Makan Siang di Steak 21

Makan Siang di Steak 21 - "Mau makan siang di mana?' tanya saya ke anak-anak setelah kami bertiga puas main di Funworld.

Awalnya, kami gak langsung mencapai kata sepakat. Hmmm ... sebetulnya, anak-anak pengennya di Jun Njan. Tetapi, saya bilang kalau mau makan di sana tunggu ditraktir abah (papah saya) aja hahaha. Setelah berbeda pendapat beberapa kali, kami pun sepakat untuk makan siang di Steak 21.


makan siang di steak 21

Steak 21 di Mall of Indonesia (MOI) terlihat lumayan ramai. Tetapi, kami masih dapat tempat duduk. Suasananya pun lumayan nyaman. Tetapi, bagaimana dengan rasanya?

[Silakan baca: Jun Njan, Chinese Seafood Restaurant Favorit Keluarga]

Saya tidak berharap banyak untuk rasa. Beberapa kali makan di resto yang salah satu menunya steak, rasanya kurang memuaskan. Kecuali, memang yang ditawarkan di sana memang khusus steak.

Menu Steak 21 di MOI tidak hanya menawarkan steak. Tetapi, ada pula menu lainnya. Saya lihat beberapa pelanggan memesan nasi goreng. Mungkin nasgor memang jadi salah satu menu favorit di sini. Tetapi, tentu saja kami memilih steak, sesuai dengan nama restonya. Jadi kami berpikir menu andalannya pasti steak. Setelah memilih steak, kami diminta memilih saus. Kalau untuk kentangnya bisa memilih french fries atau mashed potato.

[Silakan baca: Bersenang-Senang Sebelum UNBK di Funworld]


lokasi steak 21

Gak berapa lama, steak yang kami pesan pun tiba. Setiap steak mendapatkan 2 macam sauce. Uniknya untuk sauce yang pertama itu semua sama. Dan dituangkan langsung oleh pramusaji. Sedangkan saus yang kedua, sesuai pilihan masing-masing. Di sini pilihan sausnya ada blackpepper, mushroom, dan creamy mushroom.

Kiri: saos sambal
Kanan: saos barbeque

Saya sampai lupa menanyakan sauce apa yang dituangkan. Tetapi, khusus untuk barbeque sauce, ternyata disimpan di botol. Hmmm ... baru kali saya tau ada saus bbq disajikan di botol.

Kesimpulan kami bertiga sama. Untuk kentangnya baik itu yang digoreng atau ditumbuk, rasanya biasa aja. Kami suka dengan tumisan sayurnya. Rasanya pas banget dan teksturnya juga masih renyah.


prime lamb chop steak 21
Prime Lamb Chop, IDR79K


Kalau untuk dagingnya, tingkat kematangannya sesuai dengan yang kami inginkan. Rasa dagingnya juga enak. Dan, kami sepakat kalau dagingnya lebih enak tidak dikasih saus. Tetapi, gak masalah juga kalau tetap mau dikasih saus sesuai pilihan masing-masing. Hanya saja memang tidak membuat citarasanya menjadi banyak peningkatan.


sirloin steak 21
Sirloin, IDR97K


Sedangkan saus bbq yang botolan itu, hmmm ... kami memilih tidak mau menggunakannya. Sempat dituang sedikit ke piring. Hanya tidak cocok dengan lidah kami.

Disediakan juga saos sambal botolan. Tetapi, kami tidak menggunakan sama sekali. Kalau sampai tidak dikasih saos sambal, berarti bagi kami rasa steak di sini masih lumayan enak. Apalagi harganya juga masih termasuk ramah di kantong.

[Silakan baca: Ketagihan Green Salad with Japanese Dressing di Tokyo Skipjack]


steak 21 mall of indonesia

Post a Comment

38 Comments

  1. Paling kesel kalo makan di restoran tapi anak milih nasi goreng.

    Hello...nyobain yg lain napa?

    Hahaha...

    Btw, steaknya besar, ya. Soalnya kl steak di sini adanya yg steak crispy banyak tepungnya itu.

