Jalan-Jalan KeNai

Blog family traveling tentang adventure, kuliner, hotel, dan tips perjalanan

Asiknya Menginap di Safari Lodge Caravan dan Bermain di Taman Safari Indonesia - Hari Pertama

safari lodge caravan taman safari indonesia

Asiknya Menginap di Safari Lodge Caravan dan Bermain di Taman Safari Indonesia - Hari Pertama


Catatan: Postingan ini adalah perjalanan kami di tahun 2014 yang belum sempat ditulis. Kalau sekarang keadaanya mungkin ada perubahan, maklumin aja ya. Ini kan cerita sekitar 3,5 tahun yang lalu 😁
Saya baru sadar kalau belum pernah mengajak anak-anak jalan-jalan ke Puncak. Sebetulnya pernah sekali mereka ke puncak. Ikut gathering kantor papah. Saat itu usia Keke sekitar 2 tahun dan Nai masih bayi. Ayah anak-anak gak ikut karena lagi ada kerjaan di luar kota.

Dengan usia mereka yang masih kecil, sepertinya belum menimbulkan kesan. Apalagi Nai masih bayi. Udah gitu jalan-jalannya ke safari malam. Seingat saya, anak-anak udah tidur pada saat ikut safari malam. Menginapnya di Royal Safari Garden, tapi gak sampai siang kami sudah check out karena mau lanjut ke Bandung.

safari lodge caravan taman safari indonesia

Menginap di Safari Lodge Caravan


Singkat cerita, saya ingin mengajak anak-anak jalan-jalan ke puncak. Pengennya menginap karena kayaknya cape badan kalau cuma seharian. Ke puncak seringkali macet. Setelah googling sana-sini, saya tertarik menginap di Safari Lodge Caravan Taman Safari Indonesia (TSI).

Taman Safari Indonesia yang di Bogor memiliki beberapa penginapan. Salah satunya adalah Safari Lodge. Pada tahun 2014, Safari Lodge memiliki 2 jenis penginapan yaitu Caravan dan Bungalow. Kalau Sahabat KeNai berlibur dengan keluarga besar, mendingan memilih bungalow. Caravan dan Bungalow pun masih dibagi beberapa tipe lagi.

Saya tertarik menginap di caravan unik. Sepertinya pada saat itu masih jarang penginapan dengan konsep caravan. Sekarang pun juga kayaknya belum banyak, ya. Sayangnya setelah saya menelpon, katanya full booked.

Agak kecewa, tapi suami tetap ngajak berangkat. Malah dia optimis bakal tetap dapat menginap di Caravan. Kalaupun enggak, cari penginapan di sekitar TSI aja. Pastinya banyak pilihan.

Seperti udah diduga, jalan ke puncak tuh maceeeeett. Ya sepertinya kalau mau jalan ke sana tuh harus abis subuh jalannya. Kami baru sampai TSI sepertinya setelah lewat tengah hari. Mendekati TSI, suami minta saya googling penginapan di sekitar. Seingat saya di dekat TSI ada penginapan yang bagus. Pernah direview sama salah seorang blogger tapi sekarang saya lupa nama penginapannya 😂 Ternyata masih tersedia kamar kosong. Mengingat hari sudah siang, kami putuskan gak langsung booking. Mending main di TSI dulu. Syukur-syukur kalau kamarnya masih kosong saat kami booking.

Setelah dekat pintu TSI, suami memilih parkir untuk bertanya ketersediaan caravan. Eh, ternyata masih ada 1 caravan yang kosong. Langsung deh saya galau karena penginapan yang sempat saya telpon itu juga kayaknya bagus 😂


Kami pun memutuskan untuk booking di caravan. Alasan pertama tentu aja karena niatan awal kan memang ingin menginap di Caravan. Alasan kedua dari segi biaya. Selisih harga antara caravan dan penginapan tersebut sekitar 100 ribu-an. Lebih mahal di caravan. Tapi di caravan itungannya udah untuk 4 orang. Sedangkan di penginapan tersebut hanya untuk 2 orang. Udah pasti kami harus mengeluarkan biaya tambahan untuk extra bed dan extra breakfast kalau menginap di sana. *Seingat saya waktu itu rate caravan sekitar IDR960K. Pokoknya gak sampe sejuta. Tapi itu tahun 2014, mungkin sekarang sudah naik harganya.

