Featured Post

Piknik Lagi di RRREC Fest In The Valley 2017 - Hari Pertama

  Piknik Lagi di RRREC Fest In The Valley 2017 - Hari Pertama

Kamis, 27 Juli 2017

Lebaran di Hotel El Royale (D/H Hotel Grand Royal Panghegar), Bandung

Lebaran di Hotel El Royale (D/H Hotel Grand Royal Panghegar), Bandung  
Deretan wayang di lobby Hotel El Royale (D/H Hotel Grand Panghegar). Boleh dilihat tapi gak boleh dipegang

Untuk kedua kalinya kami berlebaran di Jakarta. Tahun lalu, keluarga suami kebagian giliran menjadi tuan rumah Halal bi Halal. Tapi karena kondisi fisik papah mertua yang memang sudah tidak memungkinkan untuk berlebaran di Bandung, maka diputuskan untuk menyelenggarakan acara di Jakarta saja.

Tahun ini kami pun tetap di Jakarta. Alasannya karena kakak ipar yang di Kalimantan baru datang ke Jakarta seminggu setelah lebaran. Kakak ipar yang tertua rumahnya dekat dengan orang tua jadi gak menginap. Sehingga kami pun memutuskan untuk berlebaran dulu di Jakarta. Siang harinya baru berangkat ke Bandung.

Sekitar pukul 15.00 wib kami berangkat ke Bandung. 1 jam terlambat dari rencana awal. Keke tidur melulu. Abis sholat Ied, dia langsung tidur. Bangung sebentar langsung makan trus tidur lagi. Itu juga akhirnya dibangunin. Abis kalau gak gitu mau jam berapa jalan ke Bandung. Dia kecapean karena abis keliling pakai motor sama ayahnya saat malam takbiran.

Jakarta (Tidak) Sepi Saat Lebaran

Jakarta sepi saat lebaran? Iya kalau Sahabat Jalan-Jalan KeNai mainnya ke jalan-jalan protokol di Jakarta. Udah pasti sepi banget lah itu karena semua kantor tutup. Tapi coba main ke daerah ramai penduduk pasti tetep aja macet. Udah dua kali lebaran di Jakarta tetap aja kena macet. Bahkan kali ini parah macetnya. Jakarta - Bandung ditempuh dalam waktu 7 jam! Itu juga udah pake lewat jalur alternatif.
Keluar tol Delta Mas kemudian menyusuri jalan raya Kalimalang hingga Karawang Timur. Penerangan jalan raya Kalimalang cukup minim. Jadi hati-hati aja meskipun kondisi jalanannya udah lumayan mulus. Masuk tol Karawang Timur masih kena macet, sih. Tapi udah tinggal sedikit macetnya.
Kemacetan terjadi di rest area. Mau masuk aja udah panjang banget antreannya. Kalau begini namanya udah bukan rest tapi stress area 😂 Imbasnya kemacetan jadi kemana-mana karena banyak banget yang parkir di luar rest area. Makanya enakan lewat jalur alternatif, setidaknya mau ke toilet gak pelru antre tinggal cari minimarket aja *paling pake jajan dikit. Kami suka gak enak kalau cuma numpang ke toilet 😅

Lebaran di Hotel El Royale (D/H Hotel Grand Royal Panghegar), Bandung  
Baru sampe hotel sekitar pukul 10 malam. Udah capek banget tapi lapar juga.

Sampai hotel sekitar pukul 10 malam. Badan udah lelah banget. Pengennya langsung tidur tapi badan rasanya lepek dan perut lapar banget. Untung adik saya udah bantuin check in, jadi tinggal ambil kunci di kamar.

Hotel El Royale (D/H Hotel Grand Royal Panghegar)

Orang Bandung atau yang suka ke Bandung mungkin udah gak asing dengan nama hotel Grand Panghegar. Saya pun begitu karena hotel ini termasuk legendaris. Walaupun kadang suka ketuker ma hotel Grand Preanger. Abis namanya mirip-mirip, sama-sama hotel besar, trus berdekatan pula lokasinya. 😁

Tapi mungkin angkatan Keke dan Nai bakal gak tau hotel Grand Royal Panghegar karena udah berganti nama jadi hotel El Royale. Pergantian nama ini sepertinya masih baru. Sekitar akhir Maret 2016, papah dan mamah saya juga menginap di hotel ini dan namanya masih Grand Royal Panghegar. Saya sekeluarga juga ke Bandung di saat yang sama, tapi menginap hotel yang berbeda.

