1 Jam Saja di Gyu-Kaku Japanese BBQ, Mall Kelapa Gading - "Kalau NEM Keke bagus, kita makan di Hanamasa, ya."
"Bagus, gak bagus, tetap makan di Hanamasa, lah!"
"Yeee, gak bisa, dooong!"

Saya memang ada rencana mau ajak suami dan anak-anak makan di Hanamasa. Cuma sengaja becandain Keke. Ya kali aja semakin semangat mengerjakan UNBK dan hasilnya bagus. 😄

Singkat cerita, NEM Keke alhamdulillah bagus. Saya pun ingin menepati janji. Keke mengusulkan makan di Mall Kelapa Gading (MKG) biar sekalian cobain naik LRT. Kami pun sepakat. Lagian udah lama banget gak main ke MKG.

[Silakan baca: Begini Caranya Naik LRT Jakarta]

 
gyu kaku, japanese bbq, all you can eat, mall kelapa gading

Ternyata gak ada Hanamasa di MKG. Saya mengusulnya dari MKG naik taxi aja ke Artha Gading. Tetapi, suami gak mau kalau harus lanjut-lanjut gitu. Saya tanya ke Keke, kata dia gak apa-apa di MKG yang penting resto All You Can Eat (AYCE). Saya pun meminta Keke untuk lihat restoran apa aja di MKG via Zomato. Keke pun memutuskan makan di Gyu-Kaku Japanese BBQ.

Saya juga pengen makan di resto ACYE. Udah agak lama menahan diri untuk gak makan di resto berkonsep ini. Beberapa tahun lalu pernah mengajak anak-anak makan di Hanamasa, tetapi berasa rugi. Nai makannya masih sedikit banget hehehe. Bukan berarti kami makan berlebihan juga, tetapi waktu itu memang kadang-kadang makan 1 porsi aja Nai masih suka gak habis. Harus dibantuin orang tuanya untuk menghabiskan makanan. Jadi ya saat itu memang rasanya belum tepat makan di reto AYCE.


Manisnya Gyu-Kaku Japanese BBQ


Lokasi Gyu-Kaku ada di MKG 3. Langsung aja naik ke lantai paling atas. Nanti ketemu area food court yang lumayan luas. Sahabat KeNai cari area Attic Garden. Nah di sini ada beberapa resto yang makannya bukan di food court.

[Silakan baca: Hiroya Japanese Restaurant - Ada Karena Rindu Masakan Ibu]
 

Ketika kami sampai di depan Gyu-Kaku, salah seorang pramusaji langsung menyapa kami dengan ramah. Pertama, menanyakan apakah sebelumnya kami pernah makan di sana. Ketika kami bilang belum, dia menjelaskan beberapa paket yang ada di resto ini.


Untuk buffet ada 3 paket yang ditawarkan yaitu Standard (Adult IDR238K | Child/Senior IDR158K), Premium (Adult IDR398K | Child/Senior IDR298K), dan Wagyu (Adult IDR458K | Child/Senior IDR358K). Bila Sahabat KeNai tidak ingin menu buffet juga bisa pilih A la carte. Harga untuk a la carte tentunya tergantung dari menu dipilih.


review gyu kaku kelapa gading

Sesuai keinginan Keke, kami memilih buffet. Karena baru pertama kali, kami memilih paket standard dulu. Apalagi pramusajinya juga bilang kami bisa naikkan paket saat makan.

Setelah memilih tempat duduk, seorang pramusaji menyapa kami sambil memberikan daftar menu paket Standar yang bisa dipilih. Kami bisa memilih semua menu yang ada dalam paket sekaligus. Bisa juga memilih beberapa terlebih dahulu.


harga menu gyu kaku

Tentu aja kami hanya memilih beberapa. Meminta saran dari pramusaji mana yang paling disukai pelanggan. Kenapa kami gak memilih semua sekaligus karena mejanya juga gak muat. Terlalu penuh juga gak akan bikin makan menjadi nyaman. Lagipula kami bisa meminta tambahan lagi kalau hidangan di meja sudah habis.

