Jalan-Jalan KeNai

Blog family traveling tentang adventure, kuliner, hotel, dan tips perjalanan

11 Cara Cepat Jual Rumah dengan Harga Tinggi

11 Cara Cepat Jual Rumah Dengan Harga Tinggi
sumber: freepik

Investasi properti seperti rumah bisa dikatakan sebagai investasi terbaik yang tidak pernah mati sampai kapanpun. Dengan jual rumah yang Sahabat KeNai miliki, berpotensi memberikan keuntungan di masa depan.

Hal tersebut disebabkan, kebutuhan manusia akan tempat tinggal merupakan sebuah kebutuhan pokok atau primer yang mau tidak mau harus dapat terpenuhi. Selain itu, harga rumah yang selalu meningkat setiap tahunnya membuat nilai properti yang kita miliki akan terus naik dan bertambah mahal.

Tidak heran jika banyak orang pada akhirnya memilih bisnis jual beli rumah sebagai investasi. Namun, perlu diketahui bahwa urusan jual rumah tidaklah sesimpel yang dipikirkan. Masalahnya, rumah merupakan barang eksklusif dan termasuk ke dalam non-liquid assets yang tidak mudah diperjual-belikan. Sehingga, kegiatan jual rumah tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Ada beberapa strategi dan juga cara yang harus dilakukan agar rumah yang dijual bernilai tinggi dan laku dipasaran.

Oleh sebab itu, hari ini saya akan memberikan 11 cara cepat jual rumah dengan harga tinggi yang dapat Sahabat KeNai terapkan. Ssstt! Cara iniini juga bisa Sahabat KeNai terapkan bila harus menjual rumah dalam keadaan terdesak.

Kalau begitu, kita simak penjabarannya di bawah yuk!

1. Cari tahu kekurangan dan kelebihan rumah


Hal yang pertama harus Sahabat KeNai lakukan dalam melakukan jual rumah adalah dengan mencari tahu kekurangan serta kelebihan rumah yang akan dijual. Segala sesuatu yang dibutuhkan mulai dari kondisi rumah, lingkungan, serta segala fasilitas umum, dan penunjang yang ada di sekitar harus dimasukkan ke dalam sebuah daftar.

Dengan mengetahui kekurangan dan kelebihan dari rumah, Sahabat KeNai bisa memberikan informasi yang kongkrit kepada calon pembeli. Sehingga rumah bisa terjual dengan mudah

2. Jangan ragu melakukan renovasi

Hal kedua yang harus dilakukan setelah mengetahui bagaimana kondisi dari rumah tersebut adalah melakukan renovasi.

Tentu saja, hal ini juga tergantung dari kondisi rumah. Jika dalam kondisi baik dan prima, tentu tidak perlu melakukan renovasi apalagi sampai mengubah bentuk bangunan. Renovasi diperlukan untuk memperbaiki kerusakan-kerusakan kecil di beberapa area rumah. Jangan ragu untuk melakukan renovasi, ya. Sebab renovasi yang Sahabat KeNai lakukan dapat menaikkan nilai rumah yang akan dijual.

3. Ketahui kisaran harga pasar

Nah, setelah selesai dengan urusan fisik rumah, saatnya mencari tahu berapa harga jual rumah yang tepat sebelum dipasarkan. Kita memang berencana untuk jual rumah tersebut dengan harga tinggi, namun tidak semerta-merta jauh melampaui harga pasaran.

Maksudnya seperti ini, jika rumah yang akan dijual merupakan type 36 dan harga pasaran tertinggi untuk rumah type 36 adalah Rp400 – Rp500 juta, maka kita akan jual rumah tersebut tidak lebih rendah dari harga tersebut.

Alasannya tentu saja karena calon pembeli biasanya sudah melakukan riset harga pasaran rumah terlebih dahulu. Mematok harga yang terlalu tinggi pasti membuat calon pembeli menjadi tidak tertarik.