Selain itu, kalau menginap di caravan, pengunjung dapat potongan harga yang lumayan banget untuk masuk TSI. Kalau gak salah harganya jadi IDR100K dari IDR140K. Jadi kalau dihitung lagi lebih irit menginap di caravan. Kami pun bisa keluar-masuk TSI kalau menginap di sana.

Kasur di kamar utama

safari lodge caravan taman safari indonesia
safari lodge caravan taman safari indonesia
safari lodge caravan taman safari indonesia

Caravan yang kami tempati terbagi dalam 3 ruangan yaitu, kamar utama, ruang keluar sekaligus tempat tidur bertingkat, dan kamar mandi. Ruangannya pas-pasan. Untungnya area luar luas. Jadi kalau mau lari-larian mendingan di luar aja.

safari lodge caravan taman safari indonesia

Bermain di Taman Safari Indonesia


Karena menginap di caravan, kami bebas keluar-masuk TSI. Tinggal tunjukin tiketnya aja. Kecuali untuk area keliling dengan kendaraan, melihat berbagai binatang yang bebas berkeliaran itu. Di area tersebut, hanya boleh sekali dikunjungi. Kami pun memilih berkunjung di hari pertama.

safari lodge caravan taman safari indonesia

Setelah selesai berkeliling, kami memilih cari makan siang yang udah agak sore. Ada banyak pilihan makan tempat makan di sana. Dari food court hingga resto. Bawa bekal sendiri juga boleh. Kami memilih makan di resto Safari Kuring. Pilih makan di sana karena tempatnya paling sepi. Mungkin karena lokasinya agak jauh dari tempat bermain dan pertunjukkan satwa, makanya sepi. Atau mungkin juga karena udah lewat jam makan siang. Pastinya sih kalau di area lain, termasuk tempat makannya masih rame. Cari parkir pun susah. Makanya kami memilih makan di Sari Kuring.

safari lodge caravan taman safari indonesia
safari lodge caravan taman safari indonesia
safari lodge caravan taman safari indonesia
safari lodge caravan taman safari indonesia
safari lodge caravan taman safari indonesia

Safari Kuring menawarkan berbagai kuliner sunda. Pas banget deh, makan makanan sunda di Jawa Barat. Penyajiannya prasmanan sehingga kami gak membutuhkan waktu yang lama. Rasa makanannya juga enak-enak. Lokasi Sari Kuring bersebelahan dengan kandand orang utan dan gajah yang biasa dipakai untuk berkeliling.

Selesai makan, kami berkeliling area sekitar. Di dekat resto ada lorong reptil dan binatang malam. Nai sempat menangis selama di lorong. Dia pun maunya digendong. Memang agak seram sih tempatnya karena gelap. Saya pun agak merinding. Khawatir ada salah satu kaca yang pecah trus binatangnya ada yang keluar. *Hiiii! 😨 Mikir aneh-aneh sendiri, ketakutan sendiri.

Setelah melihat beberapa binatang, kami sempat mampir sebentar melihat pertunjukkan Globe of Death. Kalau di pasar malam, Globe of Death mirip dengan pertunjukkan tong setan. Kami gak lama di sana karena mau nonton Cowboy Show.

Keke: "Bunda, kita ada di negara mana, sih?"

Kalau Sahabat KeNai jalan-jalan ke TSI atau daerah puncak, jangan heran kalau banyak wisatawan berwajah Timur Tengah, ya. Sampe Keke aja keheranan karena merasa gak di Indonesia, saking banyaknya 😂

safari lodge caravan taman safari indonesia

 Lumayan antre panjang dan agak lama menunggu  Cowboy Show. Ini semacam pertunjukkan teater di tempat terbuka dengan settingan dan jalan cerita dunia koboy. Secara keseluruhan, pertunjukkan agak membosankan untuk kami. Durasinya kepanjangan, trus seingat saya ceritanya banyak terjadi di sayap kanan. Buat kami yang berada di area kiri jadi agak jauh. Mana suara para pemainnya seringkali gak terdengar jelas. Jadi kayak nonton pertunjukkan tanpa suara hehehe.

safari lodge caravan taman safari indonesia
Selain berbagai kendala di atas, posisi tempat kami duduk juga kurang asik. Sinar matahari sore menerpa wajah kami sehingga bikin agak silau. Harus pakai sun glasses supaya agak nyaman nontonnya

