Menyimpan Memori di Gold3 Boutique Hotel, Bukit Bintang - Sama seperti hal lainnya, papah juga meminta saya mencari dan booking penginapan selama di Malaysia. Saya udah googling sana-sini dan tanya ke sepupu, tetapi belum juga dapat penginapan yang pas.

gold3 boutique hotel



Tadinya sudah memutuskan untuk sewa apartmen. Udah ketemu yang saya mau, tapi lupa di mana lokasinya. Sewanya di AirBnB. 

Pastinya saya suka banget kalau lihat dari foto-fotonya. Reviewnya pun positif semua. Ukurannya lumayan luas. Di dalamnya ada beberapa kamar. Cukup banget lah untuk menampung keluarga besar kami. Jadinya gak harus pisah-pisah.

Selain ukurannya luas, fasilitasnya pun komplit. Desain interior serta perabot rumahnya modern dan instagramable. Bikin saya langsung membayangkan bakal bikin banyak foto kalau menginap di sana. Ada kolam renang juga di rooftoop. Bisa lihat KL Tower dari kolam renang.

Pokoknya cakep banget deh apartmennya. Saya bahkan sudah menghubungi pengelolanya lewat email. Dan sudah terjadi beberapa percakapan. Papah pun sudah setuju. Hingga suami bilang ....

"Hati-hati aja sama Fabian kalau menginap di sini."

Fabian, keponakan kecil kami yang lincah. Bisa segala dipegang dan dimainin. Peringatan dari suami memang ada benarnya juga dan bikin saya langsung was-was. Mana dendanya gede juga kalau terjadi kerusakan. Akhirnya, saya pun memutuskan untuk kembali mencari hotel. Bukan berarti saat menginap di hotel jadi tanpa risiko. Tetapi, setidaknya tidak sebesar di apartment yang saya inginkan itu.


Gold3 Boutique Hotel yang Unik


hotel di bukit bintang

Akhirnya, ketemu juga hotel yang bikin saya langsung sreg. Ketemunya gak sengaja, saat sedang mencari lewat IG menggunakan hashtag tertentu. Cari banyak info dulu biar makin sreg.

Back to Content ⇧


Golden Memories Gold3 Boutique Hotel

themed hotel di bukit bintang malaysia

Koleksi kamera di mana-mana!

Begitulah kalau Sahabat KeNai masuk ke Gold3 Boutique Hotel. Dari mulai meja resepsionis, berbagai kamera dipajang di tembok. Di samping meja resepsionis juga ada 1 lemari besar yang isinya berbagai kamera. Kebanyakan kamera jadul. Saya menikmati banget berbagai koleksi kamera di lemari tersebut dan di area lainnya.


menginap di hotel murah malaysia

Jadi, ternyata konsep hotel ini dari pengalaman pribadi foundernya. Dia sekeluarga seneng banget traveling ke mana pun dan melihat berbagai kebudayaan yang berbeda. Menurutnya kamera harusnya menjadi salah satu pernagkat penting saat traveling untuk menyimpan golden memories. Salah satu penyesalan terbesar saat jalan-jalan adalah hanya menyimpan kenangan tersebut dalam ingatan.

Back to Content ⇧


Camera Museum

camera museum gold3 boutique hotel
hotel unik di kuala lumpur
 
Berbagai koleksi kamera di lemari besar sebetulnya beli seberapa. Masih ada area lain di mana Sahabat KeNai bisa menikmatinya. Area ini yang bikin saya pengen banget menginap di Gold3 Boutique. Di dalamnya ada camera museum yang unik banget.

mencari hotel di bukit bintang
Pintu masuknya selalu terkunci


Saya tidak bertanya apakah museum ini terbuka untuk umum atau tidak. Tetapi, tebakan saya sih tidak. Hanya tamu hotel yang bisa ke museum ini. Saya menganggap seperti itu karena pintu masuk hotel selalu terkunci. Untuk bisa masuk ke dalam, tamu menggunakan kartu kamar. Bila Sahabat KeNai baru mau booking, tinggal pencet bel. Nanti akan ada staff yang bukain pintu dan menanyakan ada keperluan apa.