Saya lupa tipe kamar yang kami tempati. Ingatnya adik saya cerita kalau tadinya booking kamar tipe lain. Lebih besar dari yang kami tempati saat itu tapi adik saya gak sreg karena terkesan jadul. Ya namanya juga hotel tua. Jadinya keluarga besar saya memilih untuk upgrade kamar. Untung masih dapat, ya.

Lebaran di Hotel El Royale (D/H Hotel Grand Royal Panghegar), Bandung
Kasur utamanya berukuran besar. Tidak perlu pesan extra bed lagi karena sudah ada sofa bed yang ukurannya juga besar

Walaupun (katanya) kamarnya lebih kecil dari sebelumnya tapi saya sih merasa cukup untuk kami berempat. Biasanya kami suka nambah extra bed. Gak bakal cukup tidur berempat di satu kasur. Tapi ini ukuran kasurnya gede. Tidur berempat aja masih belum terasa sempit, lho. Padahal biasanya ukuran kasur di beberapa hotel yang pernah kami inapi paling cuma cukup buat bertiga. Makanya selalu pesan extra bed lagi. Trus ada sofa bed yang empuk dan juga besar sehingga kami merasa tidak perlu menambah extra bed lagi.

Lebaran di Hotel El Royale (D/H Hotel Grand Royal Panghegar), Bandung

Kamar kami seperti mini studio. Ada mini pantry cabinet. Sayang aja gak ada isinya. Padahal kalau ada kompor kecil dan peralatan makan, kali aja bisa masak mie instant hahaha. Disediakan cuma standar hotel seperti pada umumnya, yaitu pemanas air. Toiletries lengkap dan kamar mandinya menggunakan bath tub.

Menu Sarapan

Lebaran di Hotel El Royale (D/H Hotel Grand Royal Panghegar), Bandung  
Ini setengah area ballroom aja udah luas banget. Dan selama hari raya, seluruh area ballroom dipakai untuk sarapan. Hari berikutnya malah nambah sampai keluar saking ramainya

El Royale termasuk hotel besar. Di hari raya ini, jumlah tamunya sangat banyak. Sehingga untuk sarapan tidak dilakukan di restoran tetapi dipindahkan ke ballroom. Dan saya pernah membaca info kalau ballroom hotel ini adalah terbesar se-Bandung.

Lebaran di Hotel El Royale (D/H Hotel Grand Royal Panghegar), Bandung

Kami sarapan sekitar pukul 8 pagi. Ballroom terlihat penuh. Antrean terjadi di beberapa stall, terutama telur. Mau ambil air putih aja kadang harus antre karena gelasnya gak ada. Untuk menunya tidak terlalu banyak pilihan. Standar aja seperti nasi putih, mie goreng, sosis, kentang goreng, chicken nugget, lauk, dan sayur. Begitu juga dengan menu di stall, selain telur dan bubur ada menu lain tapi saya lupa. Pastinya gak banyak pilihan. Rasanya juga biasa aja.

Di hari kedua kami menginap di sana ternyata tamu semakin banyak. Bahkan ballroom yang sudah segitu besar masih belum cukup menampung para tamu sehingga harus menambah meja dan kursi di luar. Itupun kami tetap sharing meja dengan tamu lain. Gak ada satupun meja yang benar-benar kosong!

Melihat suasana yang segitu ramainya, saya tadinya mau makan cepat saja. Ambil menu yang di prasmanan karena tidak seramai di stall. Tapi keponakan pengen banget makan omelette. Dia mah senang banget ma telur, gak mau ngerti kalau lagi rame juga. Tetap pengen antre. Jadilah saya bantuin dia antre. Kalau udah gini kan ngeselin aja ya antreannya diselak. Dan itu terjadi hahaha. Sabaaaaaarrr ....

Saya: "Perasaan dari kemarin menunya sama, ya?"
Ayah: "Masa, sih? Kemaren kayaknya gak ada bihun goreng, deh."
Saya: "Memang gak ada. Tapi mirip-mirip, lah. Kemaren mie goreng, hari ini bihun. Kemaren chicken nugget, hari ini fish nugget. Tapi kalau sayurnya sih kayaknya sama ma kemaren."

Saat suami sedang ambil makanan, tamu yang satu meja dengan kami mengajak saya ngobrol. Dia cerita kalau tinggalnya di Bandung tapi hobi staycation di hotel-hotel Bandung. Saat itu pun dia sedang staycation bersama anaknya. Menurutnya menu sarapan di hotel ini sejak beberapa tahun selalu sama. Kurang variasi karena itu-itu melulu. Hmmm ... Berarti tebakan saya gak salah, kan. Baru menginap 2 hari aja, saya pun udah merasa menunya gak berbeda.

