Rabu, 10 Februari 2016

Mempersiapkan Peralatan Naik Gunung untuk Kenyamanan Saat Mendaki

Sumber gambar: Pixabay,com

Para pecinta alam sudah pasti sangat menyukai tantangan baru untuk menaklukkan medan alam yang luas ini. Mereka akan merasa puas apabila dapat menikmati indahnya ciptaan Tuhan yang luar biasa. Bagi para pecinta alam, terutama untuk pemula, ada beberapa tip dalam hal mempersiapkan peralatan naik gunung. Persiapan ini sangat penting agar keamanan dan kenyamanan bisa selalu Sahabat Jalan-Jalan KeNai dapatkan saat berpetualang.

Tenda

Tenda diperlukan agar Sahabat Jalan-Jalan KeNai bisa beristirahat agar aman dan nyaman. Serta terhindar dari ancaman binatang yang berbahaya.

Makanan

Makanan dan minuman yang cukup wajib dibawa agar tetap berenergi serta menjaga stamina saat melakukan perjalanan.

Peralatan komunikasi

Peralatan komunikasi diperlukan untuk saling berkomunikasi dengan sesama teman seperjalanan. Pastikan peralatan komunikasi berfungsi dengan baik. Tapi, sebaiknya ketika mendaki, selalu berjalan bersama

Peralatan memasak

Biasanya para pendaki membawa makanan yang masih berupa bahan-bahan. Sehingga harus diolah terlebih dahulu. Untuk itu diperlukan kompor dan peralatan masak lainnya untuk dibawa.

Tas gunung

Segala perlengkapan bawaan Sahabat Jalan-Jalan KeNai saat mendaki, dimasukkan ke dalam tas. Besar-kecilnya tas, atau jenis tas yang dibawa biasanya disesuaikan dengan tujuan yang ingin ditempuh.

Jaket gunung

Semakin tinggi pendakian, udara bisa semakin dingin. Jaket gunung sangat dibutuhkan agar badan hangat. Ada berbagai macam jenis jaket gunung. Pilih yang sesuai kebutuhan.

Sandal dan sepatu gunung

Pilihlah sepatu atau sandal gunung yang nyaman dipakai. Karena Sahabat Jalan-Jalan KeNai akan melakukan perjalanan yang cukup panjang. Bila alas kaki sudah tidak nyaman, biasanya perjalanan juga tidak akan nyaman.

Sleeping bag

Walaupun sudah ada tenda, sleeping bag bisa membantu Sahabat Jalan-Jalan KeNai supaya bisa beristirahat lebih nyaman. Karena badan menjadi lebih hangat saat berada di dalam sleeping bag.

Senter

Senter dibutuhkan apabila Sahabat Jalan-Jalan KeNai harus beraktivitas di malam hari karena di gunung tidak ada listrik. Pilihlah senter yang berkualitas dan kalau bisa yang anti air dan anti banting.

Tongkat gunung

Tongkat gunung dapat membantu Sahabat Jalan-Jalan KeNai ketika lelah berjalan. Tongkat gunung ini fleksibel karena bisa dipanjang-pendekkan sesuai keinginan.

Jam tangan gunung

Salah satu peralatan naik gunung yang diidamkan para pecinta alam adalah jam tangan gunung. Jam tangan khusus yang bisa memberikan segala macam informasi mengenai tingkat ketinggian Sahabat Jalan-Jalan KeNai saat di posisi puncak gunung. Kemudian iklim cuaca yang bisa terdeteksi berapa celciusnya. Dan fasilitas lainnya.

Gaiter

Gaiter adalah pelindung kaki berupa bahan yang dikenakan di atas sepatu hingga celana bagian bawah. Kadang kalau sedang berjalan, sepatu bisa kemasukkan pasir, lumpur atau kerikil kecil. Tidak hanya itu, biasanya saat hujan, suka banyak pacet. Gaiter dipakai untuk melindungi kaki dari bahaya atau ketidaknyamanan yang tidak diharapkan.

Kotak P3K

Jangan lupakan P3K. Tidak ada yang menginginkan kecelakaan atau sakit selama dalam perjalanan. Tapi, tidak ada salahnya selalu menyiapkan kotak P3K untuk berjaga-jaga.

Catatan: Artikel di atas adalah content placement. Saya juga pernah menulis tentang 14 Persiapan Menuju Everest, berdasarkan pengalaman pribadi suami. Silakan Sahabat Jalan-Jalan KeNai memberi masukan apabila ada tambahan perlengkapan apa lagi yang sebaiknya atau wajib dibawa. :)

10 komentar:

  1. Jam tangan gunung pengem punya euy..berasa jd pendaki gunung profesional deh hahhaa...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya udah punya, dong. Tepatnya suami saya yang punya hehe

      Hapus
  2. bisa jd referensi kalo kita sekeluarga tetiba pgn naik gunung :D... kecil sih mba kemungkinan, secara akunya yg biasa mikir berkali2 mw naik gunung... sadar diri ama stamina soalnya hihihi..

    BalasHapus
    Balasan
    1. di keluarga juga saya yang paling banyak mikirnya :D

      Hapus
  3. saya lagi hunting carrier anak, kalo jalan-jalan suka ribet gendong Nabil klo anaknya capek tapi orang tuanya enggak. pernah naik gunung, lihat ada yg bawa anaknya gendong pake carrier berangka gitu. mau beli, lagi nabung karena harganya gak murah ya ternyata heuheuheu.

    BalasHapus
    Balasan
    1. dulu waktu Keke kecil, saya pernah cobain pakai carrier seperti itu. Tapi lupa itu carrier kemana, ya? :D

      Hapus
  4. Udah hapal banget peralatan naik gunungnya dong. Jangan2 dirimu yg bagian nyiap2in peralatan kalau mau naik gunung keluarga?

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya serahkan semuanya ke suami hehehe

      Hapus
  5. perlengkapannya banyaaaak hehehe.udah lama ngga naik gunung mak..seringnya turun ke dasar laut :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kapan-kapan saya pengen diving kayak Mbak Indah, ah :)

      Hapus

Terima kasih untuk kunjungannya. Saya akan usahakan melakukan kunjungan balik. DILARANG menaruh link hidup di kolom komentar. Apabila dilakukan, akan LANGSUNG saya delete. Terima kasih :)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...