Satu per satu makanan yang kami pesan datang dengan cepat. Kami pun segera menyantapnya. Tentu saja harus dipanggang terlebih dahulu. Memanggang daging di Gyu-Kaku gak akan bikin badan kita bau asap. Panggangannya sudah dilengkapi dengan penghisap asap.

Saya pernah membaca beberapa review tentang Gyu-Kaku. Katanya, daging sapi di resto ini berasal dari Amerika sehingga rasanya lebih manis dan berlemak. Kami memang suka dengan semua tekstur daging yang disajikan.


beef okonomiyaki
Beef Okonomiyaki
Gorengan isi daging. Rasanya lumayan manis
takoyaki
Takoyaki
Menurut Keke, rasanya juga manis banget


Tidak membutuhkan waktu lama dipanggang daging sudah bisa dinikmati. Rasanya lembut dan lumer di lidah. Bumbunya juga sebetulnya enak karena meresap ke daging. Sedikit kekurangannya adalah semua rasanya dominan manis.

Ada pilihan rasa spicy untuk daging yaitu Spicy Suki Shabu. Saus bbq ada 2 pilihan yaitu tare dan spicy tare. Tetapi, meskipun ada kata spicy, tetap aja masih lebih berasa manisnya. Makanya, saya tidak lagi mencelupkan daging bbq yang sudah dipanggang ke saus. Nanti makin kemanisan.

[Silakan baca: Yeay! Penggemar Kuliner Jepang Dimanjakan di Food Culture AEON Mall BSD City]


garlic fried rice, nasi goreng bawang putih
Garlic Fried Rice


Kalau untuk nasi, Gyu-Kaku Rice pilihan suami yang paling enak. Memang masih ada rasa manis, tetapi tetap yang paling enak, lah. Gyu-Kaku Rice ini nasi yang diberi taburan nori dan daun bawang. Saya memilih garlic fried rice. Kalau ini gak manis, tapi mirip kayak nasi goreng yang biasa saya bikin. Bedanya cuma disajikan di hotplate sehingga nasinya terus panas hingga suapan terakhir. Dan entah kenapa hari itu tangan saya beberapa kali menyentuh hot platenya. Jadi rada heboh hehehe.

Kalau Keke memilih nasi putih. Sedangkan Nai memilih Gomanegi Ramen. Satu-satunya menu noodle yang ada di paket Standard. Ramennya gak manis. Makanya kata Keke, cocok buat netralin rasa manis di mulut

[Silakan baca: Shabu Tako - Warung Shabu-Sabhu Murmer di Rawamangun]


menu makanan gyu kaku
Premium Dori Miso Foil
Harus dipanggang dulu selama beberapa menit supaya ikan dan sayuran di dalamnya matang
Setelah matang, disiram dengan minyak wijen. Rasanya cenderung hambar.
Kemudian kolnya kami panggang lagi sampai agak gosong. Menurut kami rasa kolnya jadi lebih enak kalau dipangang lagi.


Untuk sayurnya, kami memilih Asorted Kimuchi. Ini tuh kimchi-nya Jepang. Rasanya segar banget. Kalau buat Keke dan Nai penetral rasa manisnya itu ramen, saya dan suami pilih kimuchi. Apalagi ada potongan rawitnya juga. Lumayan deh jadi ada rasa pedesnya dikit.

[Silakan baca: Ketagihan Green Salad with Japanese Dressing Tokyo Skipjack]



Buat kami yang lebih menyukai makanan gurih, rasa manis membuat perut cepat kenyang. Menjelang pulang, kami baru tau kalau bisa pesan toping tambahan seperti garam himalaya, lemon, dan lain-lain. Topping tambahan ini ada biaya lagi. Tetapi, perut kami sudah berasa penuh. Hanya menyisakan sedikit ruang untung dessert.

aneka dessert gyu kaku

Kami memilih semua dessert yang ditawarkan. Buah segar tentu aja untuk menetralkan rasa manis. Suami dan anak-anak memilih Gyu-Kaku Ice Cream Vanilla. Hanya saya yang memilih Milk Pudding.