Lebaran di Hotel El Royale (D/H Hotel Grand Royal Panghegar), Bandung
Di luar ballroom ada deretan kursi dan layar lebar. Anak-anak banyak yang memilih sarapan di sini. Apalagi semua film yang diputar adalah film kartun

Biasanya, breakfast di hotel saya jalani dengan santai. Apalagi kalau menunya sangat beragam dan enak semua. Kadang diselingi dengan ngobrol untuk kemudian mengambil makanan berikutnya. Tapi kali ini tidak lama berada di ballroom. Gak enak juga kan tamu masih banyak yang berdatangan untuk sarapan sedangkan saya asik ngobrol. Lagipula Keke sedang demam.

Sejak hari pertama menginap di sana Keke sudah demam tapi masih mau ikut sarapan di ballroom. Di hari kedua, dia benar-benar gak mau ikut sarapan. Memilih menyantap cereal saja di kamar. Untungnya di El Royale ada Alfamart dan Guardian. Gak perlu ke luar hotel buat beli cereal dan obat untuk Keke.

Lebaran di Hotel El Royale (D/H Hotel Grand Royal Panghegar), Bandung
Setiap pagi, ada live traditional music di lobby. Kalau sarapannya masih di resto, alunan musik tradisional ini sepertinya akan kedengeran

Berenang dan Pool Terrace

Di hari pertama menginap di sana, setelah sarapan, kami segera mandi. Ada 2 acara di hari itu tetapi seperti biasa kami selalu memilih untuk halal bi halal dengan keluarga besar suami. Acaranya diselenggarakan di salah satu resto sunda. Setelah makan siang, acara pun selesai dan kami memilih untuk beristirahat di hotel.

Lebaran di Hotel El Royale (D/H Hotel Grand Royal Panghegar), Bandung  
View dari lantai 16

Lebaran di Hotel El Royale (D/H Hotel Grand Royal Panghegar), Bandung  
Hal yang menyebalkan adalah ketika semua pada berenang tapi saya gak ikutan.

Saya pikir sampe hotel bakal pada tidur siang. Mengistirahatkan badan setelah 7 jam perjalanan. Mana lagi hujan deras pula. Eh, gak taunya pada pengen berenang. Cuma saya yang gak ikutan karena lupa bawa baju rennag. Kesel aja sih ngelihat pada asik berenang.

Saat kami berenang, hujan turun dengan deras. Mungkin itulah kenapa kolam renang jadi tidak ramai. Tapi saat pagi hari dan keesokan harinya, saya melihat pool sangat ramai. Banyak tamu yang ingin berenang juga rupanya.

Lebaran di Hotel El Royale (D/H Hotel Grand Royal Panghegar), Bandung  
Ngopi dulu biar gak bosan nungguin yang berenang 😂 Cappucino untuk saya,  Fresh Brewed Coffee untuk suami, dan air mineral untuk anak-anak
Cappucino, IDR42K
Fresh Brewed Coffee, IDR30K
Mineral Water, IDR15K


Lebaran di Hotel El Royale (D/H Hotel Grand Royal Panghegar), Bandung
Quatro Formagi, IDR88K

Untungnya di pinggir kolam renang ada cafe, namanya Pool Terrace. Di cafe ini ada beberapa pilihan homemade pizza yang enak banget. Kulitnya tipis dan crunchy. Topingnya enak. Nai memilih cheese pizza yang terdiri dari 3 jenis keju yaitu parmesan, mozarella, dan cheddar.

Sop Buntut Panghegar, IDR88K
Crinkle Cut Sausages, IDR50K

Suami sempat menawarkan untuk order pizza lagi. Abis 1 pan kayaknya gak cukup, deh. Enak banget, sih. Tapi anak-anak memilih menu lain yaitu sop buntut dan sosis goreng. Sop buntutnya juga enak. Ya lumayan terhibur lah saya meskipun gak berenang. Chef nya sempat menawarkan Nai untuk menggiling dough pizza. Tapi Nai gak mau. Dia memilih melihat proses membuatnya saja.