hotel bukit bintang malaysia
menginap di gold3 boutique hotel bukit bintang

Camera Museum bisa didatangi jam berapapun. Tidak ada ada yang jaga. Saat kami ke sana, hanya ada kami sekeluarga. Jadi bebas foto-foto sampai puas. Nostalgia banget di museum ini karena semua yang dipajang adalah barang jadul. Sesekali kami ngakak saat sedang bergaya untuk difoto.

hotel di bukit bintang
Ini ruang gelap yang biasa buat nyuci dan nyetak foto pada masanya. Sayang blur uy hasil fotonya
gold3 boutique hotel
menginap di kuala lumpur malaysia
 
Kebanyakan benda-benda yang ada di museum ini adalah barang-barang jadul. Memang sebagian sudah ada jauh sebelum saya lahir. Tetapi, sebagian lagi bikin saya ikut bernostalgia. Misalnya, melihat roll film aja udha bikin saya nyengir. Ada yang dulu rajin beli roll film juga kayak saya? Nyesek ya kalau hasil fotonya banyak yang kebakar hahaha.

Back to Content ⇧


Fasilitas Lainnya dan Harga Menginap di Gold3 Boutique Hotel, Kuala Lumpur


Harga Kamar Gold3 Boutique Hotel

Ada beberapa tipe kamar di hotel ini. Harganya bervariasi mulai dari IDR476K s/d IDR1.200K. Ini harga di Traveloka. Kami memang booking lewat OTA ini.

Kamar yang saya pilih tipe Superior Triple Room with Window. Harganya IDR770K per malam. Sahabat KeNai bisa memilih apakah mau kamar yang berjendela atau tidak. Tentu harganya berbeda-beda.

Harga yang tertera belum termasuk tourism tax. Saat itu, saya bayarnya menggunakan uang tunai. Karena hanya menginap semalam, jadi tinggal dikalikan dengan jumlah kamar yang kami booking.


Per September 2017, berlaku tourism tax untuk wisatawan mancanegara. Biayanya sebesar RM10 per malam per kamar. Tarifnya flat untuk semua kelas hotel di Malaysia.

Back to Content ⇧


Fasilitas Kamar di Gold3 Boutique Hotel

fasilitas kamar gold3 boutique hotel bukit bintang

Superior Triple Room ini bisa diisi untuk 3 tamu. Kamar seluas 11m2 diisi oleh 2 kasur yaitu 1 double bed dan 1 single bed. Kamarnya memang gak luas, tetapi nyaman.

hotel murah di bukit bintang

Fasilitas lainnya di dalam kamar mirip lah dengan kebanyakan hotel. Ada 2 botol air minum. Teko air panas beserta teh dan kopi. Hanya saja tidak ada lemari baju, tetapi diganti dengan tempat untuk menggantung pakaian. Buat saya gak masalah. Kami memang jarang banget menggunakan lemari. Bagusnya lagi di kamar disediakan setrika dan mejanya.

Back to Content ⇧


Fasilitas Kamar Mandi

fasilitas gold3 boutique hotel

Kamar mandinya juga gak luas, tetapi tetap nyaman. Disediakan juga hair dryer. Kacanya unik karena sekelilingnya ada lampu. Kalau selfie di sana kayaknya bagus cahayanya, ya hehehe.

