yummieeh ussy, kedai mie ayam enak dan murah di jakarta

Yummieeh Ussy, Kedai Mie Ayam Enak dan Murah di Jakarta


Katanya, orang Indonesia belum makan kalau belum ketemu nasi? Hmmm ... Bisa jadi banyak yang beranggapan seperti itu. Saya salah satunya, kecuali kalau udah makan mie ayam.

Yup! Gak mungkin deh saya makan nasi lagi setelah makan mie ayam. Alasan pertama sudah pasti karena kenyang. Selain itu, juga gak mungkin saya mencampur mie ayam dengan nasi. Bakalan kenyang banget dan udah pasti double karbo hehehe.

Banyak mie ayam yang enak di Jakarta. Dari mulai yang dijual di kaki lima maupun resto. Makanya saya suka semangat kalau diajak untuk makan mie ayam. Termasuk salah satunya ke Yummiieeh Ussy.

Bisnis Kuliner Terbaru dari Ussy Sulistiawaty dan Andhika Pratama


usaha kuliner ussy sulistiawaty dan andhika pratama

Pasangan selebritis Ussy Sulistiawaty dan Andhika Pratama semakin serius melebarkan sayap di bisnis kuliner. Sebelumnya pasangan ini sudah membuka resto Lurik Coffee & Kitchen di Lippo Mall Kemang dan Bakoel Ussy di jalan Dewi Sartika, Jakarta. Kini kembali membuka bisnis kuliner baru yaitu Yummieeh Ussy di jalan Cipete Raya, Jakarta Selatan.

Kali ini kuliner utamanya adalah mie ayam. Ussy mengatakan kalau dirinya sangat menggemari kuliner China ini. Saking sukanya, dia bisa berhenti saat di jalan melihat penjual mie ayam. Ussy pun yakin kalau masyarakat Indonesia juga banyak yang menggemari mie ayam.

[Silakan baca: Makan di Bakoel Ussy, Cukup 50 Ribu Sudah Bisa Makan Enak dan Kenyang]

Mie Ayam Kecombrang, Topping Terunik dari Yummieeh Ussy


kedai yummieeh ussy
kedai yummieeh ussy

Yummieeh Ussy = Yummy (rasanya) + Mie (mie ayam) + Ussy (Ussy Sulistiawaty, owner)

Jumat (1/3), saya hadir di acara grand launching Yummieeh Ussy yang belokasi di jalan Cipete Raya. Ukuran resto ini tidak luas, tetapi kaca besar sepanjang dinding sebelah kiri, cukup memberi aksen luas. Sedangkan di dinding sebelah kanan dihiasi dengan foto keluarga Ussy dan Andhika. 2 foto berukuran besar ini juga bisa menandakan kalau Yummieeh Ussy termasuk family resto. Resto ini juga terbagi 2 ruangan. Bagian dalam ruangannya ber-AC, sedangkan yang luar tidak.

Setahu saya, ada 2 tipe mie ayam. Kalau mie ayam kaki lima yang biasanya dijual pakai gerobak, topping ayamnya agak berwarna coklat dan kuning (meggunakan kecap dan kunyit). Sedangkan mie ayam bangka lebih sederhana bumbunya. Warnanya juga lebih polos. Saya bakal bingung kalau disuruh memilih karena menyukai keduanya.

mie ayam yummieh ussy

Menu Yummieeh Ussy ini lebih mirip ke mie ayam bangka. Setelah pulang, saya baru menyadari kalau di semua menu mie ayam yang ditawarkan di sana, gak ada satupun yang pakai bakso. Tapi, buat saya gak masalah juga karena di sini punya berbagai pilihan topping. Ada mie ayam original, mie ayam jamur, mie ayam kecombrang, mie ayam ceker dower, mie ayam ceker lada hitam, dan mie ayam rica.

mie ayam ceker lada hitam
Mie Ayam Ceker Lada Hitam, IDR24K

Saya menyukai kuliner jamur. Makanya paling pengen cobain topping jamur. Tetapi, saya juga penasaran dengan topping kecombrang. Baru kali ini saya lihat ada mie ayam dengan topping kecombrang.

Ussy menjelaskan kalau di Bakoel Ussy, menu kecombrang termasuk yang paling banyak peminatnya. Makanya, di Yummieeh Ussy pun kecombrang menjadi salah satu pilihan.

Tetapi, akhirnya saya memilih mencoba mie ayam original. Sama seperti menikmati mie bakso, kebiasaan saya saat pertama kali mencoba mie ayam di satu tempat adalah mencicipi mie dan kuah kaldunya terlebih dahulu tanpa dikasih bumbu sama sekali.

Tekstur mie ayam di sini lembut dengan ukuran kecil-kecil. Bumbunya juga berasa. Tanpa dikasih tambahan bumbu atau sambal lainnya, juga udah enak. Pas nih kalau ajak anak kecil makan di sini. Gak usah dikasih tambahan ini itu juga udah berasa enak mie-nya.

Salah satu bahan baku untuk membuat mie-nya menggunakan telor bebek. Menurut Ussy, mie yang menggunakan telor bebek rasanya lebih enak daripada telor ayam. Bahan-bahan makanan yang digunakan di setiap usaha resto mereka memang selalu yang terbaik yang kemudian diolah oleh Chef yang sudah dipercaya. Andhika juga menambahkan kalau bisnis kulinernya selalu mengutamakan quality control agar rasanya tetap terjaga.

Kalau cita rasa kuah kaldunya cenderung hambar. Kuah seperti ini memang enaknya buat disiram ke mie. Sahabat KeNai penggemar mie ayam kuah atau atau kering? Kalau saya lebih suka yang kering. Kuahnya untuk diseruput usai menikmati mie. Tetapi, karena rasanya cenderung hambar, jadinya saya tidak menggunakan kuahnya.


Setelah mencoba mie ayam original polosan, saya pun menambahkan sambal. Eyaampun! Pedas aja sambalnya! Padahal saya cuma kasih sambal sedikit, lho. Tetapi, enak lho ini rasa sambalnya.

Nah, karena saya gak menikmati mie ayam kecombrang, saya pun bertanya ke beberapa teman. Ada yang bilang enak, tetapi lebih mirip sambal matah karena rasa serehnya lebih kuat daripada kecombrang. Ada juga yang bilang kalau topping kecombrang memang paling recommended. Hmmm ... berarti saya harus cobain, nih. Semua bilang rasanya memang enak.

Dimsum dengan 8 Pilihan Rasa

dimsum yummieeh ussy

Sahabat KeNai lagi gak mau makan berat? Pengennya cemal-cemil aja? Di sini juga ada dimsum dengan pilihan rasa yaitu ceker lada hitam, shumay, cha siu pau, hakau, chikaw, bakpau ayam kecap, lumpia kulit tahu, dan mantau.

Bagaimana dengan harganya? Semua harga kuliner di sini, cukup bersahabat kalau menurut saya. Dimulai dari IDR15K hingga IDR24K untuk makanan. Sedangkan untuk minuman range harganya IDR4K s/d IDR12K. Bisa menjadi pilihan Sahabat KeNai bila ingin makan mie ayam yang enak dan murah di Jakarta.

Yummieeh Ussy