Kami hanya menginap 3 hari 2 malam di sini. 2 malam berikutnya menginap di rumah keluarga. Lokasi hotel El Royale sangat strategis. Kalau dari BIP tinggal lurus saja. Hotelnya ada di samping rel kereta. Gampang banget dicarinya. Fasilitas juga lumayan. Ada Alfamart dan Guardian juga di dalam hotel. 2 toko ini menolong banget saat kami menginap di sana. Beli cereal di Alfamart karena Keke demam dan cuma pengen makan cereal. Trus di Guardian beli obat untuk Keke. Tapi kayaknya kalau sampai menginap lebih dari 1 malam lagi mending tanpa breakfast kali, ya. Bosan kalau menunya cenderung sama 😁

Hotel El Royale (D/H Hotel Grand Royal Panghegar), Bandung









23 komentar:

  1. wuii rame banget ya hotelnya sampe makannya kudu di ballroom.. jadi kayak kondangan. hehehe.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wkwkw iya bener kayak kondangan :D

      Hapus
  2. Asyik ya kamarnya gede. Aku sekarang kalo nginep hotel selalu 2 kamar karena anak2 sudah gede, kalo dulu sih kruntelan di satu kamar aja hahaha.
    Rame banget berarti ini yang nginep ya sampai ballrom yang luas nggak cukup.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Anak-anak saya masih susah disuruh pisah kamar kalau nginep di hotel. Semuanya mau sama saya. Masa buka kamar lagi cuma buat ayahnya aja hehehe. Iya nih pas hari raya rame banget :D

      Hapus
  3. Kebayang nih kesanlnya kalau antriannya di sela orang lain. Kalau aku langsung tegur (kalau pas lagi kumat). Kalau pas lagi baek ya aku diam aja. Hehhe. Aisk juga kalau ada pertunjukan live music ya mba :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. pas lebaran kemaren kayaknya stok sabar saya lagi banyak hahaha

      Hapus
  4. Aku termasuk yg sering keliru antara panghegar ama preanger hahahaha.. Tp nih 2 hotel blm ada yg aku coba sih mba.

    Hotel lama itu memang rata2 kamarnya luas2 yaaa.. Asyik jadinya kalo nginep , apalagi yg nyari kamar luas supaya anak2 bisa lega main.. Beda ama hotel modern skr yg cendrung sempit :p. Tanah makin lngka memang :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. nah berarti saya ada temannya. Suka ketuker hahaha

      Yup! Asiknya menginap di hotel lama tuh kamarnya gede trus ada bath tub d kamar mandi.

      Hapus
  5. live musiknya tradisional... jadi nuansa bandung atau Sudanya nya lebih kental ya mba..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sayangnya gak kedengeran karena sarapannya di ballroom. Mungkin kalau sarapannya di resto masih kedengeran

      Hapus
  6. Menunya sama mungkin chefnya jg gak ganti2 mba hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mungkin tapi harusnya chef punya banyak resep, dong :D

      Hapus
  7. Oh ini dibraga kirain panghegarny di gede bage :D lama tgl dibandung tp gak apal hotel2 dibandung :P

    BalasHapus
    Balasan
    1. padahal Grand Panghegar ini termasuk hotel tua. Dari zaman saya masih kecil juga sudah ada :)

      Hapus
  8. apa mungkin memang ada standar menu untuk sarapannya mbak yang udah jadi ciri khas gitu makanya gak ganti-ganti. Tapi kalo sering nginep disitu jadinya bosen deeeh :D

    BalasHapus
  9. Sering dengar Hotel Panghegar. Ternyata tempatnya kayak begini. :D

    BalasHapus
  10. dengan Keke dan Naima yang udah gede apa ada tambahan biaya nginepnya? Ternyata lebaran makin ramai aja ya hotel, sampai ballroom berubah jadi tempat makan.

    BalasHapus
  11. antimainstream nih liburannya

    BalasHapus
  12. Aku suka banget sama pizza-nya. Crunchy crunchy crunchy gitu rasanya. Jadi kangen, Mbak.

    BalasHapus
  13. kasurnya luas bangeettt...
    tapi sarapannya nggak banyak pilihan ya? aku sebenarnya kalau sarapan juga paling cuma ambil beberapa menu, tapi kalau nggak banyak pilihan rasanya gimana gitu ya. kurang puas :)

    BalasHapus
  14. hotelnya sih oke ya mbak dari foto2 di sini... tp memang ada sih hotel yg menunya ya itu lagi itu lagi... paling hanya ada variasi 1-2 makanan. Tp lainnya sama :)))

    BalasHapus
  15. Tempat nya nyaman banget mba, pizza nya bikin mupeng ih..bikin laper mata :)

    BalasHapus
  16. Pizza nya terlihat lezat mbak.
    Saya belum kesitu semenjak ganti nama, walau udah diganti nama tapi beberapa masih familiar dengan GH Panghegar nya ya hehe

    BalasHapus

Terima kasih untuk kunjungannya. Saya akan usahakan melakukan kunjungan balik. DILARANG menaruh link hidup di kolom komentar. Apabila dilakukan, akan LANGSUNG saya delete. Terima kasih :)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...