Back to Content ⇧


Ruang Makan Gold3 Boutique Hotel

ruang makan gold3 boutique hotel
resto instagramable hotel bukit bintang

Lokasinya ada di lantai 2. Persis di samping Camera Museum. Tetapi, saya gak tau ada fasilitas apa saja di sana. Apakah disediakan breakfast atau tidak. Pastinya saya tidak melihat ada dapur sama sekali di sana.

gold3 boutique hotel kuala lumpur

Di sana disediakan microwave dan tempat untuk mencuci peralatan makan/minum. Seingat saya ada mesin berisi mie cup gitu, deh. Jadi kayaknya memang gak disediakan makanan dan minuman seperti restoran.

gold3 boutique hotel kuala lumpur malaysia
Lampunya unik banget!


Suasana ruang makannya terasa nyaman dan cakep interiornya. Ngopi-ngopi sore sambil ngobrol di sana sepertinya asik. Tetapi, kalau untuk makan, kami memang lebih memilih di luar.

Back to Content ⇧


Lokasi yang Sangat Strategis


Hujan turun cukup deras saat kami meninggalkan flat sepupu saya di Selayang (dekat dengan Batu Caves). Karena sudah semakin siang, kami memilih order Grab Car. Tidak lagi naik KTM Commuter Train.

[Silakan baca: "Pah, Maaf Ya Gak Jadi Jalan-Jalan ke Batu Caves"]

Gold3 Boutique Hotel berlokasi di Bukit Bintang. Buat yang suka ngemall bisa jejingkrakan karena lokasinya dikelilingi mall. Dari mulai pusat perbelanjaan kayak ITC sampai premium semuanya sangat dekat.

Hotel ini tepat di samping mall Fahrenheit 88. Mau ke Pavillion tinggal nyebrang. Starhill Gallery, Lot 10, Sungei Wang Plaza, Time Square KL, dan Low Yat Plaza semuanya tinggal ngegelundung. Saking dekatnya hehehe.


mcdonald's bukit bintang

Setelah puas foto-foto di Camera Museum, kami mencari makan siang dulu. Pilihannya jatuh ke McDonald's Bukit Bintang. Papah yang gak begitu suka makanan fast food sempat agak protes. Tetapi, waktu kami memang terbatas. Daripada cari-cari lagi, mendingan yang kelihatan di depan mata dan dekat dengan hotel aja.

[Silakan baca: Table Service di McDonald's Indonesia]


bukit bintang pedestrian walkway
Bukit Bintang Pedestrian Walkway


Rencananya setelah makan siang kami akan kembali ke KLCC. Jalan kaki aja lewat lewat Bukit Bintang Pedestrian Walkway. Paling sekitar 20 menitan waktu tempuhnya. Setelah itu lanjut jalan ke Mydin buat beli coklat dan permen. Btw, coklat yang kami beli sebelumnya banyak yang meleleh karena kelamaan dibawa jalan. Untung masih enak buat dimakan. Cuma gak cakep aja buat difoto hehehe.

[Silakan baca: Jalan-Jalan Seharian di Kuala Lumpur]


lot 10 bukit bintang
Dari McDonald's ke stasiun tinggal nyebrang


Setelah makan, rencana kembali berubah. Sepupu saya mengajak orang tua dan tantenya kembali ke rumah mertuanya. Alasannya mau diajak makan malam. Dari Bukit Bintang naik kereta ke Petaling Jaya.

[Silakan baca: Siti Homestay Kelana Jaya, Penginapan Nyaman untuk Muslim]

Kami yang tidak ikut kembali berubah pikiran. Papah pengen ngemall di Bukit Bintang aja. Jadilah kami berjalan dari satu mall ke mall lain. Beli baju di Pavillion, sepatu di Lot 10, dan belanja coklat serta ke money changer di Sungei Wang.

Kami berjalan sampai agak malam. Itu pun papah dan mamah terpaksa pulang karena Fabian rewel. Badannya demam karena lagi sariawan berat.


kulineran di bukit bintang

Sebelum pulang, papah dan mamah beli makan malam dulu. Mudah banget cari makanan di sini. Mulai dari kaki lima hingga mall. Dari yang murah meriah hingga mahal. Semua ada di sana.