Tapi bukan berarti gak ada kesan. Ketika di salah satu adegan *saya lupa adegan apa* pokoknya ada tikus dilempar ke arah penonton. Iya memang hanya tikus mainan. Tapi, karena tikusnya jatuh ke kaki saya dan saya takut banget dengan tikus, tetap bikin saya jejeritan karena kaget.  😅

safari lodge caravan taman safari indonesia
Sumur menjadi saksi bisu ketika sepasang kekasih berantem hehehe

Bagian lain yang seru adalah ketika ada satu adegan, kalau gak salah ketika bom dilempar ke dalam sumur, trus airnya berhamburan ke sebagian kecil area penonton. Area kami termasuk yang terkena, tapi karena agak di atas duduknya, paling kena cipratan aja. Penonton yang di depan yang basah kuyup.

Setelah air berhamburan dari dalam sumur, tiba-tiba ada seorang perempuan bangkit dari tempat duduknya sambil marah kepada seoang laki-laki di sampingnya. Sempat terlihat adu debat diantara mereka meskipun saya gak mendengar apa yang diributkan. Kemudian dia pergi dan dikejar ma laki-laki tersebut. Penonton pun bersorak melihat adegan tersebut. Saya yang agak telatnya nyadarnya sempat menyangka itu bagian dari pertunjukkan. Ternyata bukan, tapi itu penonton yang beneran marah. Jadi si perempuan gak suka basah kuyup. Entah karena gak bawa baju ganti atau hal lain. Pokoknya dia ngambek banget ke pasangannya dan marahnya itu jadi tontonan banyak orang.

safari lodge caravan taman safari indonesia
safari lodge caravan taman safari indonesia

Kami sempat menonton pertunjukkan lumba-lumba. Nai lagi seneng banget ma lumba-lumba. Dia minta dicium juga ma lumba-lumba. Setelah berkeliling, kami pun kembali ke caravan. Seluruh badan udah pegel.

TSI lumayan luas. Kontur tanahnya juga turun naik. Saya sangat menyarankan kalau bermain di TSI selain pakai pakaian kasual yang menyerap keringat juga pakai sandal atau sepatu kets. Kalau bisa jangan pakai sepatu atau sandal berhak. Bawa juga baju ganti karena ada permainan yang bikin baju jadi basah.

Bisa aja sih naik kendaraan pribadi dari satu tempat ke tempat lain. Tapi kalau weekend, biasanya TSI selalu penuh. Cari parkirnya aja udah makan waktu. Atau bisa juga naik kendaraan seperti kereta wisata yang disediakan TSI tapi ada biayanya. Kalau kami memilih jalan kaki aja. Udah pasti cape tapi anggap aja sekalian olahraga 😁

[Silakan baca: Cimory Mountain View - Mending Yogurtnya Aja]

Kedinginan di Caravan


Saya kirain menginap di area TSI gak terlalu dingin karena lokasinya masih agak di bawah. Belum sampai puncak pass. Ternyata saat malam hari saya sangat kedinginan. Untuk makan malam bisa minta diantar ke caravan atau makan di resto.

Suami ngajak makan di resto dan kami pun memilih berjalan kaki. Kami melewati jalan setapak. Agak remang-remang karena sepanjang jalan hanya diterangi dengan lentera. Setibanya di resto malah kami gak bisa masuk. Restonya sedang dibooking oleh salah satu perusahaan yang sedang gathering. Ya udah balik lagi deh ke caravan.

safari lodge caravan taman safari indonesia
safari lodge caravan taman safari indonesia
Rasa steaknya enak, cuma baru kali ini saya lihat steak dikasih pare untuk sayurnya. Entah hanya sebagai garnish atau apa. Gak kami makan karena pasti rasanya sangat pahit apalagi parenya disajikan mentah

Tadinya pengen cari makan di luar tapi dipikir lagi kok malas ketemu macet. Malam minggu, puncak pasti macet. Jadi mending order makanan dari resto aja. Agak takjub ketika melihat makanan diantar oleh petugas penginapan. Pakai motor dengan salah satu tangan memegang baki. Padahal jalan menuju caravan kan berkelok-kelok. Dan makanan yang disajikan tetap terlihat cukup rapi. gak terlalu berantakan 😂 Rasa makanannya semuanya enak.

safari lodge caravan taman safari indonesia
safari lodge caravan taman safari indonesia

Selesai makan, mata mulai mengantuk. Saya dan anak-anak memilih tidur bersama di kamar utama. Suami memilih di tempat tidur bertingkat. Sebetulnya tidur sekasur berempat juga masih muat. Tapi suami memilih di tempat tidur bertingkat karena ingin nonton tv.