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahaha ya mungkin memang suka banget ma nasgor, ya :D

      Delete
  2. mbaaaaak liat postingannya jadi pengen steak huaaaaaa :( kan lagi ga boleh kemana2, mau bikin sendiri takut ga enak

    ReplyDelete
    Replies
    1. cobain aja sesekali bikin sendiri. Saya juga suka bikin sendiri, kok

      Delete
  3. ya Allah ad steack, godaannya sepagi ini luar biasa banget deh kak. Hm pokoknya setela pandemi covid 19 ini wajib banget aku makan steak, ngiler liat postingan kakak ini lah

    ReplyDelete
  4. Teringat Januari kemarin jelang Imlek ditraktir bos makan di steak 21 juga. Tapi di Central Park. Wah saat itu blm ada social distancing sih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. nanti kalau udha lewat masa pandemi, makan di sini lagi, ya

      Delete
  5. Udah lama banget nggak eat out. Udah jenuh banget. Semoga wabah segera berlalu. Steak termasuk favorit kami sekeluarga

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin. Sama, Mbak. Makanya harus cari steak yang bener-bener enak

      Delete
  6. Aiihh jadi kangen makan steak, menggoda pisan ituu.
    Biasanya ku favorit pake saus blekpeper, trus steaknya diiris tipis coz biar gampang dikunyah, maklom giginya abis hahahahaa..

    Btw langgananku di Karnivor kalo beli steak, cuzz pankapan kalo ke bdg meet up nyetiiik.

    ReplyDelete
  7. Udah boleh bilang kangen jalan-jalan? Biasanya suka di rumah tapi sekarang malah pengen jalan-jalan di saat mall tutup. Kecium aroma daging dibakar, nih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. boleh kalau bilang aja. Asalkan jangan jalan-jalan dulu :D

      Delete
  8. Pas baca saya tadi juga heran, baru kali ini liat saos barbeque disajiin di botol. Kirain saya aja yang gak gaul, ternyata dirimu juga heran ya hihi

    ReplyDelete
  9. Makan steak di Steak 21 kalau gak salah sekitar 2 tahun yang lalu, udah lama ya hihihi. Jadi kangen dengan rasanya, dan yang pasti ingin nyicipin lagi dagingnya yang empuk

    ReplyDelete
  10. Auto ngiler pas liat foto menu steaknya 😂😂 berasa langsung pengen ke resto favorit, tp apalah daya masih harus stay di rumah, hiksss

    ReplyDelete
  11. Sudah hampir sebulan ini kami ga pernah lagi jajan di luar mak Chi. Jadi kangen pengen makan steak kayak gini. Semoga Corona segera berlalu

    ReplyDelete
  12. Waktu suami masih tinggal.di apart MOI, aku sering makan di MOI ada mba steaknya itu paling enak aku lupa namanya hehehe malah aku blm.coba strak 21 di MOI hehhehe ya ampun kangen ngemall yah

    ReplyDelete
  13. Wuaahh jd lapeeerr :D
    Kangen nih makan steak2an, tapi gak bisa bikin sendiri di rumah haha.
    Moga2 pas pandemi kelar bisa nyicipin steak 21 juga, sering nglewtin tapi blm pernah nyoba mampir hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kami suka bikin juga di rumah. Tetapi, suami yang bikin :D

      Delete
  14. Kalau untuk steak tanpa tepung gitu aku kok suka pakai saus black pepper ya. Kerasa match banget gitu loh dengan dagingnya. Misalnya nggak ada, lebih senang menaburkan merica dia atasnya daripada pake saus sambel botolan. Pake saus sambel itu artinya udah nyerah dengan rasa steaknya :))

    ReplyDelete
    Replies
    1. Persis sama ma saya, Mbak. Kalau udah enak, saya gak pernah pakai sambal botolan lagi

      Delete
  15. Aduh mba, itu steak dagingnya tebel banget.
    Ngiler liatnya, soalnya di sini steaknya dagingnya tipis-tipis hahaah
    sesuai dengan harganya. Jadi pengen coba juga ke steak 21

    ReplyDelete
  16. Jadi pengen bisa bikin steak di rumah. Penasaran. Sepertinya mau mulai coba-coba resep bikin steak ah.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sebetulnya mudah kok bikin sendiri. Tetapi, memang tergantung dagingnya juga

      Delete
  17. ahhh, dari kemarin aku pengen makan daging nih kak. pokoknya lepas situasi ini berakhir aku mau kesanaaaa, mau makan steak huhuhu

    ReplyDelete
  18. Enak banget mbak makan siang di Steak 21 ini, keluarga beberapa kali kemari karena steaknya yang mantap dan pas di lidah.

    ReplyDelete
  19. Huuhu...sejak dirumah aja, aku jadi happy banget liat foto makanan.
    Rasanya sudah lama banget gak lihat dunia luar dengan hingar bingarnya.

    ReplyDelete

Terima kasih untuk kunjungannya. Saya akan usahakan melakukan kunjungan balik. DILARANG menaruh link hidup di kolom komentar. Apabila dilakukan, akan LANGSUNG saya delete. Terima kasih :)