"Bun, kapan cari bukunya?""Gak mau beli online aja, Dek?"
"Gak mau."
"Sabtu kita ke Gramedia Matraman aja, ya."


ngopi di cofi

Ngopi di Cofi - Akhir-akhir ini, Nai minta dibeliin novel berbahasa Inggris. Tetapi, sudah datang ke 2 toko buku, gak ada novel yang dia mau. Jadinya, saya mengajak Nai ke Gramedia Matraman. Di sana kan pusatnya, siapa tau ada buku yang dia cari.


Novel Gak Dapat, Ngopi Aja di Cofi Cozyfield


gramedia matraman, novel import, coffee shop
Novel Kata untuk Keke
Komik Spiderman punya Nai
Kalau yang 39 Story House punya siapa hayooo? 😂


Saya hanya jalan berdua dengan Nai. Keke dan ayahnya ke ITC buat benerin hp Keke yang retak. Sesampainya di Gramedia, kami langsung menuju lantai 2. Tempat di mana buku-buku import berada.

Lumayan lama juga di area itu, tapi gak ketemu yang diinginkan. Kami pun naik melihat area lainnya. Saya mengambil 1 novel Kata, pesanan Keke. Tumben banget nih dia baca novel beginian.


Bukan karena jelek atau bagus, tetapi memang seperti bukan seleranya aja. Biasanya senangnya baca buku sejarah atau biography. Terakhir ke sini, dia beli buku tentang Iwo Jima versi bahasa Inggris. Makanya, saya sampai nanya beberapa kali, "Serius nitip novel Kata?"

Nai pengen beli buku Freddy Mercury versi bahasa Inggris, tetapi gak ada. Akhirnya dia memilih komik Spiderman dan Famous Five (Lima Sekawan). Komik Spiderman karena dia memang lagi ngefans banget ma superhero ini. Sedangkan Famous Five dibeli untuk tugas dari sekolah yaitu membuat literasi.


Back to Content ⇧


Kedai Kopi di Toko Buku


"Ngopi yuk, Dek."
"Ya udah nanti ke Dunkin."
"Bosen ah ke Dunkin Donut melulu. Kita coba ke sana, yuk!"

Saya menunjuk coffee shop yang ada di lantai 2. Beberapa hari sebelumnya, saya dan Nai kongkow di Dunkin. Makanya pas Nai ngajak ke Dunkin lagi, saya menolak.

Cofi by Cozyfield nama kedai kopinya. Di sini gak hanya menjual aneka kopi dan camilan. Ada juga makanan berat seperti nasi goreng, mie goreng, dan spaghetti. Sebelum berangkat, kami makan siang dulu. Makanya, belum merasa lapar. Saya hanya ingin minum kopi.

[Silakan baca: Gak Ngopi di Kedai Kopi 170, Bandung]



Cafe yang di dalamnya ada buku pernah saya lihat. Steak house yang di dalamnya banyak komik juga ada. Tetapi, toko buku yang di dalamnya ada cafe, baru saya lihat di Gramedia Matraman. Ya kalau ternyata ada lagi di tempat lain, berarti saya kurang jauh mainnya. 😁

[Silakan baca: Wiki Koffie, Kongkow Hemat dan Asik di Sudut Braga]


fruit fizz lychee and lime
Fruit Fizz Lychee and Lime, IDR30K


Saya sempat bingung memilih kopi di sini. Ice cream dan semua minuman yang menggunakan es krim sedang habis. Pilih cappucino juga lagi bosan. Mbak yang di kasir menawarkan pesan Es Kopi Susu aja. Alasannya minuman ini yang paling sering diorder. Nai memilih Fruit Fizz Lychee and Lime dan Sandwich.

Kami ngopi di sana sekitar pukul 3 sore. Waktu yang tepat dan nyaman karena saat kami baru sampai Gramedia, saya melihat suasananya lumayan ramai. Malah kayaknya semua meja terisi. Kayaknya pada makan siang semua. Nah, menjelang sore, baru berasa sepi.

Saya perhatikan ada beberapa pengunjung yang membaca buku yang sudah dibeli sambil menikmati makanan atau minuman di Cofi. Ada yang asik di depan laptop, nongkrong bersama beberapa teman, dan ada juga yang makan di sana sambil menunggu keluarganya mencari buku. Perhatian banget ya saya mengamati beberapa orang hahaha. Memang dari beberapa resto yang ada di Gramedia Matraman, paling nyaman buat nongkrong ya di Cofi.

[Silakan baca: Iceberg Pizza & Gelato, Tempat Hangout Asik TidakHanya untuk Para Biker]


es kopi susu cofi
Es Kopi Susu, IDR20K


Gak lama kemudian pesanan minuman kami datang. Tetapi, kenapa pesanan es kopi susunya harus pakai gelas plastik? Udah gitu disegel pula bagian atasnya. Padahal minuman pesanan Nai pakai gelas biasa. Kan, sayang aja gitu kalau sekali minum dibuang gelasnya.

cofi sandwich
Cofi Sandwich, IDR33K


Sandwichnya agak lama datangnya. Padahal kayaknya isinya juga biasa aja. Setangkup roti yang isiannya lumayan tipis. Tetapi, cukuplah untuk mengisi perut di sore hari. Saya dan Nai agak lama nongkrong di Cofi. Ngobrol yang ringan-ringan sambil mata sesekali menatap layar handphone masing-masing.


Sampai agak sore kami di sana. Cofi pun kembali ramai. Tidak hanya anak muda, Ada juga keluarga yang makan di sana bersama anak. Menjelang sore, live music pun mulai. Tetapi, kami memutuskan untuk pulang.

Sampai rumah, Keke dan ayahnya bingung. Kami yang jalan duluan, malah kami juga yang sampai rumah belakangan. Ya begitulah kalau 2 perempuan udah belanja, kemungkinan bisa lebih lama dari laki-laki. 😂

[Silakan baca: Kopi Angkringan Dago, Tidak Perlu ke Jogja]


Back to Content ⇧

Cofi By Cozyfield Menu, Reviews, Photos, Location and Info - Zomato


Cofi by Cozyfield