Seingat saya pilihan channel hanya ada tv lokal. Itupun kadang bersemut tayangannya.Di sana juga gak ada fasilitas WiFi. Bahkan signal internet di hp kami pun gak bisa. Senangnya anak-anak gak rewel sama sekali meskipun gak bisa internetan. Mungkin karena selama di sana mereka asik bermain dan setelahnya beristirahat karena capek. Sambil nunggu ngantuk datang pun kami memilih ngobrol dan becanda. Jalan-jalan kayak gini tuh nikmat karena berasa kebersamaannya. Gak sibuk dengan gadget masing-masing.

Bersambung ...

[Silakan baca: Asiknya Menginap di Safari Lodge Caravan dan Bermain di Taman Safari Indonesia - Hari Kedua]

44 komentar:

  1. Wah serunya nginep di caravan. Sekarang ratenya brp ya mak? Jd kepengen euy

    BalasHapus
  2. steaknya menggiurkaaan :D
    itu masa nganterinnya pake sepeda motor beneran mbak? canggih bener pramusajinya XD

    BalasHapus
  3. Pernah ke Taman Safari Cisarua tahun tahun 2012, jadi inget ada beberapa caravan disana

    BalasHapus
  4. Seru ya mba.. berasa berbeda aja klo nginepnya di caravan. Eh..aku kok jadi inget keluarganya BOBO ya mba.. mereka klo piknik2 gitu sukanya model pke caravan..😁

    BalasHapus
  5. Waaah keren, TSI Prigen belum ada, caravan, cuma ada cottage2 ala jungle gitu.

    Dan ga ada lumba2 juga kayaknya huhuhuhu.. Lebih lengkap disana ya.

    BalasHapus
  6. wih keren sekali acravannya , membayangkan tidur dekat alam itu asyik ya

    BalasHapus
  7. Seru sepertinya bermalam di caravan ya.
    Masih penasaran pengen nonton lumba lumba terbang hehehe

    BalasHapus
  8. Wah, seru bangeet nih Kak 😍
    Cuss meluncur liat rate terbaru hehe

    BalasHapus
  9. Salah fokus ke makanan2nya hahaha

    Looks yummy!

    BalasHapus
  10. Kata adikku yang januari lalu ke taman safari, sekarang udah makin bagus taman safarinya 😊

    BalasHapus
  11. tempat inapnya unik, kirain ketika melihat bagian luarnya yang agak belukar karena dikelilingi banyak tanaman, eh dalamnya mirip hotel malahan

    BalasHapus
  12. Kisah perjalanan 3,5 tahun yang diingat dengan sangat baik nih, mba. Pasti mengingat-ingat sambil mandangin foto-fotonya ya :p.
    Aku belum pernah nginap di Safari Lodge nih mba. Pengen juga ah skali skali ke sana. Masih ada nggak ya ? :p

    BalasHapus
  13. Waaaooo, kalau ngajak anak saya ke tempat ini pasti dia excited bangeeett, moga next bisa kami coba, di TSI 2 kayaknya belum ada, yang ada hotel doang :)

    BalasHapus
  14. Taman safari,cuma lewatin doank kalo sekarang, terakhir kesana 2006 beeuh 1 abad yang lalu.....
    Itu tempat inap nya dah kaya *3 ya mba..

    BalasHapus
  15. Waaahh td aku baca ini dengan fylly di samping, dan dia lgs bipang, "mamiiiii, kita nginep sana yuuuk" hahahaha

    Aku jg pgn nih liat karavannya.. Jd inget cerita enid blyton ttg piknik di karavan :p. Jd mau cek hrg skr nya berapa

    BalasHapus
  16. Belum pernah ke Taman Safari mbak, jauhh hehe..

