti TJ. Tapi, total biayanya akan tetap Rp3.500,00 selama terintegrasi.

Setelah dipikir-pikir waktu tempuhnya lumayan lama juga. Meskipun kami sebetulnya jalan santai. Ya karena kondisi badan saya juga lagi kurang sehat, kami berpikir untuk mempersingkat waktu yaitu dengan naik KRL lanjut MRT dan terakhir naik TransJakarta. Di artikel kali ini, saya cerita tentang TJ-nya dulu, ya.


Beberapa Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Naik TransBandara


Papan petunjuk arah Blok M Hub di atas area pertokoan lorong dalam Blok M Hub.
Ada beberapa tenant F&B di dalam Blok M Hub. Beberapa di antaranya udah lumayan ramai antreannya

 

Kabarnya per 1 September 2026, tarif TransJakarta ke Bandara International Soekarno Hatta akan naik dari Rp3.500,00 menjadi Rp15.000,00. Kenaikan ini hanya untuk TJ jurusan Blok M - Bandara.

Jadi, ada 2 TransJakarta yang menuju Bandara yaitu TJ SH1 (Terminal Kalideres - Bandara) dan SH2 (Terminal Blok M Hub - Bandara). Untuk TJ SH1 belum mengalamin kenaikan. Hanya SH2 yang naik dan namanya berubah jadi TransBandara.

Sahabat KeNai setuju gak dengan kenaikan tarif ini? Sebelum menjawabnya mungkin baca dulu beberapa hal yang perlu diperhatikan kalau mau naik TransBandara. Menurut saya, kalau pun per September nanti sudah mengalami perubahan tarif dan nama, caranya tetap sama.


Cocok Buat yang Jalan Santai ke Bandara

Barisan gerbang pembayaran dan jalur khusus tanpa tap kartu menuju Jalur 5 dan 6.
Awas!Jangan sampai salah masuk jalur. Beberapa penumpang yang mau naik TransBandara sempat salah masuk jalur.


Namanya perjalanan darat mau naik mobil pribadi pun kayaknya harus tetap antisipasi terjadinya macet. Jam keberangkatan bisa sangat mempengaruhi. Apalagi TransBandara ini gak melewati jalur khusus busway, tapi di luarnya. Kalau yang mau bebas hambatan mungkin bisa pertimbangkan naik kereta bandara.

Papan petunjuk Rute Blok M Jalur 6 yang menampilkan rute SH2 menuju Bandara Soekarno-Hatta.
Saat kami ke sana, namanya masih TransJakarta SH2. Per 1 September, berubah namanya jadi TransBandara. Busnya ada di jalur 6, ya!


Siang itu, perjalanan kami dari terminal Blok M ke Bandara International Soekarno Hatta memakan waktu kurang dari satu jam (seingat saya sekitar 53 menit). Termasuk lancar. dan hanya macet mulai dari halte MPR DPR 1 hingga masuk Tol Petamburan.

Tapi, pas pulangnya macet bangeeeeet! Memang saat itu jam pulang kantor. Udah pasti macet kalau jam pulang kantor, ditambah lagi ada kejadian di salah satu ruas jalan di Jakarta yang bikin imbasnya makin macet di mana-mana.


Kurang Friendly Kalau Bawa Koper Besar

Seseorang menaiki tangga yang dilengkapi fasilitas rampa khusus untuk mempermudah menarik koper beroda.
Ada jalur khusus buat koper beroda (sebelah kiri). Jadi lebih mudah narik kopernya. Meskipun tetap capek naik tangganya hahaha!


Begitu masuk Blok M Hub langsung berhadapan dengan tangga turun ke basement. Kemudian naik tangga lagi untuk masuk jalur TransJakarta. Saya gak melihat ada lift atau eskalator. Jadi kayaknya agak ribet ya kalau bawa koper besar saat naik dan turun tangga.

Apalagi buat saya yang lututnya masih lumayan sensitif. Harus pelan-pelan saat turun naik tangga. Makanya kurang cocok nih ke bandara naik TransJakarta kalau waktunya gak santai.


TransJakarta atau TransBandara ada di Jalur 6

Bus TransJakarta di jalur 6 Halte Blok M.
Langsung naik karena udah ada bisnya


Saat masuk area terminal, Sahabat KeNai akan berhadapan dengan deretan mesin gate untuk tap kartu elektronik agar bisa masuk ke dalam. JANGAN TAP DI SANA. Saya lihat beberapa penumpang langsung ngetap aja yang akhirnya harus keluar lagi. Untuk jalur 5 dan 6, tap kartu elektroniknya di bisa yang Sahabat KeNai naikin, ya.

Tangan menempelkan kartu e-money pada alat Tap On Bus (TOB) biru di dalam bus TransJakarta.
Semua bis TransJakarta yang masuk jalur 5 dan 6, tap kartu elektroniknya di dalam bis buka di terminal


Mesin gate itu untuk TransJakarta jalur 1 s/d 4. Sahabat KeNai langsung aja jalan ke paling ujung. Nanti akan ada 2 tangga menuju jalur 5 dan 6. Ini juga jangan salah pilih tangga, ya! Sahabat KeNai pilih tangga yang menuju jalur 6. Ribet kalau sampai salah naik tangga. Terpaksa turun dan naik tangga lagi. Bakal makin capek kalau bawa koper atau tas yang berat.


Perkiraan Headway Antar Bis Sekitar 10-20 Menit

Perkiraannya memang sekitar 10-20 menit. Tapi, bisa lebih cepat atau lebih lama. Waktu kami sampai di jalur 6 langsung naik ke bis. Di belakangnya udah ada TransBandara lagi. Kebalikannya ketika pulang, lebih dari 20 menit menunggu bisnya datang. Mungkin karena sedang macet di mana-mana sore itu.