Saus milk puddingnya manis banget. Makanya saya hanya makan sedikit sausnya. Padahal milk puddingnya enak. Lembut dan gak kemanisan.

Gak salah deh kalau Gyu-Kaku Ice Cream termasuk signature dish di sana. Tekstur es krimnya lembut banget dan rasanya gak kemanisan. Keke dan ayahnya malah sampai nambah lagi. Bisa dibilang jadi penutup yang pas untuk acara makan kami di hari itu.

Untuk minuman pilihannya adalah cold/hot ocha dan lemon tea. Sama seperti makanan, bebas mau nambah sebanyak apapun.


Habiskan dalam Waktu 90 Menit


makan di gyu kaku, review resto gyu kaku

Aturan lainnya dari Gyu-Kaku Japanese BBQ adalah adanya batasan waktu makan 90 menit. Baru kali ini saya makan dibatasi waktu begitu. Saya sempat bertanya dalam hati apakah akan nyaman. Apalagi kalau makan di resto dengan konsep All You Can Eat maunya santai.

Tentunya ini lain cerita kalau makan di resto yang ramai banget pengunjung. Cukup tau diri lah kami untuk tidak berlama-lama. Kasihan yang pada menunggu.

Ternyata 90 menit itu cukup banget, kok! Malah kami sudah selesai dalam waktu 1 jam saja. Tadinya, saya mengajak langsung ke luar. Tapi, suami menyarankan santai dulu. Biar gak begah juga kalau lanjut jalan. Lagipula masih ada waktu 30 menit.



Selain pembatasan waktu, pelanggan juga harus menghabiskan makanan yang sudah dipilih. Bila tidak, bisa kena denda IDR50K/100 gr makanan sisa. Nah, lumayan banget kan itu dendanyaaaa. Bagus sih ini peraturannya. Biar gak mentang-mentang makan di resto AYCE, segala diambil sebanyak-banyaknya. Akhirnya malah jadi mubazir karena gak dimakan.

Berarti pilihan kami untuk tidak langsung memilih semua makanan termasuk tepat. Coba kalau semua menu kami pilih, kemudian kami gak sanggup menghabiskan. Bisa nyesek kalau sampai kena denda hehehe.

[Silakan baca: Sushi Nobu di Bintaro X'Change Mall]


resto all you can eat di jakarta

Semua pramusaji di Gyu-Kaku MKG 3 tidak hanya ramah, tetapi juga sigap. Piring-piring kosong tidak dibiarkan berlama-lama di meja. Gelas yang kosong dengan segera ditawarkan direfill tanpa perlu kami panggil dulu. Kalau minta tambahan daging atau menu lainnya juga datang dengan cepat. Gak ada yang namanya menunggu lama. Apalagi merasa waktu jadi terbuang karena kelamaan menunggu makanan dan minuman datang.

Walaupun kami merasa gak makan kebanyakan, ternyata kenyangnya bertahan sampai malam. Atau mungkin juga karena kami makannya sudah cukup sore, ya. Sekitar pukul 3 sore.

Bakal balik lagi ke sana? Mungkin saja. Tetapi, lain kali kami akan pesan topping tambahan supaya tidak dominan manis.
 

Gyu - Kaku Japanese BBQ Menu, Reviews, Photos, Location and Info - Zomato


Gyu-Kaku Japanese BBQ, Mall Kelapa Gading


Attic garden, Mall Kelapa Gading 3
Lantai 3
Jl. Boulevard Raya, Kelapa Gading
Jakarta 14240

Telp: (021) 45853665

Open hours: 10.00 s/d 22.00 wib

www.gyu-kaku.id

IG: @gyukaku.id