    Kalau lihat Caravan jadi ingat film luar negri yang sudah terbiasa menggunakan caravan untuk bepergian. Enak kali ya berasa punya rumah tapi bisa berpindah-pindah, praktis. Jadi kalau bepergian jauh nggak usah mikir rumah, kan rumahnya dibawa yaa..

    Dan masuk ke Taman Safari menggunakan caravan itu seruu.. Apalagi kalau boleh berhenti, serasa hidup ditengah-tengah hutan dan bisa berinteraksi dengan hewan-hewan dari dekat. Ngeri-ngeri gimana gitu.. :).

    BalasHapus
  17. ih... foto-fotonya bikin pengen ke sana, penasaran merasakan nginep di caravan langsung jadi inget waktu nobar di wales :)

    BalasHapus
  18. Whoaaa asik banget nih tempatnya. Udah lama niat ke sini sampe lupa lagi. Thanks artikelnya ya mba Mirrr..

    BalasHapus
  19. Jadi teringat pernah nonton cowboy show nya ....
    Seru jalan ceritanya dan pemainnya pada lincah 😃👍

    BalasHapus
  20. Sepertinya harus menginap juga kalau ke taman safari, sekalinya ke sana kehujanan padahal baru main setengah hari saja, jadi terbuang waktunya

    BalasHapus
  21. Aseli ini postingan bikin ngiler, seru banget nginep di Caravan dan bisa keliling TSI. Tapi kalo ke kandang-kandang hewan cuma bisa sekali ya mba, dan berarti yang dapat gratis ngeliat berbagai wahana yang ada di TSI, kayak Cowboy Show, Gajah Show atau Rumah hantu ya??! Saya dulu pertama kali ke sana tahun 2005, udah lama banget, tapi gak nginep.

    Coba kalo yang dilempar uang ke penonton, pasti jadi rame ya, kalo tikus mah ogah, meski cuma tikus mainan. Itu salah juga sih kalo dipikir, sumur ngeluarin air, terus kenan penonton, kasian penontonnya kebasahan, mungkin juga cewek itu gak bawa baju ganti. Sebaiknya sih dihilangkan adegan itu, atau memang sudah ada di pengumuman sebelumnya??

    Lumayan mahal juga ya nginep semalam 906rb, itu di tahun 2014, gimana sekarang ya. Nice story. Baca hari pertama dulu deh, hari kedua dilanjut lagi nanti...

    BalasHapus
  22. wahhhhhhhhhhh , seru banget nih , tempatnya berbeda kayak ada suasana baru , udah gitu makanan nya bikin ngiler banget

    BalasHapus
  23. Seru sekali yah ternyata nginep di karavan Taman Safari. Emang mending jalan aja kalo mau cari makan yah, kadang kalo macet atau susah parkir tuh suka bikin stres dan pengen marah2 deh hehehe.

    Itu seriusan ada yang drama marah2 gak terima bajunya basah? Kok seru sih hahaha

    BalasHapus
  24. wah... aku baru tau nih ada penginapan dengan konsep caravan
    aku dulu kepingin banget buat jalan2 keliling australia sambil nyewa mobil caravan tapi bekum kesampean, mungkin nanti kalau udah umroh ya *yaelah... kapan coba? hahaha

    BalasHapus
  25. Lihat foto pembukanya aja aku sudah terpesona mbk chi dan lalu jadi pgn nginep di caravan tsi ini juga setelah baca cerita dikau. Seneng ya, sensasi beda nginep di caravan

    BalasHapus
  26. pernah dengar info tentang penginapan caravan di taman safari, tapi belum pernah lihat bagaimana bentukya.. senangnya bisa melihat kondisi safari lodge caravan taman safari ini.. jadi ada gambaran jika nanti memutuskan untuk menginap disana.. thanks for sharing kakak

    BalasHapus
  27. Teman pernah posting di FB tentang nginep di caracan TSI tapi nggak tahu detailnya, baca ini jadi tahu cerita detailnya dan gimana rasanya nginep di caravan, pasti ada plus minusnya tapi seru banget ya bisa jadi pengalaman luar biasa buat anak-anak nih

    BalasHapus
  28. Aku belum pernah nginap di Caravan. Menurutku tempat kaya gini tuh unik. Jadi ada pengalaman tersendiri gitu dibanding hotel lain

    BalasHapus
  29. Pingin ngajak anak-anak nginep di sini juga, aku dulu pernah tapi waktu masih sekolah :-D
    Kalau gitu ajak Nai ke sana lagi biar inget kan udah gede skr :)
    Duh aku bacanya jadi ikutan serem, aku penakut nih kalau di tempat2 gini kaya di hotel yang nyeremin juga aku takut apalagi kalau rasanya dingin.