Setengah Perjalanan Ada di Jalan Tol

Suasana bagian dalam bus TransJakarta dengan deretan kursi penumpang dan layar informasi rute SH2.

Dari Blok M ke Bandara, TransJakarta berhenti di beberapa halte berikut:

  • Bundaran Senayan 2
  • Fx Kemendikbud
  • Gelora Bung Karno 2
  • DPR MPR 1
  • Slipi Petamburan
 
Dari halte Slipi Petamburan langsung masuk tol Petamburan. Kemudian keluar tol berhenti di beberapa halte berikut:
 
  • Seberang Sowan Wisata Belanja
  • Jl Cengkareng Golf 1
  • Soewarna Foodhall 1
  • Jl. Cengkareng Golf Club
  • Terminal Cargo 1
  • Terminal Cargo 2
  • Perkantoran Soekarno Hatta
  • Terminal Kalayang / Stasiun KA Bandara
 
Semua halte ini, ada di area luar alias trotoar. Jadi Sahabat KeNai jangan naik jembatan dan masuk ke halte yang di tengah jalan itu. Karena TransBandara tidak melintas di busway. 


Bis Lumayan Penuh Meskipun Bukan Jam Sibuk

Kami pikir karena berangkat di bukan jam sibuk, bakal sepi penumpang. Ternyata rame juga. Meskipun semuanya dapat tempat duduk. Tapi, saya gak melihat ada kursi kosong. Semua diduduki penumpang.

Sepertinya di Bandara International Soekarno Hatta saat itu ada salah satu event yang membutuhkan buzzer. Mereka terus sibuk ngobrolin jobnya sepanjang perjalanan. Jadi, saya yang duduk dekat mereka tanpa sengaja bisa mendengarkan obrolannya.

 

Disediakan Tempat Menaruh Koper di TransJakarta

Koper hitam dan tas diletakkan di dalam rak pembatas khusus bagasi penumpang di dalam bus TransJakarta.
Tumpukan barang bawaan penumpang berupa koper hitam besar, tas travel, ransel, dan kantong belanja di lantai.
Ini tas yang Nai bawa dari Hong Kong, kecuali ransel kecil merah (saya yang bawa). Paling gede itu koper hitam dengan berat 30 kg.
Koper dan tas ransel penumpang menumpuk rapi di area penyimpanan bagasi di dalam bus TransJakarta.
Semua bisa ditaro di tempat penyimpanan koper di dalam bus TransBandara. Masih ketambahan 2 koper milik penumpang lain.


Di dalam bis di sediakan tempat buat menaruh koper. Tidak terlalu besar spacenya, tapi koper untuk berat 30 kg masih bisa masuk, lah. Karena Nai membawa 1 koper seberat 30 kg, 1 duffel bag, dan 1 ransel besar. Semuanya bisa masuk. Masih ditambah lagi dengan 2 koper milik penumpang lain.


Naik dan Turun Penumpang antara Tertib dan Tidak

Beberapa penumpang membawa koper dan ransel turun dari pintu bus TransJakarta rute Soekarno Hatta.
Tertib banget naik dan turunnya penumpang saat siang hari

 

Waktu sampai di Terminal Kalayang, penumpangnya pada tertib. Penumpang yang turun didadulukan, sedangkan yang mau naik antre dengan rapih. Sebaliknya ketika sore saling rebutan. Entah karena bisnya lumayan lama datangnya sehingga terjadi penumpukan penumpang makanya jadi berebutan.

Penumpang duduk di kursi tunggu halte bandara melihat antrean warga naik ke armada bus TransBandara
Saat sore hari, lumayan rebutan buat naik. Gak setertib saat berangkat naik TransBandara


Sore itu memang ramai yang mau naik TransJakarta. Gak hanya karyawan yang bekerja di area bandara dan yang baru turun dari pesawat serta penjemputnya. Tapi, juga diramaikan oleh banyak orang yang baru selesai ngejob di sana. Mungkin sehari-harinya gak seramai itu juga,

Saran saya, sih, pihak TransJakarta bikin batas antrean. Jadi, pada berbaris dengan tertib mengikuti garis pembatas.

Setelah turun dari TransJakarta, kami lanjut naik kereta kalayang (skytrain). Ini biayanya gratis.


Perubahan Tarif dan Nama TransJakarta Menjadi TransBandara per 1 September 2026


Berdasarkan info dari Pemprov DKI Jakarta yang saya lihat di Instagran, per 1 September 2026 akan ada perubahan nama TransJakarta SH2 menjadi TransBandara. Tarifnya pun naik dari Rp3,500,00 menjadi Rp15 ribu.

Menurut saya, kenaikan ini masih termasuk sepadan dan tetap yang paling murah dibandingkan pilihan transportasi lainnya. Rutenya juga lumayan jauh kalau dari Blok M. Tapi, kalau Sahabat KeNai ingin merasakan naik TransJakarta ke bandara dengan tarif lama, cuzz deh segera sebelum 1 September 2026! Layanan bus TransJakarta menuju Bandara ini beroperasi setiap hari dari pukul 05.00 s/d 22.00 WIB. Berlaku juga untuk arah sebaliknya.

Oiya, ada 2 rute TransJakarta menuju Bandara Internasional Soekarno Hatta yaitu SH1 dan SH2. Untuk bus SH1 jurusan Terminal Kalideres - Bandara. Ini belum mengalami kenaikan, masih tetap Rp3.500,00. Hanya TransJakarta SH2 yang berganti nama dan tarifnya naik.

Menurut Sahabat KeNai, kenaikan tarif menjadi Rp15 ribu masih sepadan gak?

Post a Comment

0 Comments