Orang tua saya memilih beli di salah resto dekat hotel. Ternyata pemilik restonya orang Madura. Jadi bisa menggunakan bahasa Indonesia. Saya lupa berapa harganya, tetapi yang pasti termasuk murah dan porsinya banyak.


popcorn garrett malaysia

Sebelumnya sempat beli juga camilan seperti roti dan minuman jus di kedai-kedai yang ada di sepanjang trotoar Bukit Bintang. Tapi, yang paling sering dibeli tuh popcorn Garrett. Udah gak tau deh berapa banyak yang kami beli sejak di Malaysia. Dan di Bukit Bintang juga ada tokonya.

Kami juga ikut pulang ke hotel. Tetapi, sekadar istirahat sejenak sambil menunggu sepupu saya yang sedang jalan lagi ke Sungei Wang karena ada titipan oleh-oleh yang lupa dibeli. Setelah itu kami akan lanjut cari makan di jalan Alor. Saya ceritakan di postingan berikutnya aja ya tentang kulineran di sini. Lokasinya juga gak jauh dari hotel. Hanya sekitar 700 meteran.

Besok paginya, kami mencari sarapan. Makan malam yang orang tua saya beli juga masih bersisa cukup banyak dan masih enak. Kami pun makan barengan. Lumayan lah untuk sedikit mengisi perut. Sebelum mencari sarapan di luar.

Tadinya mau beli makanan di seberang hotel aja. Ada penjual sarapan kaki lima. Eh, ternyata kami kehabisan. Memang lumayan ramai pembelinya.


sarapan di hotel bukit bintang malaysia
kulineran di kuala lumpur
Menu sarapan paginya udah berat ๐Ÿ˜


Akhirnya kami makan di salah satu resto dekat hotel. Untuk menu prasmanan, hampir semua menunya ada daging kambing. Kami semua, kecuali mamah dna salah seorang tante saya, suka dengan daging kambing. Tetapi, baru kali ini saya makan daging kambing untuk sarapan. Papah beliin nasi goreng buat mamah yang lagi menunggu di kamar karena Fabian sedang sakit.

nasi ayam hainan chee meng bukit bintang

Sekitar 450 meter dari hotel ada resto Chee Meng. Kalau baca beberapa review, katanya nasi ayam hainan di sini salah satu yang terenak. Kalau lihat keterangan di Google Maps, restonya buka pukul 10 pagi. Tetapi, ada review yang menulis kalau bukanya pukul 8.30 pagi.

Meskipun perut masih kenyang, saya dan suami berjalan kaki menuju resto Chee Meng untuk beli nasi ayam hainan. Tentunya bukan untuk dimakan saat itu juga. Tetapi, mau dibungkus untuk bekal makan siang.

Ternyata sampai sana belum buka, dong! Saya sampai baca lagi review yang menulis buka pukul 08.30 itu. Saya gak salah baca. Ya anggap aja deh reviewnya belum diupdate.

Gak mungkin juga kami nungguin restonya buka. Kami harus segera packing, check out, dan berangkat ke bandara. Sebelum balik ke hotel, kami beli beberapa bungkus Garrett dulu buat oleh-oleh.


hotel instagramable di bukit bintang

Kalau untuk saya, menginap di Gold3 Boutique ini recommended banget. Harga masih bisa diterima, lokasi strategis, mau kulineran banyak pilihan, dan ada camera museum. Kalau ke Kuala Lumpur lagi, kayaknya mau menginap di sini aja. Lagipula di sini juga ada kamar tipe family. Di mana 1 kamar bisa untuk 4 orang. Pas lah buat saya sekeluarga. Bisa sekamar tanpa harus sewa extra bed.

Back to Content ⇧


Gold3 Boutique Hotel


179, Bukit Bintang Street
55100 Kuala Lumpur, Malaysia

gold3hotel.com

Telp: +60 3-2141 7753

IG: @gold3boutiquehotel



Back to Content ⇧