Sahabat KeNai bisa  bertanya langsung kepada masyarakat sekitar tentang kisaran harga rumah. Tetapi, ada juga cara termudah yaitu menengok ke situs jual beli rumah. Contohnya situs 99.co Indonesia. Sahabat KeNai dapat mencari listing serupa di mana rumah akan dijual dan mulai membandingkannya. Mudah sekali, bukan?

Selain itu, ada juga cara lain yang dapat dgunakan yaitu dengan memeriksa Nilai Jual Obyek Pajak atau NJOP di kawasan sekitar rumah. Di dalam Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) biasanya tertera informasi mengenai NJOP, baik tanah maupun bangunan. Namun, nilai NJOP sendiri merupakan harga terendah dari rumah tersebut. Orang-orang cenderung akan menaikkan harga tersebut sebanyak 2-3 kali lipat dari nilai NJOP, dan menjadikannya sebagai harga jual rumah.

4. Siapkan sertifikat dan dokumen pendukung

sertifikat dan dokumen pendukung untuk jual rumah
(sumber: Pixabay)

Eits! Jangan buru-buru memasarkan rumah sebelum Sahabat KeNai melengkapi sertifikat serta segala dokumen pendukung dari rumah tersebut, ya.

Hal ini penting, lho. Pasalnya, sertifikat asli dan dokumen-dokumen lain seperti PBB asli, AJB asli, dan blue print dapat dijadikan sebagai bukti sah kepemilikan atas rumah tersebut.

Calon pembeli tentu enggak mau repot dengan masalah urus-mengurus pajak ketika ia menempati rumah tersebut. Sehingga bayarlah pajak rumah sebelum Sahabat KeNai menjualnya. Hal ini juga dapat meningkatkan harga jual, mengingat rumah yang dijual benar-benar sudah siap huni.

5. Memasarkan rumah dari mulut ke mulut

Setelah segala macam urusan rumah sudah disiapkan, saatnya Sahabat KeNai memasarkan rumah tersebut. Cara yang paling sederhana adalah dengan melakukannya secara konvensional yaitu dari mulut ke mulut.

Namun, mengingat saat ini kita hidup di era digital, bisa jadi promosi dari mulut ke mulut kurang efektif. Kecuali, jika Sahabat KeNai memang memiliki skill marketing serta jejaring yang luas. Mungkin cara konvensional ini masih dapat diakukan.

6. Posting di akun media sosial

Sebagai pengguna sosial pengguna media paling aktif di dunia, orang Indonesia disinyalir memiliki paling tidak satu akun pada setiap platform sosial media. Potensi ini jelas sangat bisa dimanfaatkan sebagai sarana jual rumah secara online.

Caranya gampang, cukup posting iklan rumah dengan menyertakan deskripi sejelas mungkin di media sosial. Jangan lupa mengoptimalkan pencarian dengan menggunakan hashtag atau tanda pagar (#) pada kolom caption. Misalnya, Sahabat KeNai akan jual rumah di Bandung, cobalah untuk menggunakan tagar #rumahdijual #rumahmurahdijual #rumahdijualdibandung, dan lainnya.

7. Manfaatkan jasa agen properti

Kalau pakai jasa agen properti, apakah keuntungan jadi berkurang karena bayar komisi agen? Jangan khawatir karena agen properti biasanya hanya mengambil 2-3 persen dari keuntungan sebagai komisi penggunaan jasa mereka. Alasan kedua adalah jika agen properti yang dipilih itu ahli dan profesional di bidangnya, maka harga jual rumah malah bisa menjadii lebih tinggi dan tetap laku dipasaran.

Selain itu, Sahabat KeNai juga gak perlu repot untuk mencari calon pembeli. Tinggal duduk manis di rumah dan tunggu kabar dari agen tersebut. Bingung cari agen properti yang professional dan dapat dipercaya? Lanjut baca ke poin berikutnya ya!