    BalasHapus
  30. Keren ini pasti sensasinya beda y nginep disana,, klo mlm suka ada suara2 binatang gitu gk mba?

    BalasHapus
  31. Seru kayaknya ya mbak, cocok untuk anak-anak karena mereka suka petualangan. Jadi nginapnya bisa sekaligus masuk ke TSI berkali-kali. Ngomong-ngomong aku belum pernah ke TSI

    BalasHapus
  32. Kayanya seru banget tidur di caravan, berasa gipsy hehehe. Apalagi bebas keluar masuk TSI, anak2ku pasti seneng banget nih :)

    BalasHapus
  33. Saya baru sekali ke TSI bareng keluarga. Dan entah kenapa belum tertarik lagi berkunjung ke sana. Apa karena macetnya atau apa, hehe. Btw enak juga ya nginep di karavan. Saya belum pernah nyobain :D

    BalasHapus
  34. Ke Taman Safari liburan paket komplit ini ya mba, spot-spotnya itu lho bikin mupeng hehehe
    aku dari dulu belum pernah ke sini, pengen ngerasain nih main ke sini semoga kaapan-kapan kesampaian aamin

    BalasHapus
  35. Wah asik ya mbaa saya pengen banget ke TS Cisarua situ.. saya baru pernah yang ke Pasuruan ama anak2. Ngebayangin pasti bakal menyenangkan lburan di sana bareng keluarga :)

    BalasHapus
  36. Wah seru banget tempat safarinya Di sini kalau ngajak keluarga bakalan asyik deh, duhh can;t wait this moment, doakan yah mba semoga bsa ke sana juga

    BalasHapus
  37. Gara-gara baca novel Lima Sekawan, aku tuh penasaran banget pengen nginep di caravan. Kayaknya asyik banget gitu. Tapi sampe sekarang belum keturutan..

    BalasHapus
  38. Hebat yaa mba Myra ini. Masih menyimpan semua kenangan yang sudah bertahun2 lagi dan mengumpulkan ingatan di sana menjadi sebuah tulisan. Blogger panutan

    BalasHapus
  39. Wah udah 3,5 tahun yang lalu, anak-anak aja udah besar dan tinggi sekarang.

    Baca ceritanya aku ikutan deg-degan, Teh Chi. Pengalamanny selalu seru nih.

    Penasaran sekarang kayak gimana. Klo ke sana lagi sharing ya, Teh.

    BalasHapus
  40. Kita udah sering ke Taman Safari tapi belum pernah nginep di lodgenya mba.. kereeen nih

    BalasHapus
  41. Unik juga ya Chi nginep di karavan gini. Tapi lumayan juga ya ratenya. Pengin nyobain sensasi ala gipsy yang kemana2 bawa karavan gitu ;)

    BalasHapus
  42. Taman Safari Bogor kereen yaah..
    Aku baru 2 kali ke sana dan gak tau kalau ada fasilitas menginap di Caravan.
    Seerruunyaa...

    No internet, no gadget.
    Pasti makin back to nature.

    Maumaumauuu~

    BalasHapus
  43. Aku belum pernah kesini mba wkwkk jadi malu, padahal tahun lalu itu ada famgath ke Taman Safari sayangnya lagi hami besar dan waktunya jadi aja ga sempat ikut sedih sih tp jauh lebih sedih klo sampe kenap2 pas ikut hehhee

    BalasHapus
    Balasan
    1. aku baru tahu Caravan lebih mahalan yah tapi ga masalah ya mba karena cocok buat berempat selisih 100rb

      Hapus

Terima kasih untuk kunjungannya. Saya akan usahakan melakukan kunjungan balik. DILARANG menaruh link hidup di kolom komentar. Apabila dilakukan, akan LANGSUNG saya delete. Terima kasih :)

Saat ini blog Jalan-Jalan KeNai sedang diperbaiki tampilannya. Mohon maaf bila terlihat kurang nyaman selama masa perbaikan.