8. Menggunakan situs jual beli rumah

Ini baru cara jual rumah zaman now, dengan menggunakan situs jual beli rumah seperti 99.co Indonesia. Sahabat KeNai bisa memanfaat situs ini secara gratis. Yang perlu dilakukan hanya mendaftar dan memasukkan iklan rumah sebagai listing di situs tersebut

Sahabat KeNai juga dapat melengkapinya dengan foto, lokasi, dan informasi mengenai rumah yang akan dijual. Bahkan, terdapat banyak fitur lain yang dapat mempermudah orang menemukan iklan rumah yang akan dijual, lho.

Ada fitur pencarian pintar agar rumah Sahabat KeNai dapat dicari oleh calon pembeli yang tepat. Tidak hanya itu, dalam situs ini juga terdapat fasilitas informasi seperti wilayah, harga sekitar, dan juga simulasi KPR.

Sahabat KeNai juga bisa memanfaatkan jasa agen properti untuk memasarkan rumah kamu di situs 99.co Indonesia. Agen-agen yang bekerjasama dengan 99.co Indonesia tentu saja merupakan agen yang profesional serta ahli di bidangnya. Jadi Sahabat KeNai enggak perlu khawatir lagi soal urusan jual rumah tersebut.

9. Lampirkan informasi secara jelas pada iklan

Menggunakan situs jual beli rumah juga tidak sembarangan, tidak boleh asal posting dan berharap rumah dapat terjual dengan cepat. Lampirkan segala informasi penting yang harus diketahui calon pembeli terkait rumah tersebut, contohnya seperti keunggulan rumah, fasilitas, lokasi, sarana, lingkungan rumah, dan sebagainya.

Berikan informasi yang jujur, jangan memberikan harapan kosong kepada calon pembeli. Serta, sampaikan dengan gaya bahasa yang ringan agar calon pembeli mengerti ketika membaca informasi yang diberikan.

10. Unggah foto yang berkualitas

Resolusi gambar rendah, angle yang tidak bagus, serta gambar buram atau gelap adalah hal-hal yang sering sekali dilakukan penjual rumah dalam mengiklankan rumahnya pada situs jual beli rumah. Padahal, foto ini berperan penting itu memasarkan rumah. Pembeli tentu akan lebih tertarik melihat secara visual rumah yang akan dijual. Dibanding sekadar membayangkan bentuk rumah tersebut berdasarkan deskripsi. Jadi persiapkan kamera yang mempuni, cari angle terbaik dan penting untuk dilihat calon pembeli, serta menggunakan pencahayaan yang baik pada saat memotret.

11. Ketahui kapan waktu terbaik untuk jual rumah

Kapan waktu terbaik untuk jual rumah
(sumber: Pixabay)

Percaya enggak percaya, ternyata momentum menjadi bagian yang penting untuk diperhatikan pada saat menjual rumah. Salah satu momentum terbaik untuk jual rumah adalah ketika suku bunga turun. Pada saat itu, harga cicilan rumah rendah dan banyak pemburu properti yang memanfaatkan momen tersebut untuk mencari rumah.

Kabarnya sih, ketika kondisi politik stabil, transaksi jual beli rumah lumayan ramai, apakah benar demikian? Kita lihat saja nanti setelah pemilihan umum hehehe.

Saya rasa cukup dulu, ya, membahas 11 cara cepat jual rumah dengan harga tinggi. Semoga apa yang saya sajikan kali ini dapat bermanfaat untuk Sahabat KeNai yang berencana untuk menjual rumah secara cepat dengan harga tinggi.

1 komentar:

Terima kasih untuk kunjungannya. Saya akan usahakan melakukan kunjungan balik. DILARANG menaruh link hidup di kolom komentar. Apabila dilakukan, akan LANGSUNG saya delete. Terima kasih :)

Saat ini blog Jalan-Jalan KeNai sedang diperbaiki tampilannya. Mohon maaf bila terlihat kurang nyaman selama masa perbaikan.